PUISI : Masa Lalu

Masa lalu adalah kenangan yang tak kan mungkin terlupakan

Ada pelangi berwarna-warni yang menghiasi perjalanan

Ataupun goresan dalam yang menghancurkan setiap impian

Semua menjadi monumen kokoh yang membangun kehidupan

 

Masa lalu adalah telah berlalu

Namun masa lalu adalah guru

Masa lalu selalu memberi pelajaran baru

Agar langkah kita dapat maju

 

Tanpa masa lalu

Kita tidak akan pernah tahu

Bagaimana hidup kita dulu

Namun dengan masa lalu

Kita dapat membangun hidup baru

 

Jadikan masa lalu pelajaranmu

Agar masa depan indah menyambutmu

 

(Gembala Sion).

RENUNGAN : 30 Keping Perak Bagi Yudas

Yudas-dan-30 keping perakMungkin bagi Yudas, 30 keping perak jauh lebih berharga dari pada TUHAN YESUS. Sebab, dengan 30 keping perak ia telah mengkhianati dan menyerahkan TUHAN YESUS untuk disalibkan. Meski sebelumnya, Yudas adalah seorang murid yang sangat dikasihi oleh TUHAN YESUS. Begitu dekatnya, hingga ia dipercaya untuk menjadi bendahara bagi murid-muridNYA.

Ini adalah sebuah pelajaran yang sangat berharga. Mungkin kalau kita tidak berjaga-jaga dan waspada. Orang-orang yang saat ini begitu dekat dengan kita, orang-orang yang saat ini kita percaya akan mengkhianati kita. Mereka akan menyerahkan kita. Marilah kita belajar dari Firman TUHAN ini, agar peristiwa yang sudah terjadi tidak akan menimpa kita. Amin, dari KOTA SION TUHAN YESUS memberkati.

(Gembala Sion)

RENUNGAN : Berkat Allah

Ujian NegaraHari ini aku memperoleh pelajaran berharga. Aku lulus Master Theologia sudah 12 tahun yang laludan sekarang menjadi dosen disalah satu Sekolah Theologi. Pada saat itu belum ada Ujian Negara. Nah, peraturan yang sekarang mewajibkan setiap dosen theologi harus Ujian Negara. Pihak kampus mendorong saya supaya Ujian Negara. Tetapi saya tidak mau dengan alasan tidak punya uang. Tetapi saat aku bangun tidur hari ini, aku merenung-renung, memikirkan. Baru sadar bahwa sesungguhnya aku bisa membayar Ujian Negara itu. Karena dalam semester ini honor dari mengajar luar kota dan beberapa tugas lain, akan mencukupi untuk membayar ujian negara itu.

Pelajaran apa yang saya dapat? Sesungguhnya bulan Januari ini aku harus mengajar keluar kota. Namun karena banjir di tempat yang akan aku tuju, maka tertunda terus. Baru aku sadar, jika tugas itu tidak tertunda maka pastilah honor mengajar sudah habis. Namun karena tertunda, honor itu akan aku terima menjelang Ujian Negara. Sehingga honor itu bisa digunakan untuk membayar Ujian Negara.

Lalu bagaimana? ALLAH memberkati saya untuk mengajar diluar kota ada tujuan. Tujuan itu adalah supaya saya dapat membayar Ujian Negara. Aku disadarkan, bahwa setiap ALLAH memberkati, pasti memiliki tujuan, untuk apa berkat itu? Kita harus bertanya kepada TUHAN setiap kita menerima berkat. Untuk apa berkat itu diberikan. Sering kita kekurangan dan kelaparan. Kita berpikir bahwa ALLAH tidak memberkati. Sesungguhnya ALLAH memberkati. Tetapi berkat itu telah kita gunakan untuk kepentingan yang lain. Sehingga kebutuhan-kebutuhan yang utama tidak tercukupi.

Marilah kita bertanya kepada TUHAN, setiap TUHAN memberkati. Untuk apa berkat itu, supaya kita tidak salah menggunakan berkat yang ALLAH berikan. Amin. Dari kota SION TUHAN YESUS memberkati.

(Gembala Sion)

PUISI : Penjara

penjara 2Tinggal di penjara sungguh tidak enak

Kalau sedang tidur tidak bisa nyenyak

Kalau makan sedikit tidak bisa banyak

Banyak penghuni hingga begitu sesak

 

Hidup terkekang dalam jeruji besi

Setiap hari menghitung matahari

Tiada hiburan radio atau televisi

Siang malam bising tak pernah sepi

 

Kiranya ini menjadi pelajaran berarti

Tidak akan mengulang kesalahan lagi

Bertobat dan mendekat Bapa Surgawi

Agar diampuni dari Sang MahaTinggi

 

(Gembala Sion)

PUISI : Penyadapan

sby-di-sadapPENYADAPAN

Membuat Negara kelabakan

Rahasia Negara jadi ketahuan

Amarah pejabat tidak dapat ditahan

Masalah menjadi berkepanjangan

 

PENYADAPAN

Siapa yang dapat disalahkan

Mungkin kita kurang penjagaan

Meski kata orang hal itu kebiasaan

Namun bagaimana kalau ketahuan

 

PENYADAPAN

Menjadi sebuah pelajaran

Agar ada peningkatan kehati-hatian

Apa arti sebuah permusuhan

Membuat kita saling dirugikan

 

(Gembala Sion)

RENUNGAN : Kenangan Indah dan Kenangan Kelam

kenangan indah dan hitamKenangan. Tidak semua kenangan indah dan manis terlukis dalam hidup kita. Ada juga jutaan kenangan pahit dan hitam yang terukir abadi dalam perjalanan langkah kita. Meski kenangan indah sering menghias mimpi-mimpi kita. Namun kita harus jujur, kenangan yang telah menggores dan meninggalkan luka perih dalam hati kita, takkan mungkin kita hapus. Tidak harus kita membuang kenangan buruk dan mengabadikan kenangan indah. Sebab kedua-duanya adalah maha guru terbaik yang mengajar kita. Melawan guru adalah merupakan bentuk kegagalan belajar. Kenangan adalah pelajaran yang paling berharga dalam hidup kita.

Kenangan indah cermin sebuah kebenaran. Kenangan kelam cermin kesalahan. Keduanya adalah merupakan tangan kanan dan kiri yang sedang menghias hidup kita. Satu tangan tak kan indah membentuk hidup kita. Kenangan indah itu bagaikan lampu hijau, agar kita terus melaju meneruskan perjalanan. Sedangkan kenangan kelam itu bagaikan lampu merah sebagai tanda kita harus berhenti. Kenangan indah itu bagaikan gas, agar kita terus melaju mencapai tujuan. Sedangkan kenangan kelam itu bagaikan rem, agar kita berhenti. Kedua-duanya digunakan untuk mengendalikan perjalanan hidup.

Apapun itu, kenangan indah dan kenangan kelam, keduanya adalah satu pasangan yang tidak dapat dipisahkan, yang keduanya membentuk hidup kita.

(Gembala Sion).

PUISI : Pelajaran Kehidupan

BAPA,

Kau ijinkan hari-hariku di selimuti sepi

Agar aku mengerti apa arti hidup sendiri

Kau ijinkan aku merasakan sakit hati

Agar aku belajar apa arti mengampuni

 

Kau ijinkan aku mengalami kelaparan

Agar aku dapat belajar arti kekurangan

Kau ijinkan aku harus kehilangan

Agar aku belajar apa arti kewaspadaan

 

Di tangan-MU,

Setiap kesulitan bukanlah hukuman

Itu semua adalah ujian kehidupan

Agar kami dapat menerima pelajaran

Untuk membangun hidup kerohanian

 

(Ki Jogo Sion).

RENUNGAN : Pelajaran Berharga

PELAJARAN BERHARGA

“Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.”. Roma 15:4

Pelajaran yang berharga. Pelajaran yang berharga telah diberikan kepada kita. Bukan berdasarkan teori atau pandangan manusia, tetapi berdasarkan pengalaman kehidupan manusia. Termasuk di dalamnya tentang perjalanan iman. Pelajaran yang diberikan bukan saja yang baik, tetapi Allah membeberkan yang buruk, kegagalan-kegagalan, sebab akibat kutuk, berkat dan harapan masa depan yang belum terjadi. Pelajaran itu adalah Kitab Suci.

Dengan belajar kepada Kitab Suci kita akan mengerti tentang rahasia kehidupan. Tentang kehidupan yang diberkati. Tetapi juga kita bisa belajar tentang kegagalan-kegagalan dan bahkan tentang menghadapi persoalan-persoalan yang sedang kita hadapi. Karena semua itu ditulis supaya kita dapat belajar dari Kitab Suci.

Berapa besar penderitaan yang harus kita tanggung karena kita tidak tahu bagaimana mengatasi persoalan yang kita hadapi. Berapa besar kita membuang waktu, tenaga dan harta untuk belajar kepada seorang ahli. Sedang pelajaran yang jauh lebih berharga sudah disediakan bagi kita. Mengapa kita tidak belajar kepada Kitab Suci yang bukan saja memberi pelajaran, tetapi ada Roh Kudus yang menjelaskan dalam hati kita dan memberi kuasa kepada kita untuk dapat memiliki semua janji yang ada dalam kitab suci.

Berikanlah waktu utama untuk belajar Kitab Suci setiap hari. Karena Kitab suci akan mengajar jalan-jalan hidup kita, sehingga kita berkemenangan mencapai tujuan. Amin. Tuhan Yesus memberkati Saudara.