Posts Tagged With: penyertaan

PUISI : Penyertaan Tuhan

Yesus

Yesus

Penyertaan manusia hanya sementara

Saat kita masih hidup di dalam dunia

Kadang penyertaan manusia tidak setia

Yaitu saat kita jaya punya segalanya

Mereka selalu ada di sekeliling kita

Namun saat kita tak punya apa-apa

Semua orang pergi begitu saja

 

Penyertaan Tuhan adalah abadi

Dia menyertai saat kita di dunia ini

Dia tetap menyertai saat kita mati

Bahkan Dia tetap terus menemani

Saat lobang maut harus dilewati

Dia terus menyertai

Membawa kita masuk surga abadi

 

(Tunas Putra).

Iklan
Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Penyertaan Tuhan

Sendiri

Sendiri

Kadang kita merasa sendiri

Seakan tak ada yang peduli

Tak ada yang mau mengerti

Semua seakan sudah pergi

 

Kadang kita merasa ditinggalkan

Saat kita jaya semua memperhatikan

Saat kita jatuh semua mengabaikan

Seakan semua tak membutuhkan

 

Namun, pernahkah kau sadari

Bahwa ada TUHAN menyertai

Meski semua orang pergi

Penyertaan TUHAN tetap abadi

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Penyertaan Tuhan

Yesus penyertaanPenyertaan TUHAN tak kan pernah berhenti

Meski pencobaan dan godaan merintangi

TUHAN tidak akan membiarkanmu sendiri

Meski kegelapan selalu menyelimuti

 

Kasih setia-NYA tak kan pernah berlalu

Meski jalan hidupmu susah dan berbatu

IA kan tetap selalu menggendongmu

Saat jalan terjal curam dan berliku-liku

 

TUHAN selalu ada untukmu

Tak kan pernah IA meninggalkanmu

Tangan kanan-NYA selalu memegangmu

Kau tak kan pernah jatuh dan malu

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Penyertaan Tuhan

perjalanan 7Perjalanan kita memang masih panjang

Masih banyak rintangan yang menghadang

Jangan sampai langkah hidup kita bimbang

Atau mungkin haluan kita menjadi hilang

 

Tak mungkin kita berhenti disini

Masa depan kita masih menanti

Jangan sampai pula kita kembali

Jika ini terjadi semua tak berarti

 

Yakinlah bahwa TUHAN pasti menyertai

Milikilah dirimu sikap yang teguh hati

Karena apapun yang akan terjadi

TUHAN tak kan membiarkanmu sendiri

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Dalam Penyertaan Allah

Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” Ibrani 13:5

Kadang kita merasa sendirian. Kadang kita merasa ditinggalkan. Tidak teman, tidak ada saudara. Semua yang kita kasihi menjauh bahkan orang-orang yang pernah kita tolongpun tidak mendekat. Perasaan demikian akan semakin menggelisahkan saat kita tidak merasakan kehadiran ALLAH. Seakan ALLAH begitu jauh meninggalkan kita. Seakan ALLAH murka kepada kita atu tidak lagi mengasihi. Namun sesungguhnya itu hanya merupakan suatu perasaan saja. Sebab Firman Allah menyatakan bahwa Allah sekali-kali tidak akan membiarkan kita, dan IA sekali-kali tidak akan meninggalkan kita. Itu janji-NYA, dan IA setia kepada janji-NYA.

Saat kekurangan, kelaparan, banyak masalah, saat jatuh, saat kegagalan, perasaan ditinggalkan itu akan muncul. Namun janganlah hidup menurut perasaan, hiduplah sesuai dengan iman, yaitu apapun yang terjadi, sekali-kali Allah tidak akan membiarkan kita dan sekali-kali, ALLAH tidak akan membiarkan kita, itulah janji-NYA. Amin.

(Sion, Pdt Agus Widjianto, M.Th).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Penyertaan Allah

PENYERTAAN ALLAH

“Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” Ibrani 13:5

Penyertaan Allah. Betapa senangnya jika kita menyadari bahwa perjalanan hidup kita disertai oleh Allah. Sama seperti bangsa Ibrani saat keluar dari Mesir. Di sediakan tiang awan pada siang hari, agar tidak kepanasan. Demikian juga disediakan tiang api pada malam hari agar tidak mengalami kegelapan. Di sertai oleh Allah dalam perjalanan hidup kita berarti kita memperoleh perlindungan, pertolongan, pemeliharaan dan bimbingan.

Namun pernahkah kita renungkan bahwa penyertaan Allah juga berarti bahwa kita dalam pengawasanNya. Allah melihat kita saat melakukan penyimpangan Firman Tuhan. Penyertaan juga berarti Allah akan menegur kita jika kita tidak mengikuti langkahNya. Kita akan diperingatkan bahkan dihajar jika kita tidak taat kepada Firman Tuhan.

Pada saat kita sedang ditegur oleh Tuhan dengan persoalan-persoalan yang bertubi-tubi. Biasanya kita akan berkata bahwa Allah meninggalkan kita, tidak menyertai kita, tidak menolong kita. Padahal justru itu sebaliknya, Allah sedang ada disamping kita untuk meluruskan jalan kita. Tangan Allah sedang terulur untuk menarik kita agar kita tidak tersesat. Itu adalah bukti kasih dan penyertaan Allah.

Pada saat kita kita menyadari bahwa Allah menyertai hidup kita, marilah kita menyadari bahwa perlindungan pasti diberikan. Pertolongan pasti disediakan. Pemeliharaan pasti kita rasakan. Namun kita juga harus menyadari bahwa teguran juga akan kita terima jika kita menyimpang. Hajaran keras akan diayunkan kepada kita jika kita mengeraskan hati untuk tidak taat kepada Tuhan. Sebab kasihNya sempurna buat kita.

Bukti penyertaan Allah adalah perlindungan dan teguran yang nyata kepada kita. Amin. Dari kota Sion Tuhan Yesus memberkati.

Categories: Renungan | Tag: , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Penyertaan Allah

PENYERTAAN ALLAH

“Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.” Yesaya 43:2

Takut sebelum berperang merupakan suatu kekalahan. Demikian juga takut dalam menghadapi masalah merupakan suatu kegagalan. Kita sering mengalami ketakutan saat menghadapi berbagai-bagai masalah. Kita merasa takut karena kita tidak yakin bahwa kita sanggup menghadapinya. Kita tidak yakin bahwa kita mampu menyelesaikan masalah tersebut. Ini sama dengan takut sebelum berperang, dan ini merupakan suatu kekalahan dalam peperangan.

Tuhan tidak berjanji kepada kita untuk tidak menyeberangi menyeberang melalui air, tetapi Tuhan berjanji untuk menyertai kita saat menyeberang melalui air, atau melalui sungai-sungai sehingga kita tidak dihanyutkan. Tuhan tidak berjanji kepada kita untuk tidak berjalan melalui api. Tuhan berjanji untuk menyertai kita saat berjalan melalui api sehingga kita tidak dihanguskan dan nyala api tidak membakar kita.

Air dan api adalah merupakan dua unsur yang berlawanan. Namun hidup kita sangat tergantung terhadap dua unsur tadi. Jika dua unsur itu berlebihan menjadi masalah bagi kita. Demikian juga masalah-masalah yang kita hadapi sehari-hari adalah berhubungan dengan kepentingan kita. Namun jika kepentingan itu tidak sesuai dengan porsi kita, hal itu menjadi masalah bagi kita.

Allah tidak berjanji untuk kita tidak pernah punya masalah, namun Ia berjanji untuk menyertai kita dalam menghadapi segala sesuatu.

Jangan pernah takut menghadapi masalah apapun. Jangan pernah undur, kecewa ataupun bersungut-sungut saat menghadapi masalah. Majulah hadapi semua dengan tenang. Karena Allah beserta kita. Amin. Tuhan memberkati.

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Penyertaan Allah

PENYERTAAN ALLAH
“Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu yang keras menjadi mata air! Mazmur 114:7-8
Ketika bangsa Israel sedang dalam perjalanan, tiba-tiba Allah mengubah gunung batu menjadi kolam air yang berlimpah-limpah. Air itu memancar demikian jernih untuk memenuhi kebutuhan enam ratus ribu orang dewasa, ditambah anak-anak dan hewan yang mereka bawa dalam perjalanan. Peristiwa ini adalah bagian mujizat besar yang terjadi dalam perjalanan bangsa Israel menuju tanah Kanaan. Air adalah kebutuhan pokok kehidupan manusia. Perjalanan bangsa Israel tidak pernah kehabisan air, karena mujizat-mujizat yang dikerjakan Allah sepanjang perjalanan mereka.
Kehidupan saya dan saudara adalah merupakan suatu perjalanan. Dalam perjalanan ini, ada banyak pergumulan-pergumulan dan kebutuhan. Allah senantiasa siap menyertai kita dengan segala kuasaNya yang sempurna, untuk melakukan mujizat-mujizatNya yang dahsyat dalam rangka menuntun hidup kita menuju rencana Allah. Jangan pernah menjadi kuatir atau takut. Sebab Allah yang dahulu, sekarang dan selama-lamanya tidak akan pernah berubah. Ia yang setia pada janjiNya akan senantiasa melakukan perkara-perkara yang dahsyat untuk mencukupi kebutuhan hidup kita. Mari kita berjalan bersama Allah, agar kemuliaanNya nyata dalam kehidupan kita. Amin. Tuhan memberkati.

Categories: Renungan | Tag: , , , , , | Tinggalkan komentar