Posts Tagged With: Saudara

PUISI : Mendung Diatas Ibu Kota

Jakarta mendung

Jakarta mendung

MENDUNG DI ATAS IBU KOTA

Mendung diatas ibu kota
Nampak kelam menutupi Jakarta
Hitam pekat menyelubungi anak bangsa
Satu dengan yang lain berebut tahta
Berambisi untuk dapat berkuasa
Saling menjatuhkan untuk menjadi Jawara
Mereka saling menghina
Saling mencaci dan mencerca
Panas membara di dunia maya
Bak perang besar Brantayuda

Lupa mereka adalah saudara
Lupa dasar negara Pancasila
Lupa kita adalah satu bangsa
Lupa kita adalah sesama

Mendung diatas ibu kota
Kapankah akan sirna?
Hidup rukun sebagai anak bangsa
Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Berkat Tuhan

Berkat TuhanBerkat TUHAN datang tak terduga

Kadang melalui segala usaha kita

Kadang melalui sanak saudara

Kadang melalui mujizat nyata

 

Berkat TUHAN datang tak terduga

Kadang datang saat kita mendamba

Kadang saat kita tak punya apa-apa

Kadang datang saat ada orang meminta

 

Berkat TUHAN datang tak terduga

Berkat TUHAN datang saat kita setia

Berkat TUHAN datang saat kita berdoa

Datang saat kita berbagi dengan sesama

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Menulis Puisi

Ku ingin menmenulis 3ulis puisi saat sepi

Tuk menghibur diri

Ku ingin menulis puisi saat sendiri

Tuk mendapatkan inspirasi

 

Meski tak ada saudara atau kawan

Puisiku dapat memberi ketenangan

Meski hati sedang tak karuan

Puisiku dapat memberi kekuatan

 

Karena puisiku adalah anugrah TUHAN

Yang dapat mengungkapkan perasaan

Dapat memberikan pencerahan

Bagi mereka yang membutuhkan

 

(Ki Jogo Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Doa Untuk Saudaraku

kecelakaan Cisarua 2Semua telah terjadi, tak kan mungkin terulang lagi

Apa yang telah pergi, tak kan pernah kembali lagi

Sia-sia kita menangisi, apalagi menyesali

Mereka yang pergi, telah berada di pangkuan Illahi

 

Marilah kita syukuri, semua diinjinkan Bapa Surgawi

Agar kita dapat belajar tentang kehidupan ini

Bahwa memang tak ada yang abadi

Kecuali DIA sang pencipta dunia ini

 

Selamat jalan saudara-saudaraku semua

Yang telah menjadi korban kecelakaan bus di Cisarua

Kami percaya doa puasamu tidak sia-sia

Kini kalian telah ada di pangkuan Bapa di Surga

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Ada Tangisan Tuhan Bersama Tangisan Saudara

Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan… menangislah Yesus. (Yohanes 11:33,35).

Selama ini banyak orang berpikir bahwa ALLAH tidak pernah menangis. Apalagi mengerti tangisan kita. Kadang kita berpikir bahwa ALLAH tidak menghendaki kita menangis, atau menangis itu dosa. Tetapi yang terjadi adalah bahwa saat TUHAN YESUS melihat Maria menangis, TUHAN YESUS turut menangis. Sama seperti dalam Ibrani 4:15  “Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.” ALLAH turut merasakan kelemahan-kelemahan kita bahkan tangisan kita.

Jika saat ini hatimu begitu galau, sedih, sakit. Tidak ada seorangpun yang mengerti perasaanmu. Tidak ada yang mau mendengarkan jeritan hatimu. Mungkin semua temanmu hanya mencibir dan meninggalkanmu. Hatimu begitu pedih bahkan hingga menangis dan mencucurkan air mata. Ingatlah bahwa TUHAN YESUS turut merasakan kelemahanmu. IA turut memangis bersama tangisanmu. Air mata-NYA  mengalir bersama aliran air matamu. ALLAH mengerti kesedihanmu yang paling dalam sekalipun.

Ada tetesan air mata TUHAN bersama tetesan air matamu. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS memberkati Saudara.

(Pdt Agus Widjianto, M.Th).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar