Posts Tagged With: yohanes

RENUNGAN : Mengasihi Dunia

MENGASIHI DUNIA

Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.
Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. 1 Yohanes 2:15-17 (TB)

Firman Tuhan menjelaskan bahwa dunia sedang lenyap dengan keinginannya. Namun, dunia ini terlalu memikat bagi banyak orang, sehingga kasih mereka terlalu besar untuk dunia ini.
Mengapa kita mengasihi dunia yang sedang lenyap? KEKECEWAAN yang akan kita terima. Smartphone yang begitu kita kasihi membuat kecewa. Discount-discount yang begitu memikat membuat gelisah. Orang-orang yang begitu kita cintai semua mengecewakan kita. Semua itu oleh karena kita mengasihi dunia yang sedang menuju lenyap.
Kasihilah hal-hal yang abadi. Kita tidak akan pernah kecewa. Kasihilah hal-hal yang kita bawa kesurga, kita akan bahagia. Lepaskan kasih kita kepada dunia yang sifatnya sementara, berubahlah kasih kepada Tuhan. Maka kita akan bahagia. Amin. TUHAN YESUS memberkati Anda dari Kota Sion.

(Tunas Putra).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

RENUNGAN : Paradigma Baru

petrus sembuh org lumpuh “Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” (Kisah Para Rasul 3:6)

Setelah gereja lahir ke dalam dunia. Gereja mengalami perkembangan. Mengalami pertumbuhan dan memiliki pengaruh yang besar bagi perubahan-perubahan dunia. Salah satu perubahan itu adalah adanya paradigma baru. Kalau yang dulu manusia berkonsetrasi, bertumpu kepada harta benda, kekayaan, emas dan perak. Sekarang paradigma itu mengalami perubahan. Manusia tidak lagi bertumpu kepada emas dan perak, sesuatu yang nampak di depan mata. Namun manusia mulai bertumpu kepada sesuatu yang yang bersifat supra natural. Kepada sesuatu yang tidak nampak di depan mata, namun memiliki daya ledak yang besar. Lebih besar dari pada apa yang nampak di depan mata.

Seorang lumpuh di depan Bait ALLAH yang dulunya hanya menjadi beban. Duduk di samping pintu gerbang Bait ALLAH untuk meminta sedekah. Hidup mati orang lumpuh itu tergantung, seberapa besar mendapat sedekah. Setelah gereja lahir. Yohanes dan Petrus tidak memberi emas dan perak, melainkan memberikan iman. Sehingga orang lumpuh itu bisa berjalan. Tidak lagi menjadi beban bagi orang lain.

Gereja lahir ke dalam dunia, agar menjadi berkat bagi dunia. Berkat itu tidak selalu berbentuk emas dan perak, namun, kuasa ALLAH, iman dan aplikasi setiap pengajaran Firman TUHAN. Jadilah orang-orang yang sanggup mengubah dunia, bukan dengan emas dan perak, namun menggunakan iman yang benar kepada TUHAN YESUS KRISTUS. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS memberkati.

(Gembala Sion)

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Kegelisahan

kegelisahanYohanes 14:1-3

1 “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.

2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.

3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.

Menjelang kenaikan TUHAN YESUS KRISTUS, murid-murid TUHAN YESUS merasakan gelisah. Kegelisahan mereka adalah masalah tempat tinggal. Semua manusia mengalami kegelisahan tentang setelah meninggal nanti. Sebab tidak ada yang tahu kemana dan dimana nanti. Bahkan adakah tempat setelah meninggal dunia nanti.

TUHAN YESUS menjelaskan dengan pasti. Agar kita tidak gelisah, meski kita tak tahu arah, tak tahu jalan, dan tak tahu mau tinggal dimana setelah meninggal. Sebab TUHAN YESUS sendiri yang akan menjemput kita. DIA sendiri telah menyediakan tempat untuk kita. Kesanalah TUHAN YESUS akan menghantar kita, sehingga kita tidak tersesat.

Tidak ada alasan untuk gelisah, sebab ALLAH telah menyediakan segalanya bagi kita. Marilah kita percaya dan berserah kepada ALLAH. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS memberkati.

 (Gembala Sion)

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar