Posts Tagged With: sekarat

PUISI : Dendam Kesumat

Dendam

Dendam kesumat

Membuat kita menjadi sekarat

Penyakit yang tak mau minggat

Hari demi hari kian melarat

Hilang pengharapan dan semangat

 

Dendam kesumat

Membuat kuasa gelap mengikat

Hidup kita menjadi singkat

Kematianpun kian mendekat

Hingga hidup kita penuh laknat

 

Melepas dendam kesumat

Akan menjadikan iman kuat

Kita akan kelimpahan berkat

Kasih Tuhan terasa dahsyat

Hidup kita menjadi sangat hebat

 

Tunas Putra

Iklan
Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Mengharap Mujizat

hidup berat

hidup berat

Kadang hidup terasa begitu berat

Keadaan ekonomi  begitu melarat

Badan sakit seakan-akan sekarat

Setiap keindahan terasa singkat

Menanggung beban tak lagi kuat

 

Namun,

Tuhan Yesus adalah begitu dahsyat

DIA sanggup melakukan mujizat

Mengubah hidup kita menjadi hebat

Hingga kita berkelimpahan berkat

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Berbagi Berkat

Dermawan

Dermawan

Berbagi berkat

Tak kan membuat kita melarat

Tak kan membuat sekarat

Tak kan membuat usia singkat

Hutang tak kan menjerat

Penyakit tak kan mendekat

Musuh tak kan mengikat

Berkat kita akan berlipat

Lumbung kita takkan muat

Oleh berkat yang dahsyat

Ekonomi kita kian kuat

Kita akan dibuat bermartabat

Berkelimpahan setiap saat

Bahagia sampai akhir hayat.

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Tabur Tuai

Tabur tuai

Tabur tuai

Menabur berkat kan menuai berkat

Kan senantiasa lepas dari laknat

Hidupnya tak kan pernah sekarat

Keturunannya tak kan melarat

 

Menabur kasih kan menuai kasih

Hatinya kan selalu terjaga bersih

Hidupnya tak kan pernah tersisih

Jika terjatuh kan segera pulih

 

Menabur kejahatan kan menuai kejahatan

Hidupnya dekat dengan kesialan

Langkahnya penuh dengan kegagalan

Usahanya selalu dalam kehancuran

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Persembahan Kasih

berbagiSemakin engkau banyak berbagi

Berkatmu tak kan pernah berhenti

 

Semakin banyak memberi persembahan

Berkatmu tak kan berkesudahan

 

Semakin engkau banyak berhitung

Hidupmu tak kan beruntung

 

Semakin banyak berkat kau tahan

Engkau kan selalu berkekurangan

 

Jadilah selalu saluran berkat

Maka kamu tak kan sekarat

 

Berkat memang untuk disalurkan

Maka kita tak kan kehabisan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Natal Yang Hebat

natal 25Natal adalah kelahiran Sang Juru Selamat

Anugerah besar bagi mereka yang tersesat

Kasih Karunia bagi mereka yang bertobat

Harapan bagi mereka yang rindu selamat

 

Natal adalah karya ALLAH yang hebat

Dirayakan umat didunia dengan dahsyat

Bahkan mereka yang tergolong melarat

Untuk menjadikan mereka turut selamat

 

Mari kita rayakan natal dengan semangat

Wujudkan suasana kasih yang hangat

Memperhatikan mereka yang sekarat

Agar kasih ALLAH tidak akan tersendat

 

Buka hati untuk menerima berkat

Pegang janji-NYA dengan kuat

Agar hidup kita dapat selamat

Di dunia ini dan nanti di akhirat

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Roh Kudus

pentakosta 1KAU adalah angin yang menghembuskan kehidupan

Yang memulihkan mereka yang diambang kematian

Yang menyegarkan mereka yang diambang kekeringan

Yang menyembuhkan mereka yang diambang kebinasaan

 

KAU adalah api yang membakar semangat

Yang membangunkan rohani yang sekarat

Yang mengobarkan pelayanan menjadi kuat

Yang mengurapi Hamba TUHAN menjadi hebat

 

KAU adalah merpati lambang tulus suci

Yang memotivasi kepada yang melayani

Yang menyertai tanpa pernah berhenti

Sebab KAU adalah TUHAN ALLAH sendiri

 

(Gembala Sion)

 

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Satinah

satinahSATINAH
Detik-detik hukuman pancungmu telah dekat
Saat keluargamu tidak mampu membayar diyat
Uang 15 milyar seakan dapat menjadi juru selamat
Hingga tiada jalan selain pembebasan bersyarat

SATINAH
Kau bukanlah yang pertama membayar diyat
Masih banyak Satinah yang lain yang sekarat
Menanti sebuah pembebasan yang bersyarat
Ini cara pemerasan agar bangsa kita melarat

SATINAH
Janganlah kau merasa putus asa
Karena kami berdoa senantiasa
Agar engkaupun segera merdeka
Dan berkumpul dengan keluarga

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Sahabat

sahabat 3SAHABAT

Pendengar saat kita curhat

Penolong saat kita sekarat

Penopang saat kita penat

Pendamping saat kita melarat

 

SAHABAT SEJATI

Menjadi teman saat sendiri

Tempat untuk berbagi

Tak pernah ingkar janji

Tetap setia sampai mati

 

SAHABAT SEJATI

Tuhan YESUS sahabat sejati

Tak pernah mengkhianati

KasihNYA kekal abadi

Sampai di surga nanti
(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Pertolongan Tuhan

sendiri 12Saat langkah hidup kita sedang tersesat

Bagaikan pesawat yang salah mendarat

Bagaikan seekor burung yang terjerat

Atau bagai seekor domba yang sekarat

 

Meski…

Berteriak sekeras halilintar tak ada yang mendengar

Menangis tersedu-sedu tak ada yang mau tahu

Memohon pertolongan tak ada yang belas kasihan

Andai menyiksa diripun juga tak ada yang mengerti

 

Hanya TUHANLAH satu-satunya pengharapan

Sanggup memberi pertolongan dalam kesukaran

Sanggup melakukan mujizat tanpa persyaratan

Sanggup menyelamatkan tanpa butuh bantuan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar