Posts Tagged With: Jakarta

PUISI : Mendung Diatas Ibu Kota

Jakarta mendung

Jakarta mendung

MENDUNG DI ATAS IBU KOTA

Mendung diatas ibu kota
Nampak kelam menutupi Jakarta
Hitam pekat menyelubungi anak bangsa
Satu dengan yang lain berebut tahta
Berambisi untuk dapat berkuasa
Saling menjatuhkan untuk menjadi Jawara
Mereka saling menghina
Saling mencaci dan mencerca
Panas membara di dunia maya
Bak perang besar Brantayuda

Lupa mereka adalah saudara
Lupa dasar negara Pancasila
Lupa kita adalah satu bangsa
Lupa kita adalah sesama

Mendung diatas ibu kota
Kapankah akan sirna?
Hidup rukun sebagai anak bangsa
Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Jakarta Banjir Lagi

banjir JakartaAwal tahun baru Jakarta banjir lagi

Seakan sudah tidak dapat dihindari

Banyak rumah-rumah tergenangi

Bahkan para korbanpun dievakuasi

 

Mungkinkah bebas banjir hanya mimpi

Sedangkan segala upaya telah dijalani

Banyak para pakar sudah memberi solusi

Banyak uang digunakan untuk mengatasi

 

Bebas banjir sesungguhnya tergantung kita

Tidak membuang sampah sembarang saja

Menjadikan sungai sebagai aset berharga

Hidup tertib, bersih, disiplin dan bersahaja

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Banjir Jakarta

banjir-mangga-dua_663_382Banjir lagi-lagi melanda Jakarta

Seakan-akan menjadi budaya

Meski sangat menyesakkan dada

Namun belum ada solusi juga

 

Orang pintar dimana-mana

Orang kaya berlimpah harta

Pemerintah punya kuasa

Rakyat juga dapat bersuara

 

Namun semua tak ada solusi

Semua pintu seakan terkunci

Sampai kapankah terus begini

Banjir dan banjir terus terjadi

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Banjir Jakarta

Banjir JakartaAir mengalir deras menghempaskan indahnya ibu kota

Memporak-porandakan  harta benda seakan tak berguna

Menenggelamkan nyawa manusia seakan tak berharga

Jerit tangis dan keluh kesah terdengar dimana-mana

 

Indahnya lampu berwarna-warni kini telah tiada

Taman-taman ibu kota kini tinggal sampah belaka

Gedung-gedung menjulang tinggi kini gelap gulita

Hanya air yang membanjir yang memenuhi ibu kota

 

Harta benda berlimpah kini semua sia-sia

Orang-orang pintar tak dapat menolongnya

Jabatan tinggi tak dapat menyelamatkannya

Hanya iman kepada TUHAN saja yang tidak sia-sia

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Puisi Untuk Jokowi

Meski engkau tampil sebagai seorang yang sederhana

Namun visi dan kemampuanmu sangatlah luar biasa

Meski engkau adalah seorang yang kaya raya

Namun hatimu adalah dekat dengan rakyat jelata

Meski relasimu adalah orang-orang manca negara

Namun kebijakanmu selalu memihak orang biasa

Kini kau terpilih sebagai pemimpin DKI Jakarta

Yang akan membawa perubahan bagi ibu kota

Semoga di tanganmu DKI Jakarta semakin jaya

Yang mensejahterakan seluruh warganya

 

(Ki Jogo Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar