Posts Tagged With: tujuan

PUISI : Berjalan Bersama Tuhan

Jalan bersama Yesus

Berjalan bersama Tuhan

Malam tak kan ada kegelapan

Mendung tak kan turun hujan

Siang tak kan membuat kepanasan

 

Berjalan bersama Tuhan

Saat kering tak kan ada kelaparan

Saat tua tak kan ada kesakitan

Saat pergi kan ada penyertaan

Saat sendiri tak kan ada kesepian

 

Berjalan bersama TUHAN

Kan selalu ada kelimpahan

Perjalanan kan mencapai tujuan

Damai sejahtera kan senantiasa dirasakan

Saat di panggil TUHAN rumah sudah disiapkan

 

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Keabadian

Berjumpa Tuhan

Berjumpa Tuhan

Keabadian adalah tujuan

Bebas dari penderitaan

Lepas dari kesakitan

Air matapun dihapuskan

 

Menikmati buah kehidupan

Bersekutu dengan TUHAN

Hidup dalam kemuliaan

Penggenapan janji TUHAN

 

Tak ada lagi kematian

Sukacita selalu dirasakan

Indah bukanlah impian

Damai tak berkesudahan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

INFO: TIPS BERDOA

DOA

DOA

Cara berdoa adalah :

1. CARI TEMPAT KHUSUS
Tempat yang khusus memiliki ciri-ciri sebagai berikut: nyaman, tidak panas, tidak terganggu oleh suara-suara gaduh, tidak diganggu oleh binatang-binatang liar, misal nyamuk, tikus, ular atau yang lain, jarak yang terjangkau.

2. CARI WAKTU KHUSUS
Waktu yang khusus akan menolong kita berdoa dengan tenang, tidak tergesa-gesa, dan kita tahu kapan harus berdoa.

3. TENTUKAN TUJUAN KHUSUS
Tujuan khusus akan menolong kita tahu apa yang harus didoakan, sehingga saat berdoa tidak bertele-tele dan berputar-putar.

4. TENTUKAN CARA KHUSUS
Cara khusus akan menolong kita tidak berdoa monoton dan diulang-ulang.

Inilah sedikit tips berdoa. Selamat mencoba.
(Gembala Sion).

Categories: Info | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Kemerdekaan

merdeka 169 tahun sudah bangsa Indonesia merdeka

Dalam semangat menjadi bangsa yang jaya

Memerangi kebodohan yang bergelora

Menumpas keterbelakangan yang menyiksa

 

Peperangan dan perjuangan belum berhenti

Masih ada para koruptor yang menggerogoti

Paham radikal yang berusaha menyusupi

Dan isu sara yang senantiasa membayangi

 

Rasa nasionalisme harus terus dihidupkan

Rasa patriotisme harus terus dibangkitkan

Agar kemerdekaan nyata dalam kehidupan

Hingga harapan bernegara mencapai tujuan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Ilmu

Brain wavesILMU
Tutur katamu bagaikan permata
Suaramu adalah harta berharga
Ajaranmu bagaikan mutiara
Nasihatmu bagaikan cahaya

ILMU
Olehmu banyak pintu dapat dibukakan
Yang tersesat dituntun ke arah tujuan
Yang bodoh dibukakan pikiran kebenaran
Yang terbelakang dibawa keperkembangan

ILMU
Tak henti kau senantiasa mengelilingiku
TUHAN selalu memberikanmu kepadaku
Aku ingin selalu bersamamu
Sampai akhir perjalanan hidupku

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Tuhan Berjalan di Depan Kita

Tiang apiTUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam. Dengan tidak beralih tiang awan itu tetap ada pada siang hari dan tiang api pada waktu malam di depan bangsa itu. (Keluaran 13:21).

Gelapkah jalan hidupmu? Bangsa Israel dapat berjalan siang dan malam. Siang tidak kepanasan, dan malam tidak kegelapan. Hingga mereka dapat keluar dari perbudakan dan menuju kehidupan yang berkemerdekaan. Satu rahasia, mengapa bangsa Israel dapat menempuh adalah bahwa TUHAN BERJALAN DI DEPAN MEREKA. Siapapun yang mengijinkan TUHAN berjalan di depan perjalanan hidupnya. Maka tak kan pernah mereka mengalami kegelapan, ataupun kepanasan. Sebab TUHAN akan menyediakan tiang awan pada siang hari dan tiang api pada malam hari.

Mungkin saat ini jalan hidup saudara sedang mengalami kegelapan. Tidak tahu jalan mana yang harus ditempuh. Semua pintu telah tertutup. Kebingungan, kegelisahan yang berkepanjangan, bahkan ketakutan yang terus menerus. Jangan biarkan hal itu menimpa jalanmu. Undanglah TUHAN YESUS berjalan di depan jalan hidupmu. Ikutlah jejakNya, jangan menyimpang kekanan atau kekiri. Makan kamu akan menemukan cahaya yang akan menuntun setiap langkah hidupmu.

Biarkan TUHAN berjalan didepanmu, agar kamu mencapai tujuanmu. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS memberkatimu.

(Gembala Sion)

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Berkat Allah

Ujian NegaraHari ini aku memperoleh pelajaran berharga. Aku lulus Master Theologia sudah 12 tahun yang laludan sekarang menjadi dosen disalah satu Sekolah Theologi. Pada saat itu belum ada Ujian Negara. Nah, peraturan yang sekarang mewajibkan setiap dosen theologi harus Ujian Negara. Pihak kampus mendorong saya supaya Ujian Negara. Tetapi saya tidak mau dengan alasan tidak punya uang. Tetapi saat aku bangun tidur hari ini, aku merenung-renung, memikirkan. Baru sadar bahwa sesungguhnya aku bisa membayar Ujian Negara itu. Karena dalam semester ini honor dari mengajar luar kota dan beberapa tugas lain, akan mencukupi untuk membayar ujian negara itu.

Pelajaran apa yang saya dapat? Sesungguhnya bulan Januari ini aku harus mengajar keluar kota. Namun karena banjir di tempat yang akan aku tuju, maka tertunda terus. Baru aku sadar, jika tugas itu tidak tertunda maka pastilah honor mengajar sudah habis. Namun karena tertunda, honor itu akan aku terima menjelang Ujian Negara. Sehingga honor itu bisa digunakan untuk membayar Ujian Negara.

Lalu bagaimana? ALLAH memberkati saya untuk mengajar diluar kota ada tujuan. Tujuan itu adalah supaya saya dapat membayar Ujian Negara. Aku disadarkan, bahwa setiap ALLAH memberkati, pasti memiliki tujuan, untuk apa berkat itu? Kita harus bertanya kepada TUHAN setiap kita menerima berkat. Untuk apa berkat itu diberikan. Sering kita kekurangan dan kelaparan. Kita berpikir bahwa ALLAH tidak memberkati. Sesungguhnya ALLAH memberkati. Tetapi berkat itu telah kita gunakan untuk kepentingan yang lain. Sehingga kebutuhan-kebutuhan yang utama tidak tercukupi.

Marilah kita bertanya kepada TUHAN, setiap TUHAN memberkati. Untuk apa berkat itu, supaya kita tidak salah menggunakan berkat yang ALLAH berikan. Amin. Dari kota SION TUHAN YESUS memberkati.

(Gembala Sion)

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Biarkanlah

Irawan Sion 03Biarkanlah aku sendiri

Karena kesendirianku sangat berarti

Tuk merasakan kehadiran BAPA SURGAWI

Yang begitu nyata dalam hati

 

Biarkanlah aku menyepi

Meninggalkan kebisingan dunia ini

Tuk mendekat kepada BAPA SURGAWI

Tanpa ada yang menghalangi

 

Biarkanlah aku menanti

Kedatangan TUHAN YESUS kedua kali

Karena itulah tujuan hidup ini

Menikmati kemuliaan BAPA SURGAWI

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Perjalanan Hidup

OLYMPUS DIGITAL CAMERAPerjalanan hidup ini memang melelahkan

Banyak rintangan menghadang di jalan

Kadang kehilangan arah dan tujuan

Kadang tersesat  dan kehabisan perbekalan

Namun perjalanan hidup harus dijalani

Demi mendapatkan masa depan yang pasti

Pencobaan seberat apapun harus dihadapi

Untuk meraih cita-cita dan mimpi-mimpi

Meski perjalanan ini terasa begitu berat

Jangan pernah merasa lelah dan penat

Sebab jika percaya bahwa TUHAN dekat

Kita tak kan pernah kehilangan berkat

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Menggapai Mimpi

menggapai mimpiMenggapai mimpi

Melalui doa yang tiada henti

Perjuangan berat setiap hari

Mimpi-mimpi pasti terjadi

 

Mimpi adalah sebuah harapan

Agar kita maju mencapai tujuan

Tanpa mimpi kita akan bermalasan

Dan hidup dalam keterbelakangan

 

Mimpi adalah anugrah Illahi

Jangan ragu dan bimbang hati

Yakinlah TUHAN pasti memberkati

Asal berani dan tidak rendah diri

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar