Kesaksian

KESAKSIAN : Seorang Baptis

Gembala SionSaya dilahirkan sebagai seorang Baptis. Meski banyak orang beranggapan, bahwa itu hanyalah sebuah kebetulan. Kebetulan yang dekat dengan kampung saya adalah gereja Baptis, atau yang menginjili saya adalah orang Baptis. Namun saya berkeyakinan bahwa adalah rencana dan panggilan ALLAH saya sebagai orang Baptis. Meski saya tahu bahwa di surga nanti tidak ada orang Baptis atau non Baptis. Namun selama kita hidup di dunia. Sama seperti kita punya keluarga, kita punya suku, kita tinggal sebagai sebuah bangsa, demikianlah kita akan bergabung kepada komunitas-komunitas tertentu salah satunya adalah gereja dan denominasi. Menurut saya tidak baik seseorang berpindah-pindah gereja dan denominasi tanpa adanya sebuah alasan tertentu. Meski saya juga percaya bahwa ada orang-orang tertentu yang dipanggil untuk lintas gereja dan denominasi.

Saya bukan saja dilahirkan sebagai seorang Baptis, namun saya dibesarkan, bertumbuh dan belajar di Seminari Theologia Baptis. Mulai dari Diploma, S1 sampai S2 sebagai seorang sarjana theologi. Meski ada beberapa kesempatan akan diberi gelar yang bukan theologi di Sekolah Theologi yang berbeda, namun entah mengapa hal itu tidak pernah terlaksana. Saya berkeyakinan bahwa ALLAH menghendaki saya tetap sebagai seorang sarjana theologi dan bukan yang lain. Hal ini berhubungan panggilan saya sebagai seorang gembala sidang dan pelayanan saya dimasa yang akan datang.

Sampai hari ini saya masih sebagai seorang Baptis yang melayani sebagai gembala sidang di gereja Baptis. Meski banyak orang yang saya layani terdiri dari berbagai-bagai denominasi dan aliran. Saya tidak membedakannya. Demikian juga saya mengajar di berbagai Sekolah Theologi yang bukan Baptis, saya tidak membedakannya. Meski semua adalah sama, semua adalah saudara, namun tetaplah setia kepada gereja dimana saudara bergabung, karena disanalah saudara dipanggil dan diletakkan ALLAH untuk menjadi berkat bagi mereka. AMIN. Dari KOTA SION TUHAN YESUS memberkati.

(Gembala Sion)

Categories: Kesaksian | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

KESAKSIAN : Kab. Kampar

Kab KamparKAMPAR sebuah kota kecil di propinsi Riau di tengah pulau Sumatera yang luas, terhimpit di antara hamparan hutan. Di sinilah aku bertugas selama beberapa hari untuk mengajar hamba-hamba TUHAN. Sebuah losmen kecil dengan listrik yang sering padam, menjadi saksi bisu atas tugas pelayananku ini.

Indahnya bulan purnama dan bintang-bintang yang bertaburan setia menemaniku di malam-malam kesendirianku. Meski jauh melintasi lautan luas dan pulau-pulau di nusantara ini, namun ku sadari masih ada begitu banyak yang dapat dibagikan di antara hamba-hamba TUHAN.

Semoga kehadiranku selama beberapa hari ini menjadi berkat buat hamba-hamba TUHAN ditempat ini. Amin.
(Gembala Sion)

Categories: Kesaksian | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

KESAKSIAN : Penderitaan Masa Kecil, Kebahagiaan Masa Tua

_DSC0486 editSaat aku masih kecil ibuku membawa adikku ke salon untuk di kriting, saya pengin kriting juga, namun ortu tidak mau menuruti saya alasan ortu wajahku jelek percuma di kriting ke salon.. Saat aku protes, bukan di turuti malah di hajar bapakku sampai babak belur.. Hatiku menangis apa Tuhan salah memberi ortu padaku, ternyata Tuhan tidak pernah salah, Tuhan mempercayakan salon dan persewaan pakaian adat ke padaku untuk ku kelola. Trimakasih Tuhan..penderitaan di masa kecil adalah kebahagiaan di masa tuaku. Amin…..

(Debora Riyanti N)

Categories: Kesaksian | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar

KESAKSIAN : Perjalanan di Pekanbaru

Duri RiauMentari bersinar terang saat aku mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekan Baru Riau. Perjalanan masih tiga jam lagi untuk menuju Duri. Disanalah saya akan bertugas mengajar selama beberapa hari. Udara terasa begitu panas saat seorang mahasiswa menjemputku. Kendaraan terus melaju melewati hutan sawit di kanan kiri. Nampak pula pengeboran minyak mentah yang tersebar di sepanjang perjalanan. Memang Duri ini salah satu penghasil minyak terbaik di dunia. Aku jadi semakin penasaran untuk melihat dari dekat, perusahaan raksasa dalam pengeboran minyak ini.

Sampai di Duri, rupanya langsung menuju kelas. Sudah begitu banyak para mahasiswa menantiku. Tanpa istirahat, pelajaranpun dimulai. Rupanya mereka hamba-hamba Tuhan yang haus akan pendidikan. Begitu antusias, bahkan penuh perhatian saat aku mengajar. Aku jadi bersemangat dan hilang semua kelelahan dalam penerbangan tadi.

Melihat ladang yang begitu kuning, hatiku kian terbeban untuk masuk kepelosok-pelosok tanah air. Masuk ke pedalaman yang belum terjangkau dengan pendidikan theologia. Kiranya kesempatan untuk mengajar mereka akan semakin banyak. Demikian pula banyak hamba-hamba TUHAN makin diperlengkapi dengan pendidikan theologia. Amin.

(Gembala Sion)

 

Categories: Kesaksian | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

KESAKSIAN : Minum Susu Bangsa-bangsa

Gembala Sion“Engkau akan mengisap susu bangsa-bangsa dan akan meminum susu kerajaan-kerajaan maka engkau akan mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Juruselamatmu, dan Penebusmu, Yang Mahakuasa, Allah Yakub”. Yesaya 60:16

Hari ini merupakan hari yang indah. Kelas di kota Jepara dimana saya mengajar dipindah di pantai. Atas permintaan salah satu murid, karena ia memiliki restauran di sana. Sambil mengajar saya dapat menikmati indahnya pantai di Jepara. Bahkan dapat kesempatan menginap untuk menikmati laut jawa sepuasnya, sambil jalan-jalan di kota Jepara melihat kota ukir yang indah itu.

Saya merasa TUHAN mengiburkan dan memberi sukacita kepada saya. Orang lain untuk rekreasi harus mengeluarkan biaya besar. Namun saya diberi fasilitas yang mewah dari TUHAN. Sambil melakukan tugas-tugas namun juga bisa rekreasi. Inilah artinya TUHAN memberi kepada saya untuk dapat mengisap susu bangsa-bangsa. Orang lain kaya raya, memiliki restauran di pinggir pantai, memiliki beberapa kapal, namun saya dapat menikmatinya tanpa harus bersusah payah.

Saya percaya TUHAN akan membuat semakin luar biasa dalam hidup saya, selama saya taat melakukan tugas-tugas yang dipercayakan kepada saya. Amin.

(Gembala Sion).

Categories: Kesaksian | Tag: , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

KESAKSIAN : Kenangan di Kota Tayu

GEDSC DIGITAL CAMERADi kota inilah aku bertugas mengajar penyetaraan guru-guru. Meski tidak lama, namun menjadi kenangan yang indah. Kota ini kecil namun ada begitu banyak guru-guru yang mengikutinya. Tayu, sebuah kota kecamatan dari Kabupaten Pati yang tidak jauh dari pantai utara. Jalan-jalan yang belum begitu padat, udara yang masih sejuk, ada sebuah alun-alun kecil di tengah kota. Setiap sore banyak anak-anak bermain, ada pula para penjual yang mengelilingi alun-alun itu. Hanya ada satu hotel, disitulah aku menginap. Ada juga beberapa makanan khas yang sempat ku nikmati.

Tugas-tugas di luar kota menjadi hiburan tersendiri bagiku. Suasana yang baru, dapat melepas kepenatan yang setiap hari membelenggu. Rasanya senang, memotivasi guru-guru agar rajin belajar, mengembangkan diri, dan senantiasa membuat inovasi dalam mengajar. Minggu depan akan mengajar di Kota Ukir Jepara, kebetulan kelasnya berada di pinggir pantai, semoga tetap menjadi berkat, dan menjadi kenangan yang indah. Amin.

(Gembala Sion)

Categories: Kesaksian | Tag: , , , , , , , , , , | 2 Komentar

Ibadah Syukur Weblog’s Pendoa Sion

Pendoa Sion Blog'sHari ini kami mengadakan ibadah syukur. Ada makanan sederhana dan kesaksian. Karena meski belum begitu lama kami membangun pelayanan dunia maya melalui blog’s Pendoa Sion. Pengunjung blog’s Pendoa Sion telah menembus 100.000 orang lebih. Belum termasuk mereka yang ada di facebook dan media lain. Yang menyukakan kami adalah bahwa artinya sudah ada 100.000 orang lebih memperoleh pelayanan dari blog’s Pendoa Sion ini. Rasa syukur kami berlimpah, ternyata TUHAN mengaruniai kami dengan banyaknya orang-orang yang diberkati dengan blog’s ini. Kami semakin diteguhkan dan dikuatkan untuk semakin bersungguh-sungguh dalam mengelola pelayanan dunia maya ini. Karena memang pelayanan itu tidak dapat dibatasi oleh tempat dan waktu.

Setiap hari kami juga masih dipercayai oleh TUHAN untuk selalu disibukkan dengan orang-orang yang rindu di doakan dalam pergumulan-pergumulan hidup mereka. Berbagai-bagai kesaksian juga disampaikan oleh karena mujizat-mujizat yang telah mereka alami berkat doa-doa kami. Yang lain lagi merasa diberkati oleh karena download lagu-lagu yang ada di program Easyworship, sehingga banyak gereja diberkati dengan ibadah-ibadah yang semakin hidup. Itu semua oleh karena TUHAN yang memberi. Kami percaya jika kami setia, TUHAN akan semakin memakai Sion ini untuk menjadi terang bagi bangsa-bangsa. Amin.

(Gembala Sion).

Categories: Kesaksian, Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

KESAKSIAN : Pengalaman Hidup Bersama Tuhan

Pengalamanku hidup bersama Tuhan:
Aku lahir anak pertama dan memiliki 3 adik yang semuanya wanita, sejak aku kecil ke dua orang tuaku selalu mencelaku yang di anggapnya kurang cantik di banding ke 3 adikku..di usia 7 tahun, saat saya sudah tidak sanggup lagi dengan tekanan dalam keluarga..aku pergi dari rumah dan hatiku selalu berdoa bila aku masih di kasih kesempatan untuk hidup di dunia, saya minta kepada Tuhan diberi orang tua yang bisa menerima aku apa adanya..TUHAN MENGUBAH HIDUPKU..ada seorang bangsawan mengangkatku menjadi anak dan di sekolahkan sampai aku lulus SPK, jadilah aku seorang perawat, setelah aku kerja di Jakarta, uang gajiku bisa ku tabung untuk kursus salon.
Singkat cerita aku sudah 12 thn malang melintang kerja di salon akhirnya saya menikah dan sukses di Jakarta, punya usaha distributor kosmetik dan salon, kedua orang tuaku yang dulu mencela berubah memuji karena saya di anggap paling kaya dari saudaraku yang lain.
Bahagia belum berpihak padaku, selama 7 thn menikah tidak kunjung mendapat keturunan, yaitu seorang anak yangku harapkan. Hari-hariku selalu gelisah, pada usiaku yang ke 33 thn saya baru hamil dan saat anakku masih bayi suamiku meninggal, jadilah saya janda dan merawat anakku seorang diri. Kemudian aku membawa anakku pulang ke Solo, namun kepulanganku ke Solo justru semakin memperpanjang penderitaanku, semua saudaraku yang dulu pernah meminjam uangku memusuhiku karena takut saya tagih. Untuk menyambung hidupku bersama anakku yang sudah yatim, aku bekerja apa saja, termasuk berkeliling jalan kaki menawarkan roti dan salon dari rumah ke rumah, tetapi aku tidak menyerah dan cengeng, aku tetap tegar di saat sesulit apapun.
Aku punya anak, aku punya TUHAN..di saat aku berdoa pertolongan Tuhan datang..aku kembali di berkati usaha salon dan rias pengantin, jadilah aku Bunda Esther Rias Pengantin (nama FB). Sekarang kesibukanku sehari-hari selain mengurus salon, menjadi salah satu pendoa di Layanan Doa Sion Online. Semua karena kasih-Nya dan anugerah TUHAN. Amin

Categories: Kesaksian | Tag: , , , , , , , , , , | 2 Komentar

KESAKSIAN : Diangkat Ditengah Kehancuran

Sekarang aku di Madiun. Meski nampaknya di tempat ini tidak semewah kemarin. Namun tempat ini mahasiswanya lebih banyak. Semakin ku sadari, ada  begitu banyak hamba-hamba TUHAN yang rindu di perlengkapi dengan pendidikan akademis yang lebih tinggi. Kehausan mereka semakin kuat untuk belajar lebih banyak.

Semoga selama beberapa hari di tempat ini, aku dapat berbagai kasih lebih banyak. Mengajarkan Fiman Tuhan yang benar dan menjadi berkat. Perjalananku dalam mengajar mahasiswa di sekolah-sekolah Theologia memang bukan saja memberkati banyak orang, namun juga menjadi berkat bagi diriku sendiri. Inilah kemuliaan TUHAN yang di nyatakan dalam hidupku.

Kalau bagi dunia, musibah, masalah persoalan dan kehancuran adalah akhir segala sesuatu. Tetapi di tangan TUHAN justru kemuliaan dinyatakan sebab ALLAH mengangkat di tengah kehancuran. Itulah kehebatan Allah, bagi dunia kehancuran itu adalah kecelakaan, tetapi kuasa Allah dinyatakan, justru kita di angkat pada saat kehancuran sedang terjadi. Aku merasa, TUHAN mengangkatku, meninggikan dan memuliakan, justru di tengah-tengah kehancuran, musibah, dan berbagai-bagai persoalan yang berat. Hal seperti itu hanya ALLAH yang sanggup melakukan.

Kini, mata hatiku kian terbuka, di dalam TUHAN tidak ada kehancuran. Semuanya baik, semua anugrah, semua adalah kasih karunia. Meski nampaknya merupakan suatu musibah, namun ada anugrah di dalamnya. Meski nampaknya kecelakaan, namun ada kasih karunia menyertainya. Meski nampaknya suatu kehancuran namun sesungguhnya suatu kemuliaan.

Jangan takut “kehancuran”, sebab di dalam TUHAN selalu ada kemuliaan di dalamnya.

(Sion, Pdt Agus Widjianto, MTh).

Categories: Kesaksian | Tag: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

KESAKSIAN : Kado Dari Tuhan

KADO DARI TUHAN

Aku rindu menjadi berkat, itulah yang ada dalam hatiku selama ini. Sejak suamiku di panggil TUHAN, aku belum bisa kerja karena anakku masih bayi dan keluargaku tidak ada peduli dengan keadaanku,  saat itu aku hidup sepenuhnya mengandalkan TUHAN, aku di didik-NYA melalui kemiskinan, secara manusia aku tidak sanggup namun keajaiban TUHAN selalu menuntunku untuk bertahan hidup. Anakku di usia 10 bulan mengalami sakit ada benjolan di belakang telinga, aku periksakan ke Puskesmas, dokter memberikan surat pengantar ke RS anakku harus di operasi, namun apa dayaku untuk makan sehari-hari saja aku menunggu mujizat TUHAN. Saat itu juga hatiku di ubah TUHAN menjadi seorang pendoa, setiap jam 3 pagi aku berangkat ke gereja berjalan kaki sambil menggendong anakku yang sakit untuk doa. Pada bulan Mei 2005 suatu gereja tempatku berdoa diadakan KKR 10 hari, pada malam pertama anakku menerima mujizat TUHAN. Sejak anakku di sembuhkan, aku mulai usaha jual roti keliling sambil menggendong anak, aku membawa keranjang roti. Kehidupanku mulai membaik, dari menumpang rumah akhirnya bisa kost. Doa dan usaha yang menjadikan aku semakin diberkati TUHAN. Terima kasih Tuhan Yesus. (Dehora Riyanti)

Categories: Kesaksian | Tag: , , , , , , , | 1 Komentar