PUISI : Banjir Jakarta

banjir-mangga-dua_663_382Banjir lagi-lagi melanda Jakarta

Seakan-akan menjadi budaya

Meski sangat menyesakkan dada

Namun belum ada solusi juga

 

Orang pintar dimana-mana

Orang kaya berlimpah harta

Pemerintah punya kuasa

Rakyat juga dapat bersuara

 

Namun semua tak ada solusi

Semua pintu seakan terkunci

Sampai kapankah terus begini

Banjir dan banjir terus terjadi

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: