PUISI : Kandang Domba

Kandang domba

Kandang domba

Kandang domba
Hanya ada di padang belantara
Tidak ada di indahnya istana raja
Hanya ada jauh di pelosok desa
Tidak ada di tengah mewahnya kota

Kandang domba
Kotor, berbahu dan sangat sederhana
Tidak bercahaya, elit atau mempesona
Tempat menumpang orang-orang hina
Bukan tempat tongkrongan orang kaya

Kandang domba
Tuhan Yesus lahir di kandang domba
Sebagai bukti kasih yang sempurna
Kain lampin dan palungan tempat tidurnya
Teladan yang indah kepada manusia

(Ki Jogo Sion)

PUISI : Kehebatan Cinta

Cinta

Cinta

Cinta memang bisa mati

Namun cinta dapat hidup kembali

 

Cinta memang bisa membawa duka

Namun cinta juga bisa membuat kita suka

 

Saat cinta membuat luka

Cintalah yang bisa menyembuhkan juga

 

Orang dibatasi miskin kaya, tua muda

Namun tak ada yang dapat membatasi cinta

 

Manusia memang menjadi tua

Namun cinta tidak pernah tua

 

Cinta dapat berganti-ganti

Namun cinta masih dapat bersemi kembali

 

Kita punya cinta

Tergantung kita yang memelihara

Karena cinta dapat membuat kita bahagia

 

(Gembala Sion)

PUISI : Orang Biasa

Bersama Yesus

Bersama Yesus

TUHAN,

Seandainya aku kaya raya

Mungkin aku berlagak seorang raja

Tidak mengenal Sang Pencipta

Dan belas kasihku tidak ada

 

TUHAN,

Seandainya aku pejabat tinggi

Mungkin aku akan tinggi hati

Mementingkan diri sendiri

Dan tidak tahu mengasihi

 

TUHAN,

Seandainya aku pintar

Mungkin aku berlagak orang tenar

Dimana-mana bikin onar

Dan kata-kataku selalu hambar

 

Namun,

Kau ciptakan aku orang biasa

Agar aku tampil sederhana

Dekat dengan Sang Pencipta

Mengenal kasih yang sempurna

 

(Gembala Sion)

HIKMAT : Hikmat Usia

deathAda yang meninggal dunia tetapi usia masih muda

Ada orang yang kaya tetapi usia tidak mencapai tua

Ada yang rajin berolah raga tetapi sakit-sakitan juga

Ada orang miskin tetapi tidak pernah tertimpa malapetaka

 

Ada yang sakit-sakitan tetapi usia sampai tua

Ada yang kesehatannya dijaga tetapi mati muda

Ada yang buta tetapi sehat senantiasa sampai tua

Ada orang miskin tetapi sehat senantiasa

 

Menjaga kesehatan bukan berarti usia lama

Orang kaya bukan berarti bahagia

Orang miskin bukan berarti menderita

Hidup bersama TUHAN adalah bahagia

 

(Gembala Sion)

PUISI : Banjir Jakarta

banjir-mangga-dua_663_382Banjir lagi-lagi melanda Jakarta

Seakan-akan menjadi budaya

Meski sangat menyesakkan dada

Namun belum ada solusi juga

 

Orang pintar dimana-mana

Orang kaya berlimpah harta

Pemerintah punya kuasa

Rakyat juga dapat bersuara

 

Namun semua tak ada solusi

Semua pintu seakan terkunci

Sampai kapankah terus begini

Banjir dan banjir terus terjadi

 

(Gembala Sion)

PUISI : Elpiji

elpiji12kg-naik-antELPIJI

Hargamu begitu cepat membubung tinggi

Saat suasana tahun baru masih menghiasi

Kini dirimupun tidak akan mungkin terbeli

Warung kecilpun kian hari bertambah sepi

 

ELPIJI

Jangan membuat kami semakin menderita

Kembalilah turun pada harga yang semula

Oleh karena kamu adalah kekayaan negara

Yang  turut mensejahterakan kami semua

 

ELPIJI

Jangan biarkan kami meratap setiap hari

Negara kaya tetapi kami tidak menikmati

Harga-harga tak mungkin terjangkau lagi

Yang kami lakukan hanya dapat gigit jari

 

(Gembala Sion)

RENUNGAN : Jaya di Masa Tua

“Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis.” Mazmur 71:9

Jaya di masa tua. Orang-orang dunia mereka jaya di masa muda. Saat tubuh mereka masih kuat. Mereka memiliki jabatan yang tinggi. Memiliki relasi banyak. Masih sanggup berpikir keras, cerdas dan bekerja. Hingga memiliki kekayaan yang banyak. Dan dapat membangun suatu kejayaan dunia. Namun bagaimana dengan masa tua mereka? Saat tubuh mereka sudah mulai lemah. Saat sudah tidak sanggup bekerja dan berpikir keras. Saat semua teman-teman sudah mulai meninggalkan mereka. Sakit-sakitan dan jompo. Mereka dalam kehancuran, sudah tidak bisa berbuat apa-apa. Tidak memiliki wibawa dan pengaruh lagi. Ini saat celaka bagi seseorang.

Bagi orang yang percaya TUHAN. Mereka memperoleh kekuatan dan tidak ditinggalkan oleh TUHAN. Sehingga meski sudah tua, masih kuat, masih dicari banyak orang, masih diperlukan. Masih memiliki wibawa dan pengaruh. Bahkan saat matinya pun banyak orang masih mengenangnya.

Orang-orang yang percaya TUHAN masih memiliki pengharapan penuh, meski usia sudah sangat lanjut sekalipun. Amin.

(Sion, PdtAgusWidjianto, M.Th).

RENUNGAN : Kaya Dalam Iman

KAYA DALAM IMAN

“Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia”. Yakobus 2:5

Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian  tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan.

Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara. Pemahaman utamanya mencakup gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi. Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna “memadai” di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik dan ekonomi di seluruh dunia.

Allah memilih orang-orang miskin oleh dunia ini untuk dapat menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan Allah. Jangan pernah merasa sakit hati oleh karena miskin. Kita bisa menjadi kaya dalam iman. Kita bisa menjadi ahli waris Kerajaan Allah. Sebuah kekayaan yang abadi dan tidak akan jatuh miskin.

Marilah kita menjadi bangga oleh karena kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan Allah. Amin.