Puisi Rohani

PUISI : Pernikahan Suci

Pernikahan

Pernikahan

Berpadunya dua hati

Atas dasar cinta sejati

Saling mengikatkan diri

Tuk menjadi satu hati

 

Pernikahan suci

Bukanlah suatu permainan

Yang sekedar kesenangan

Namun perlu kesungguhan

Demi indahnya perkawinan

 

Pernikahan Suci

Adalah janji di hadapan TUHAN

Tuk mewujudkan kebahagiaan

Dalam mengarungi kehidupan

Hingga TUHAN memisahkan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Menanti Kedatangan Tuhan

Menanti Tuhan

Menanti Tuhan

TUHAN

Kapankah KAU datang kembali?

Tuk menjemput kami yang dibumi

Telah sekian lama kami menanti

Dengan tekun berdoa setiap hari

 

TUHAN

Kapankah KAU datang di awan?

Dengan segala indahnya kemuliaan

Membawa kami dalam pengharapan

Dengan janji-MU yang jadi kenyataan

 

TUHAN

Kedatangan-MU yang kedua kali

Adalah menjemput yang KAU kasihi

KAU bawa ke dalam kemuliaan abadi

Tinggal bersama BAPA SURGAWI

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Kasih Setia Tuhan

Mentari pagi

Mentari pagi

TUHAN

Engkaulah matahariku

Yang menyinari hatiku

Yang bri kekuatan jiwaku

Dan membangkitkan cinta kasihku

 

TUHAN

Engkaulah bulanku

Yang menerangi saat-saat gelapku

Menemani dalam kesendirianku

Dan menjaga saat istirahatku

 

TUHAN

Engkaulah bintangku

Yang menunjukkan arah kakiku

Yang memberi tanda-tanda hidupku

Dan menghitung lama usiaku

 

TUHAN

Engkaulah segalanya bagiku

Yang membuatku tak bisa hidup tanpamu

Engkaulah satu-satunya pengharapanku

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : KOPASSUS

Kopassus

Kopassus

Adalah Komando Pasukan Khusus Angkatan Darat

Bekerja cepat, menembak dengan tepat

Berjuang penuh semangat

Berani, Benar, Berhasil, menjadi pasukan yang kuat

 

Meski musuh bak api menjilat-jilat

Namun Kopasus adalah seperti kilat

Yang membabat dengan singkat

Yang maju tak pernah terlambat

Hingga musuhpun segera sekarat

 

Baret merah tanda pasukan terhormat

Dengan doreng yang selalu melekat

Ahli tiarap dan melompat

Mengendap-endap dan merambat

Hingga musuhpun tak dapat menyikat

 

Kopasus adalah pasukan dahsyat

Meski hanya sedikit berkat

Namun tak pernah murtad

Tetap setia kepada tekad

Menjadi prajurit yang hebat

 

Salam Kopasus :

Yes….Yes….Yes….

Menang !

 

(Gembala Sion)

 

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Kebangkitan Kristus

Yesus Bangkit

Yesus Bangkit

Kebangkitan Kristus adalah kemenangan

Menumbangkan Kuasa Kerajaan Kegelapan

Pintu surga kini dibukakan

Bagi mereka yang menantikan

 

Kebangkitan Kristus adalah kenyataan

Mengalahkan sengat maut mematikan

Menghidupkan semangat pengharapan

Bagi mereka yang di alam kematian

 

Kebangkitan Kristus adalah kebenaran

Penggenapan janji dalam Firman TUHAN

Tak kan ada lagi sebuah ketakutan

Untuk menghadap Yesus TUHAN

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Jalan Salib (2)

Jalan  pikul salib

Yesus pikul salib

Mahkota-MU adalah duri tajam yang melingkar

Hiasan di tubuh-MU adalah merah darah segar

Minum-MU adalah anggur asam yang hambar

Pengiring-MU adalah para serdadu yang kasar

Tak ada yang mau peduli

Tak ada yang mau mengerti

Semua murid-MU melarikan diri

ENGKAU berjuang seorang diri

Menanggung cerca dan caci maki

Seakan ENGKAU tak ada arti

Kini jalan salib membawa kemenangan

Pintu kemuliaan telah dibukakan

Bagi yang manusia tersedia keselamatan

Oleh karena jalan salib Yesus TUHAN

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Hari Raya Nyepi

Perayaan Hari Raya Nyepi

Perayaan Hari Raya Nyepi

Hari raya Nyepi

Saatnya kita menenangkan diri

Belajar mengendalikan diri

Mendekat Bapa Surgawi

 

Hari raya Nyepi

Saatnya kita intropeksi diri

Menjauhkan kesibukan duniawi

Tuk memperoleh berkat Illahi

 

Hari raya Nyepi

Membiarkan semua lampu mati

Tuk melihat cahaya penguasa bumi

Dalam damai sejahtera di hati

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Penyertaan Tuhan

Sendiri

Sendiri

Kadang kita merasa sendiri

Seakan tak ada yang peduli

Tak ada yang mau mengerti

Semua seakan sudah pergi

 

Kadang kita merasa ditinggalkan

Saat kita jaya semua memperhatikan

Saat kita jatuh semua mengabaikan

Seakan semua tak membutuhkan

 

Namun, pernahkah kau sadari

Bahwa ada TUHAN menyertai

Meski semua orang pergi

Penyertaan TUHAN tetap abadi

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Jalan Salib

Jalan Salib

Jalan Salib

LangkahMU tertatih menuju salib Golgota

Dengan badan penuh luka sayatan aniaya

Darah mengalir tercecer dimana-mana

Demi untuk keselamatan manusia

 

Pedih dan perih pasti terasa

Berkorban tuk menghapus dosa

Tak ada seorang yang membela

Semua mencerca dan mencela

 

Kini KAU telah rela mati

Tiga hari bangkit kembali

Hidup kekal telah diberi

Bagi mereka yang mengimani

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Tabur Tuai

Tabur tuai

Tabur tuai

Menabur berkat kan menuai berkat

Kan senantiasa lepas dari laknat

Hidupnya tak kan pernah sekarat

Keturunannya tak kan melarat

 

Menabur kasih kan menuai kasih

Hatinya kan selalu terjaga bersih

Hidupnya tak kan pernah tersisih

Jika terjatuh kan segera pulih

 

Menabur kejahatan kan menuai kejahatan

Hidupnya dekat dengan kesialan

Langkahnya penuh dengan kegagalan

Usahanya selalu dalam kehancuran

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Blog di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 121 pengikut lainnya.