Posts Tagged With: siang

PUISI : Berjalan Bersama Tuhan

Jalan bersama Yesus

Berjalan bersama Tuhan

Malam tak kan ada kegelapan

Mendung tak kan turun hujan

Siang tak kan membuat kepanasan

 

Berjalan bersama Tuhan

Saat kering tak kan ada kelaparan

Saat tua tak kan ada kesakitan

Saat pergi kan ada penyertaan

Saat sendiri tak kan ada kesepian

 

Berjalan bersama TUHAN

Kan selalu ada kelimpahan

Perjalanan kan mencapai tujuan

Damai sejahtera kan senantiasa dirasakan

Saat di panggil TUHAN rumah sudah disiapkan

 

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Gelisah

gelisah 2GELISAH

Tanda hati kita sedang resah

Siang malam nampak gundah

Pancaran wajah tidak cerah

Senyumpun tak nampak indah

 

GELISAH

Tanda kita tidak berserah

Tidak percaya kepada ALLAH

Iman hancur seperti gelas pecah

Pergumulan hidup menjadi kalah

 

GELISAH

Buanglah perasaan itu jauh-jauh

Seperti seorang membuang sauh

TUHAN menguasai kita penuh

Air hidup kita tak kan pernah keruh

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Tuhan Berjalan di Depan Kita

Tiang apiTUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam. Dengan tidak beralih tiang awan itu tetap ada pada siang hari dan tiang api pada waktu malam di depan bangsa itu. (Keluaran 13:21).

Gelapkah jalan hidupmu? Bangsa Israel dapat berjalan siang dan malam. Siang tidak kepanasan, dan malam tidak kegelapan. Hingga mereka dapat keluar dari perbudakan dan menuju kehidupan yang berkemerdekaan. Satu rahasia, mengapa bangsa Israel dapat menempuh adalah bahwa TUHAN BERJALAN DI DEPAN MEREKA. Siapapun yang mengijinkan TUHAN berjalan di depan perjalanan hidupnya. Maka tak kan pernah mereka mengalami kegelapan, ataupun kepanasan. Sebab TUHAN akan menyediakan tiang awan pada siang hari dan tiang api pada malam hari.

Mungkin saat ini jalan hidup saudara sedang mengalami kegelapan. Tidak tahu jalan mana yang harus ditempuh. Semua pintu telah tertutup. Kebingungan, kegelisahan yang berkepanjangan, bahkan ketakutan yang terus menerus. Jangan biarkan hal itu menimpa jalanmu. Undanglah TUHAN YESUS berjalan di depan jalan hidupmu. Ikutlah jejakNya, jangan menyimpang kekanan atau kekiri. Makan kamu akan menemukan cahaya yang akan menuntun setiap langkah hidupmu.

Biarkan TUHAN berjalan didepanmu, agar kamu mencapai tujuanmu. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS memberkatimu.

(Gembala Sion)

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Korban Gunung Sinabung

Korban sinabung 1Menjadi korban Gunung Sinabung sungguh merana

Tinggal dibarak pengungsian yang terbuat dari tenda

Kalau malam dingin, kalau siang panasnya membara

Tidak pernah ganti baju, hanya sehelai  yang dibawa

 

Bisa makan itu sungguh bersyukur

Sering makan hanya dengan bubur

Rumah dan ladang sudah hancur

Tak ada yang sempat dibawa kabur

 

Kini hanya berharap kepada Yang Maha Kuasa

Semoga amarah gunung Sinabung segera reda

Aman pulang kerumah dan bisa mulai bekerja

Tidak dihantui ketakutan yang mengancam jiwa

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Tinggal di Pengungsian

pengungsiTinggal di pengungsian rasanya tidak enak

Tempat sempit berebut dan berdesak-desak

Senggol kanan senggol kiri terasa begitu sesak

Siang malam bising karena banyak anak-anak

 

Rumah tidak dapat dihuni karena banjir

Mau minum, cuci dan mandi susah air

Siang malam, pagi dan petang terus mikir

Sampai kapankah semua akan berakhir

 

Mau makan nunggu uluran para dermawan

Bisa ganti baju kalau ada yang memberikan

Namun, masih tersisa sebuah pengharapan

Bahwa TUHAN pasti tidak akan meninggalkan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Berlindung Kepada Tuhan

tangantuhanMeski malam gelap menyelimuti

Awan hitam dan kelam menutupi

Namun jika kuasa TUHAN menerangi

Maka kegelapanpun tiada berarti

 

Meski siang panas membakar bumi

Terik mentari menyengat dunia ini

Namun jika kuasa TUHAN menaungi

Maka panas itupun tiada berarti

 

Kuasa TUHAN lebih dari segalanya

Dunia tak kan mampu menguasainya

Berlindung pada TUHAN aman sentosa

Tak ada yang dapat mengalahkannya

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Seandainya

seandainyaSeandainya tak ada mentari

Betapa gelapnya siang hari

Tak ada bunga-bunga berseri

Tak ada pula embun di pagi

 

Seandainya tak ada rembulan

Betapa gelap suramnya malam

Indahnya malam tak jadi kenangan

Tak ada cerita roman picisan

 

Seandainya tak ada cinta

Betapa hambarnya rasa

Setiap hari hanya merana

Tak ada rindu yang membara

 

(Ki Jogo Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Siang dan Malam

Siang adalah bentuk kasih karunia TUHAN

Agar kita bekerja dengan segenap kekuatan

Dapat melaksanakan segala tugas kewajiban

Menikmati segala berkat yang ALLAH berikan

 

Malam adalah anugrah TUHAN

Agar kita merasakan ketenangan

Berhenti dari segala kesibukan

Dan lepas dari semua kebisingan

 

Mari kita nikmati hari yang diberikan TUHAN

Agar semua dapat disesuaikan dengan tujuan

Dengan segenap rasa syukur kepada TUHAN

Karena semua yang ada berasal dari TUHAN

 

(Pdt. Agus Widjianto, M.Th).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar