Puisi Rohani

PUISI : Dendam Kesumat

Dendam

Dendam kesumat

Membuat kita menjadi sekarat

Penyakit yang tak mau minggat

Hari demi hari kian melarat

Hilang pengharapan dan semangat

 

Dendam kesumat

Membuat kuasa gelap mengikat

Hidup kita menjadi singkat

Kematianpun kian mendekat

Hingga hidup kita penuh laknat

 

Melepas dendam kesumat

Akan menjadikan iman kuat

Kita akan kelimpahan berkat

Kasih Tuhan terasa dahsyat

Hidup kita menjadi sangat hebat

 

Tunas Putra

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Berjalan Bersama Tuhan

Jalan bersama Yesus

Berjalan bersama Tuhan

Malam tak kan ada kegelapan

Mendung tak kan turun hujan

Siang tak kan membuat kepanasan

 

Berjalan bersama Tuhan

Saat kering tak kan ada kelaparan

Saat tua tak kan ada kesakitan

Saat pergi kan ada penyertaan

Saat sendiri tak kan ada kesepian

 

Berjalan bersama TUHAN

Kan selalu ada kelimpahan

Perjalanan kan mencapai tujuan

Damai sejahtera kan senantiasa dirasakan

Saat di panggil TUHAN rumah sudah disiapkan

 

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Malam

malam

MALAM
Engkau berdiri jauh dari mentari
Menghembuskan suasana sunyi
Berselimutkan seribu satu mimpi
Dalam sejuta kenangan yang terlewati

MALAM
Wajahmu cantik berhiaskan bulan
Bertaburan indahnya bintang-bintang
Dikelilingi tarian kunang-kunang
Dalam kemegahan alam semesta
Memancarkan kuasa Sang Illahi
Yang tak mungkin tertandingi

MALAM
Dekaplah aku dalam pelukanmu
Agar hari-hariku indah bersamamu
Istirahat dalam belaian lembut tanganmu
Menyambut hari baru
Yang TUHAN bri dalam hidupku

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kenaikan Yesus ke Surga

TUHAN YESUS naik ke surga
Meninggalkan dunia fana
DIA akan datang yang kedua
Menjemput umat percaya

Janganlah gelisah saja
Percayalah kepada-NYA
DIA siapkan rumah bagi kita
DIA sediakan jalan ke sana

Marilah kita berjaga-jaga
Kedatangan-NYA tidak terduga
Jangan sampai kita terlena
Hingga kita tidak dibawa

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Ahok

Ahok

AHOK

Kisahnya hidup sangat menarik
Yang mendengar akan tergelitik
Meski banyak orang yang sirik
Namun dia tak kan pernah terusik

Ada yang bilang dia sudah tumbang
Ada yang berpikir nasibnya malang
Namun hidupnya terus naik terbang
Dengan prestasi yang tak terbilang

Kini semua orang sedang menanti
Apalagi yang akan terjadi
Namun dia punya langkah pasti
Sebab ia percaya Tuhan menyertai

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Dengan Apakah?

DENGAN APAKAH?

Dengan puisi aku dapat merangkai kata-kata indah
Tuk menggambarkan indahnya mentari pagi yang cerah
Namun dengan puisi yang seperti apakah
Ku dapat menjelaskan berkat TUHAN yang tercurah

Dengan pena aku dapat melukis di atas sebuah kanvas
Tuk menggambarkan keindahan alam secara jelas
Namun dengan apakah ku dapat menguas
Besarnya kasih TUHAN YESUS yang tiada batas

Dengan kayu cendana ku dapat mengukir
Seperti apakah aku dapat berpikir
Namun dengan apakah aku dapat mengukir
Untuk penyertaan TUHAN yang tiada berakhir

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Laki-laki

keluarga

LAKI-LAKI

Laki-laki nampak gagah dan berani
Bukan penakut seperti seorang banci
Rajin bekerja keras setiap hari
Demi kesejahteraan anak dan istri

Laki-laki seorang imam bagi rumah tangga
Membangun sebuah mezbah keluarga
Membawa anggota keluarga setia berdoa
Mengajak belajar Firman Tuhan senantiasa

Laki-laki tidak takut mati
Meski pencobaan bertubi-tubi
Berjuang dengan gigih sekali
Sampai akhir hayat nanti

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Harta

harta

harta

HARTA

Dengan harta banyak orang merasa bahagia
Tampil bergaya bak seorang raja
Dengan busana yang bercahaya
Mobil limosin keluaran Eropa
Rambut dandanan warna menyala
Dengan kacamata hitam dari Amerika
Kalung emas melingkar sampai dada

Tanpa harta banyak orang menderita
Bekerja keras untuk mendapatkannya
Kesana kemari dihina dan dicerca
Seakan harta tidak berpihak kepadanya

Dengan harta
Banyak orang bergelimang dosa
Mulai dari korupsi, judi hingga narkoba
Sodok sini serobot sana
Menghalalkan segala cara
Seakan orang lain tidak berguna

Ingatlah !
Harga bukanlah segalanya
Ia hanyalah barang yang fana
Tidak akan dibawa masuk surga
Ia seperti burung terbang entah kemana
Seperti angin yang berlalu begitu saja

Harta akan menjadi berharga
Saat kita pakai berbagi sesama
Menunjukkan kasih yang nyata
Memperhatikan mereka yang terlunta

(Tunas Putra).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Harapan dan Kerinduan

perjumpaan

perjumpaan

HARAPAN DAN KERINDUAN

Setiap perjumpaan
Selalu ada kenangan
Meski hanya sebuah senyuman
Rasanya susah dilupakan

Setiap perpisahan
Selalu ada harapan
Melepas kerinduan
Meski hanya sebuah impian

Marilah kita saling mendoakan
Agar setiap harapan dan kerinduan
Menjadi sebuah kenyataan

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Mendung Diatas Ibu Kota

Jakarta mendung

Jakarta mendung

MENDUNG DI ATAS IBU KOTA

Mendung diatas ibu kota
Nampak kelam menutupi Jakarta
Hitam pekat menyelubungi anak bangsa
Satu dengan yang lain berebut tahta
Berambisi untuk dapat berkuasa
Saling menjatuhkan untuk menjadi Jawara
Mereka saling menghina
Saling mencaci dan mencerca
Panas membara di dunia maya
Bak perang besar Brantayuda

Lupa mereka adalah saudara
Lupa dasar negara Pancasila
Lupa kita adalah satu bangsa
Lupa kita adalah sesama

Mendung diatas ibu kota
Kapankah akan sirna?
Hidup rukun sebagai anak bangsa
Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar