Posts Tagged With: murah

PUISI : Biji Mata Tuhan

"Mata Tuhan" oleh NASA

“Mata Tuhan” oleh NASA

TUHAN

Jangan Kau biarkanku seperti sampah

Orang anggapku sebagai barang murah

Penuh caci maki dan sumpah serapah

Setiap orang menilaiku begitu rendah

 

Seakan ku bukan lagi seorang manusia

Yang layak menerima sebuah cinta

Untuk membuatku hidup bahagia

Atau kasih sayang layaknya sesama

 

Namun ku percaya dan tak kan ragu

Aku berharga dan mulia dimata-MU

Hingga KAU kan selalu melindungiku

Seperti layaknya biji mata-MU

 

(Gembala Sion)

Iklan
Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Berbagi

berbagi 2Berbagi tidak akan membuat kita mati

Tidak membuat kehilangan yang dimiliki

Tidak membuat kita jadi lupa diri

Akan membuat kita ingat memberi

 

Berbagi membuat kita kian diberkati

Membuat sadar kita sedang diberkati

Membuat ingat semua berkat dari Illahi

Sebagai rasa syukur kepada Bapa Surgawi

 

Berbagi adalah sebuah anugrah

Sebab itu berbagi dan bersyukurlah

Itu adalah sifat anak-anak ALLAH

Sebagai tanda hati penuh murah

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Saat Bencana Alam Melanda

pengungsianSaat bencana alam melanda

Harta kekayaan tiada berguna

Pangkat jabatan hanya sia-sia

Nyawa seakan murah harganya

 

Saat bencana alam melanda

Kaya dan miskin menjadi sama

Pejabat dan rakyat tiada beda

Semua berseru kepada yang KUASA

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Orang Samaria Yang Murah Hati

ORANG SAMARIA YANG MURAH HATI


Hatimu tergerak saat melihat sesamamu tergeletak

Jiwamu tersentak saat melihat sesamamu tak bergerak

Belas kasihanmu melonjak saat melihat sesamamu tersedak

Engkau tidak tertawa ngakak saat sesamamu merangkak

Kau berikan minuman saat sesamamu kehausan

Kau berikan makanan saat sesamamu kelaparan

Kau balut luka di badan saat sesamamu kesakitan

Kau berikan tunggangan saat sesamamu tak bisa berjalan

Engkau bukanlah imam atau orang lewi

Namun hatimu sangatlah suci

Engkau berani mengorbankan diri

Untuk menolong orang yang setengah mati

Orang Samaria yang murah hati

Kiranya Tuhan senantiasa memberkati

Bagi setiap orang yang memiliki hati

Seperti yang engkau miliki

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , | 1 Komentar

RENUNGAN: Orang Samaria Yang Murah Hati

ORANG SAMARIA YANG MURAH HATI
Lukas 10:25-37
Hari ini kita akan merenungkan kisah Orang Samaria yang murah hati, Orang samaria ini dilihat dari sudut pandang agama dan moral bukanlah orang yang dapat diperhitungkan, atau orang yang dianggap tidak mendapat tempat. Oleh sebab itu seorang Yahudi tidak boleh bergaul dengan orang Samaria yang dianggap hina. Dalam kisah ini Tuhan Yesus memberikan perumpamaan, bahwa sikap orang Samaria lebih baik dari pada sikap para rohaniawan.

Kisah itu dimulai dari tergeletaknya seorang yang dirampok, ia kehilangan harta benda dalam keadaan sakit dan setengah mati, dalam keadaan seperti itu ia tidak bias menolong dirinya sendiri, ia membutuhkan pertolongan orang lain. Kebetulan lewatlah seorang Imam, seorang imam adalah pemimpin agama, ia biasa memimpin upacara-upacara agama bahkan mengajar di rumah ibadat. Namun seorang Imam yang dikenal pemimpin agama itu lewat begitu saja, pura-pura tidak mengetahui orang yang setengah mati itu. Kemudian lewatlah seorang Lewi. Seorang Lewi dikenal suci karena mereka adalah turunan golongan para pemimpin agama. Seorang Lewi inipun memiliki sikap yang sama dengan seorang Imam tadi, yaitu lewat begitu saja dan pura-pura tidak tahu. Keduanya-duanya adalah orang-orang yang dihormati dan disegani. Selanjutnya lewatlah seorang Samaria, golongan rendah dan hina, namun orang Samaria ini itu justru melakukan hal yang mulia, yaitu menolong orang yang setengah mati itu.

Dari perumpamaan Tuhan Yesus itu kita dapat menarik pelajaran rohani yang indah. Hari-hari ini kita harus jujur, melalui media yang ada, baik televisi, koran, internet bahkan radio, mata kita dipertontonkan secara langsung, saudara-saudara kita yang dalam keadaan setengah mati. Melalui bencana-bencana alam yang terjadi, baik di Mentawai, Gunung Berapi maupun Wasior. Banyak dari mereka yang harus kehilangan orang-orang yang mereka kasihi, banyak yang harus kehilangan harta benda tanpa tersisa, bahkan mereka sendiri dalam keadaan setengah mati. Hal itu sama seperti orang yang dirampok antara Yerusalem dan Yerikho. Kita adalah orang yang lewat dan melihatnya. Banyak dari kita adalah para pemimpin gereja, banyak dari kita memiliki harta berlimpah, banyak dari kita adalah tokoh masyarakat di tengah-tengah kampung kita. Bahkan paling tidak kita masih memiliki nasib yang lebih beruntung dari pada mereka yang tertimpa bencana.

Marilah kita mengambil sikap yang tepat seperti orang Samaria yang murah hati. Melalui kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, baik di Gunung Merapi, Wasior, Mentawai, ataupun bencana-bencana yang lain yang sekarang ini sedang terjadi. Kita dapat turut serta membantu baik melalui doa maupun sebagian berkat yang kita miliki, untuk dikirimkan, agar saudara-saudara kita yang tertimpa bencana alam dapat ditolong. Tuhan tidak menilai siapakah kita, tetapi sikap kita yang dinilai Tuhan. (Hambanya Pdt. Agus W).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , | Tinggalkan komentar