Posts Tagged With: penyakit

PUISI : Dendam Kesumat

Dendam

Dendam kesumat

Membuat kita menjadi sekarat

Penyakit yang tak mau minggat

Hari demi hari kian melarat

Hilang pengharapan dan semangat

 

Dendam kesumat

Membuat kuasa gelap mengikat

Hidup kita menjadi singkat

Kematianpun kian mendekat

Hingga hidup kita penuh laknat

 

Melepas dendam kesumat

Akan menjadikan iman kuat

Kita akan kelimpahan berkat

Kasih Tuhan terasa dahsyat

Hidup kita menjadi sangat hebat

 

Tunas Putra

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Saat Sakit

sakit 3Saat kita sakit

Kita akan menjerit

Kasih Tuhan terasa sedikit

Hinga kita digigit penyakit

 

Sesungguhnya,

Tuhan ijinkan kita istirahat

Tuk melepas semua penat

Merasakan Tuhan begitu dekat

Membuang semua laknat

 

Terimalah sakit dengan bersyukur

Kuasa Tuhan tak terukur

Ia tak kan biarkan kau hancur

Namun Ia kan setia menghibur

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Memberkati

Foto: satriaberbagi.wordpress.com

Foto: satriaberbagi.wordpress.com

Memberkati adalah kemuliaan abadi

Wujud sebuah hati yang tulus suci

Merupakan ketaatan yang sejati

Pancaran kasih Sang Illahi

 

Memberkati

Membuat hidup kita selalu berseri

Penuh dengan sukacita surgawi

Yang terus mengalir tiada henti

Hingga akhir hayat nanti

 

Memberkati

Jadikan kebiasaan hidup setiap hari

Usia panjang akan kita nikmati

Sakit penyakit segera akan pergi

Kita yang memberkati juga diberkati

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

HIKMAT : Hikmat Tentang Kesehatan

lari pagiLari pagi adalah sehat

Makanpun terasa lezat

Membuat tubuh kuat

Jiwa terasa hangat

Penuaan menjadi lambat

 

Makan teratur adalah sehat

Makan sayur terasa lezat

Tubuh menjadi kuat

Penyakit tidak mudah mendarat

 

Doa pagi membuat rohani sehat

Iman menjadi semakin kuat

Dosa tidak mampu menjerat

Setiap hari berkelimpahan berkat

 

(Gembala Sion)

Categories: Hikmat | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Penyakit Mematikan Yang Membawa Kemuliaan

Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: “Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan.” Yohanes 11:4

Biasanya manusia itu dapat membangun dari bibit yang baik dijadikan lebih baik.Dari tunas yang berkualitas untuk dijadikan luar biasa.Dari sebuah potensi untuk dapat dikembangkan menjadi hebat. Namun berbeda dengan ALLAH. IA dapat membangun sebuah kebaikan dari suatu keburukan.Membangun sebuah keindahan dari suatu kehancuran.Membangun kekuatan dari suatu kelemahan.Membangun sebuah kesuksesan dari suatu kegagalan. Dan menyatakan kemuliaan dari sebuah penyakit yang mematikan.

Bagi manusia penyakit yang mematikan adalah suatu kehancuran, malapetaka dan musibah, tetapi ALLAH justru dapat membangun dan menyatakan kemuliaan-NYA dari sebuah kehancuran, malapetaka, musibah yaitu penyakit yang mematikan itu. Sama seperti dengan apa yang dihadapi Lazarus. Penyakit yang dialami membawa kematian. Namun ALLAH mengubah dari suatu kematian menjadi kehidupan dan menyatakan kemuliaan ALLAH. Sebab Lazarus yang sudah mati selama empat hari ternyata dapat dihidupkan kembali. Inilah kemuliaan ALLAH.

Saat hidup saudara dalam kehancuran, malapetaka atau musibah itu bukan akhir dari segala sesuatu sebab ALLAH dapat membangun sebuah kemuliaan dari situ. Sama seperti Lazarus yang dibagkitkan, demikianlah ALLAH dapat membangun kehidupan saudara yang telah hancur, bahkan mati sekalipun.

Harapkan sebuah kemuliaan ALLAH dari setiap kehancuran hidup saudara. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS memberkati Saudara.

(Pdt Agus Widjianto, M.Th).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Jatuh dan Bangkit Kembali

“Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana”. Ams 24:16

Kehidupan orang benar dan orang fasik di dalam dunia sukar bedakan. Sebab kedua-duanya mengalami jatuh. Kedua-duanya juga sakit, kedua-duanya juga kesusahan dsb. Firman ALLAH menjelaskan perbedaan itu, bahwa orang benar jatuh sampai tujuh kali, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana dan tidak akan pernah bangun kembali.

Sehingga orang benar tidak akan dapat dikalahkan oleh orang fasik. Sebab sama-sama jatuh, yang orang benar bangun, tetapi orang fasik tidak pernah bangun kembali. Oleh sebab itu sebagai orang-orang benar di hadapan ALLAH, jangan pernah takut jatuh, jangan pernah takut gagal, takut kesusahan ataupun sakit penyakit. Sebab meskipun tujuh kali hal-hal itu akan menimpa kita, namun kita akan bangun kembali. Lain halnya dengan orang fasik, sekali mereka jatuh, selama-lamanya tidak akan pernah bangun kembali. Amin.

(Sion, Pdt Agus Widjianto, M.Th).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Melenyapkan Kelemahan

“Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan”. Matius 10:1

Melenyapkan kelemahan. Setiap orang pasti memiliki kelemahan, baik yang dibawa sejak lahir ataupun yang terbentuk saat pertumbuhan. Kelemahan itu secara badani maupun secara kejiwaan. Secara badani yaitu adanya sakit penyakit yang ada di dalam badan. Secara kejiwaan yaitu adanya kelemahan-kelemahan yang ada di dalam unsur kejiwaan. Misalnya penakut, pelupa, mudah marah dan sebagainya. Sering saat kita mengalami kegagalan oleh karena unsur kelemahan yang bersifat kejiwaan, kita memaklumi diri. Namun sesungguhnya TUHAN YESUS memberi kuasa kepada kita sebagai murid-murid-NYA untuk dapat melenyapkan kelemahan secara badani maupun secara kejiwaan. Sehingga kita tidak menyerah kepada kelemahan-kelemahan yang kita miliki.

Tidak ada alasan kita tetap berada dalam kelemahan, memaklumi diri ataupun menyerah kepada keadaan lemah. Kita dapat melenyapkan semua kelemahan itu, oleh karena TUHAN YESUS telah memberi kuasa kepada kita. Bagi mereka yang penakut dapat menjadi pemberani. Bagi mereka yang mudah marah dapat menjadi sabar, bagi mereka yang tidak percaya diri, menjadi percaya diri. Dan sebagainya. Jangan menyerah dan kalah kepada kelemahan diri.

Kelemahan diri dapat dilenyapkan, sehingga kita menjadi orang yang kuat dan diperbarui terus menerus, sampai akhirnya sempurna seperti KRISTUS yang sempurna. Amin. TUHAN YESUS memberkati.

(Sion, Pdt Agus Widjianto, MTh).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Penyakit Kanker Rohani

PENYAKIT KANKER ROHANI

“Tetapi hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan.Perkataan mereka menjalar seperti penyakit kanker.” II Timotius 2:16-17

Kebanyakan kanker menyebabkan kematian. Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di negara berkembang. Kebanyakan kanker dapat dirawat dan banyak disembuhkan, terutama bila perawatan dimulai sejak awal. Banyak bentuk kanker berhubungan dengan faktor lingkungan yang sebenarnya bisa dihindari. Merokok dapat menyebabkan banyak kanker daripada faktor lingkungan lainnya. Tumor (bahasa Latin; pembengkakan) menunjuk massa jaringan yang tidak normal, tetapi dapat berupa “ganas” (bersifat kanker) atau “jinak” (tidak bersifat kanker). Hanya tumor ganas yang mampu menyerang jaringan lainnya ataupun bermetastasis. Kanker dapat menyebar melalui kelenjar getah bening maupun pembuluh darah ke organ lain.

Firman Tuhan menyatakan bahwa ada kanker rohani yang lebih ganas. Yaitu omongan kosong dan tak suci. Rasul Paulus menjelaskan kepada Timotius bahwa perkataan itu adalah jenis kanker rohani yang berbahaya. Yang akan menambah kefasikan. Mungkin kita bukanlah orang yang suka berbicara jorok. Tetapi berapa banyak waktu kita habiskan untuk omong kosong, bahkan dibumbui dengan perkataan-perkatan yang tidak suci. Hal itu dijelaskan bahwa merupakan kanker rohani yang ganas yang cepat menjalar kemana-mana. Dan bagaimana kalau mulut kita adalah turut sebagai kanker yang turut menyebarkan kanker kemana-mana, yang belum tentu kebenarannya dari setiap perkataan yang kita luncurkan. Yang dipastikan akan menambah kefasikan dimana-mana, bahkan banyak iman yang lemah akan turut berguguran karena omong kosong yang tidak berguna.

Marilah kita isi perkataan-perkataan kita dengan Firman Tuhan yang bermanfaat, dan kita hindari dari pada omong kosong yang akan menjadi kanker ganas yang menyebar kemana-mana.  Amin.

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , | Tinggalkan komentar