Puisi Rohani

PUISI : Orang Biasa

Bersama Yesus

Bersama Yesus

TUHAN,

Seandainya aku kaya raya

Mungkin aku berlagak seorang raja

Tidak mengenal Sang Pencipta

Dan belas kasihku tidak ada

 

TUHAN,

Seandainya aku pejabat tinggi

Mungkin aku akan tinggi hati

Mementingkan diri sendiri

Dan tidak tahu mengasihi

 

TUHAN,

Seandainya aku pintar

Mungkin aku berlagak orang tenar

Dimana-mana bikin onar

Dan kata-kataku selalu hambar

 

Namun,

Kau ciptakan aku orang biasa

Agar aku tampil sederhana

Dekat dengan Sang Pencipta

Mengenal kasih yang sempurna

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Tolikara

Tolikara

Tolikara

Kau telah menggoncang dunia

Dengan amarahmu yang membara

Kembali menguji kesaktian Pancasila

Untuk tetap mempersatukan Indonesia
Pertikaian umat dari bumi cendrawasih

Mengiris kerukunan yang tak mudah pulih

Keharmonisan umat yang kembali teriris

Mencoreng Pancasila nampak tak bersih

 

Tunjukkan kesaktianmu hai Pancasila

Memancarkan persatuan Indonesia raya

Melukis indah kerukunan umat beragama

Turut menciptakan perdamaian bagi dunia

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Sepi

Gadis sendiri

Gadis sendiri

Mengapa begitu sepi

Tak ada yang menemani

Suara angin tak berbunyi

Bulanpun t’lah sembunyi

 

Mengapa begitu rindu

Meski tak ada yang ku tunggu

Hati terasa begitu beku

Seakan semua t’lah berlalu

 

Tuhan hadirlah di sisiku

Tuk menemaniku

Ku tahu hanya pada-MU

Ada damai dalam kalbu

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Aku

Agus Widjianto

Agus Widjianto

Aku bukanlah mentari yang hanya berseri disiang hari

Aku bukan rembulan yang hanya bersinar dimalam kelam

Aku juga bukan bunga yang hanya bersemi sekejap mata

Aku bukanlah embun yang sejuknya hanya dipagi hari

 

Namun,

Aku adalah seorang manusia

Yang dapat memberi apa yang kumiliki

Dapat mengasihi tanpa batas tepi

Dan dapat berkorban jiwa raga

 

Aku adalah seorang yang memiliki TUHAN

Yang telah mengasihi aku

Yang telah berkorban bagi aku

Dan memberi kuasa kepadaku

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Mata Hati

Mata hati

Mata hati

Banyak orang punya mata

Namun mata hatinya buta

Banyak orang buta mata

Namun mata hatinya peka

 

Banyak orang punya telinga

Namun tuli hatinya

Banyak orang tuli telinga

Namun hatinya peka

 

Milikilah mata hati yang terbuka

Agar sanggup melihat rahasia surga

Milikilah telinga hati yang peka

Agar suara TUHAN terdengar nyata

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Sangkakala

Sangkakala

Sangkakala

Sangkakala

Suaramu t’lah terdengar dimana-mana

Sebagai tanda akhir zaman telah tiba

Meski banyak orang tidak percaya

Namun fakta akan menjadi nyata

 

Sangkakala

Kehadiranmu sebagai sebuah tanda pasti

Agar seluruh manusia mempersiapkan diri

Menyambut kedatangan TUHAN kedua kali

Untuk menghakimi semua manusia di bumi

 

Sangkakala

Kiranya suramu terus bergema

Tuk mengetuk hati umat manusia

Saatnya mereka meninggalkan dosa

Berbalik kepada yang Maha Kuasa

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Menabung Di Surga

Berbagi

Berbagi

Menabung di surga

Berbunga berlipat ganda

Dapat diambil kapan saja

Bebas pajak dan sebagainya

 

Menabung di surga

Dapat berbentuk apa saja

Dapat dilakukan siapa saja

Yang penting iklas dan rela

 

Menabung di surga

Akan tetap selamanya

Tak kan habis oleh masa

Sampai kita ada disana

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : ANTARA CINTA DAN KASIH

masa tua

masa tua

Cinta harus memiliki

Kasih rela melepas pergi

Cinta sebatas sampai mati

Kasih tak kan berhenti

 

Cinta dapat berubah setiap hari

Kasih tak kan pernah berganti

Cinta minta dapat dimengerti

Kasih tak menuntut balas budi

 

Cinta dapat mengkianati

Kasih setia sampai mati

Cinta harus saling berbagi

Kasih rela mengorbankan diri

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Menanti Kehadiran Tuhan

sunset 02 c

Sendiri menyambut malam

Mentari kini kau beranjak pergi

Menyisakan gelap menyelimuti

Malam seakan begitu sunyi

Semua kawan seakan sembunyi

 

Sanggupkah hati ini menghadapi sepi

Detak jantung kian lirih seakan mati

Desah nafaspun seakan mau berhenti

Gelisah sendiri menanti pagi berseri

 

TUHAN, hadirlah menemani

Agar kegelapan tak menakuti

Rasakan hadir-MU kembali

Dalam damai yang tiada henti

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Keabadian

Berjumpa Tuhan

Berjumpa Tuhan

Keabadian adalah tujuan

Bebas dari penderitaan

Lepas dari kesakitan

Air matapun dihapuskan

 

Menikmati buah kehidupan

Bersekutu dengan TUHAN

Hidup dalam kemuliaan

Penggenapan janji TUHAN

 

Tak ada lagi kematian

Sukacita selalu dirasakan

Indah bukanlah impian

Damai tak berkesudahan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 122 pengikut lainnya.