Puisi Rohani

PUISI : Sangkakala

Sangkakala

Sangkakala

Sangkakala

Suaramu t’lah terdengar dimana-mana

Sebagai tanda akhir zaman telah tiba

Meski banyak orang tidak percaya

Namun fakta akan menjadi nyata

 

Sangkakala

Kehadiranmu sebagai sebuah tanda pasti

Agar seluruh manusia mempersiapkan diri

Menyambut kedatangan TUHAN kedua kali

Untuk menghakimi semua manusia di bumi

 

Sangkakala

Kiranya suramu terus bergema

Tuk mengetuk hati umat manusia

Saatnya mereka meninggalkan dosa

Berbalik kepada yang Maha Kuasa

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Menabung Di Surga

Berbagi

Berbagi

Menabung di surga

Berbunga berlipat ganda

Dapat diambil kapan saja

Bebas pajak dan sebagainya

 

Menabung di surga

Dapat berbentuk apa saja

Dapat dilakukan siapa saja

Yang penting iklas dan rela

 

Menabung di surga

Akan tetap selamanya

Tak kan habis oleh masa

Sampai kita ada disana

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : ANTARA CINTA DAN KASIH

masa tua

masa tua

Cinta harus memiliki

Kasih rela melepas pergi

Cinta sebatas sampai mati

Kasih tak kan berhenti

 

Cinta dapat berubah setiap hari

Kasih tak kan pernah berganti

Cinta minta dapat dimengerti

Kasih tak menuntut balas budi

 

Cinta dapat mengkianati

Kasih setia sampai mati

Cinta harus saling berbagi

Kasih rela mengorbankan diri

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Menanti Kehadiran Tuhan

sunset 02 c

Sendiri menyambut malam

Mentari kini kau beranjak pergi

Menyisakan gelap menyelimuti

Malam seakan begitu sunyi

Semua kawan seakan sembunyi

 

Sanggupkah hati ini menghadapi sepi

Detak jantung kian lirih seakan mati

Desah nafaspun seakan mau berhenti

Gelisah sendiri menanti pagi berseri

 

TUHAN, hadirlah menemani

Agar kegelapan tak menakuti

Rasakan hadir-MU kembali

Dalam damai yang tiada henti

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Keabadian

Berjumpa Tuhan

Berjumpa Tuhan

Keabadian adalah tujuan

Bebas dari penderitaan

Lepas dari kesakitan

Air matapun dihapuskan

 

Menikmati buah kehidupan

Bersekutu dengan TUHAN

Hidup dalam kemuliaan

Penggenapan janji TUHAN

 

Tak ada lagi kematian

Sukacita selalu dirasakan

Indah bukanlah impian

Damai tak berkesudahan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Bukankah

Bulan & kincir angin

Bulan & kincir angin

Bukankah bulan dapat berbicara

Meski tanpa bahasa dan suara

Namun nampak disinarnya yang mempesona

Sanggup mengobati hati yang merana

 

Bukankah angin dapat bernyanyi

Meski tanpa nada dan bunyi

Namun terasa lembut menghembusi

Menghibur hati yang sedang sunyi

 

Bukankah kita dapat berbicara

Lewat kata dan tegur sapa

Tuk mengobati yang terluka

Dan menolong yang tak berdaya

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Pernikahan Suci

Pernikahan

Pernikahan

Berpadunya dua hati

Atas dasar cinta sejati

Saling mengikatkan diri

Tuk menjadi satu hati

 

Pernikahan suci

Bukanlah suatu permainan

Yang sekedar kesenangan

Namun perlu kesungguhan

Demi indahnya perkawinan

 

Pernikahan Suci

Adalah janji di hadapan TUHAN

Tuk mewujudkan kebahagiaan

Dalam mengarungi kehidupan

Hingga TUHAN memisahkan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Menanti Kedatangan Tuhan

Menanti Tuhan

Menanti Tuhan

TUHAN

Kapankah KAU datang kembali?

Tuk menjemput kami yang dibumi

Telah sekian lama kami menanti

Dengan tekun berdoa setiap hari

 

TUHAN

Kapankah KAU datang di awan?

Dengan segala indahnya kemuliaan

Membawa kami dalam pengharapan

Dengan janji-MU yang jadi kenyataan

 

TUHAN

Kedatangan-MU yang kedua kali

Adalah menjemput yang KAU kasihi

KAU bawa ke dalam kemuliaan abadi

Tinggal bersama BAPA SURGAWI

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : Kasih Setia Tuhan

Mentari pagi

Mentari pagi

TUHAN

Engkaulah matahariku

Yang menyinari hatiku

Yang bri kekuatan jiwaku

Dan membangkitkan cinta kasihku

 

TUHAN

Engkaulah bulanku

Yang menerangi saat-saat gelapku

Menemani dalam kesendirianku

Dan menjaga saat istirahatku

 

TUHAN

Engkaulah bintangku

Yang menunjukkan arah kakiku

Yang memberi tanda-tanda hidupku

Dan menghitung lama usiaku

 

TUHAN

Engkaulah segalanya bagiku

Yang membuatku tak bisa hidup tanpamu

Engkaulah satu-satunya pengharapanku

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PUISI : KOPASSUS

Kopassus

Kopassus

Adalah Komando Pasukan Khusus Angkatan Darat

Bekerja cepat, menembak dengan tepat

Berjuang penuh semangat

Berani, Benar, Berhasil, menjadi pasukan yang kuat

 

Meski musuh bak api menjilat-jilat

Namun Kopasus adalah seperti kilat

Yang membabat dengan singkat

Yang maju tak pernah terlambat

Hingga musuhpun segera sekarat

 

Baret merah tanda pasukan terhormat

Dengan doreng yang selalu melekat

Ahli tiarap dan melompat

Mengendap-endap dan merambat

Hingga musuhpun tak dapat menyikat

 

Kopasus adalah pasukan dahsyat

Meski hanya sedikit berkat

Namun tak pernah murtad

Tetap setia kepada tekad

Menjadi prajurit yang hebat

 

Salam Kopasus :

Yes….Yes….Yes….

Menang !

 

(Gembala Sion)

 

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Blog di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 123 pengikut lainnya.