Posts Tagged With: mentari

PUISI : Malam

malam

MALAM
Engkau berdiri jauh dari mentari
Menghembuskan suasana sunyi
Berselimutkan seribu satu mimpi
Dalam sejuta kenangan yang terlewati

MALAM
Wajahmu cantik berhiaskan bulan
Bertaburan indahnya bintang-bintang
Dikelilingi tarian kunang-kunang
Dalam kemegahan alam semesta
Memancarkan kuasa Sang Illahi
Yang tak mungkin tertandingi

MALAM
Dekaplah aku dalam pelukanmu
Agar hari-hariku indah bersamamu
Istirahat dalam belaian lembut tanganmu
Menyambut hari baru
Yang TUHAN bri dalam hidupku

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Dengan Apakah?

DENGAN APAKAH?

Dengan puisi aku dapat merangkai kata-kata indah
Tuk menggambarkan indahnya mentari pagi yang cerah
Namun dengan puisi yang seperti apakah
Ku dapat menjelaskan berkat TUHAN yang tercurah

Dengan pena aku dapat melukis di atas sebuah kanvas
Tuk menggambarkan keindahan alam secara jelas
Namun dengan apakah ku dapat menguas
Besarnya kasih TUHAN YESUS yang tiada batas

Dengan kayu cendana ku dapat mengukir
Seperti apakah aku dapat berpikir
Namun dengan apakah aku dapat mengukir
Untuk penyertaan TUHAN yang tiada berakhir

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Semangat Hidup

Semangat Hidup

Semangat Hidup

Meski mentari tak lagi bersinar

Bulan tak sanggup memancar

Keindahan bunga nampak memudar

Garam asin tlah berubah tawar

Dunia sepi tak ada hingar bingar

Kehidupan terasa begitu sukar

 

Namun

Semangat hidupku tetap berkobar

Bendera Kristus tetap kan berkibar

Tak ada istilah takut atau gentar

Tuk melayani Allah yang besar

 

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Malam Gelap

Malam sendiri

Malam sendiri

Meski malam begitu gelap

Hening sepi begitu senyap

Terasa panjang begitu berat

Awan hitam nampak begitu pekat

Hanya suara jantung yang berdegap

 

Namun pagi pasti segera datang

Menghapus malam hingga hilang

Mentaripun kan terang benderang

Memberi kehidupan yang cemerlang

 

Janganlah berhenti berharap

Saat kegelapan mendekap

Karena pagi seg’ra menyergap

Dan hari barupun seg’ra tersingkap

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Aku

Agus Widjianto

Agus Widjianto

Aku bukanlah mentari yang hanya berseri disiang hari

Aku bukan rembulan yang hanya bersinar dimalam kelam

Aku juga bukan bunga yang hanya bersemi sekejap mata

Aku bukanlah embun yang sejuknya hanya dipagi hari

 

Namun,

Aku adalah seorang manusia

Yang dapat memberi apa yang kumiliki

Dapat mengasihi tanpa batas tepi

Dan dapat berkorban jiwa raga

 

Aku adalah seorang yang memiliki TUHAN

Yang telah mengasihi aku

Yang telah berkorban bagi aku

Dan memberi kuasa kepadaku

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Menanti Kehadiran Tuhan

sunset 02 c

Sendiri menyambut malam

Mentari kini kau beranjak pergi

Menyisakan gelap menyelimuti

Malam seakan begitu sunyi

Semua kawan seakan sembunyi

 

Sanggupkah hati ini menghadapi sepi

Detak jantung kian lirih seakan mati

Desah nafaspun seakan mau berhenti

Gelisah sendiri menanti pagi berseri

 

TUHAN, hadirlah menemani

Agar kegelapan tak menakuti

Rasakan hadir-MU kembali

Dalam damai yang tiada henti

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Menjadi Manusia

toleransiSeandainya engkau mentari
Terangilah bumi sepanjang hari

Seandainya engkau bulan
Terangilah dunia di waktu malam

Seandainya engkau bintang
Sinarilah malam agar cemerlang

Seandainya engkau bunga
Biarkan wangimu mengharumi dunia

Karena engkau seorang manusia
Maka kasihilah sesama

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kasih Tuhan

pagi 3Fajar pagi merekah berseri-seri

Memancarkan kasih Bapa Surgawi

Meski banyak yang tak mensyukuri

Namun kasih-NYA tak beranjak pergi

 

Mentari bersinar menyinari

Memancarkan kekuatan Illahi

Kepada segala isi kehidupan bumi

Agar semua kan bersemi kembali

 

Saat mentari mulai sembunyi

Bulanpun mulai menampakkan diri

Tak kan ada kegelapan menyelimuti

Karena kasih-Nya tak kan berhenti

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Melati

melati-1Melati

Kau hias rumahku hingga nampak asri

Kau setia menemani saatku sendiri

Kau lukiskan kenangan dalam hati

Yang tak kan mungkin ku buang pergi

 

Melati

Kaulah adalah lambang cinta sejati

Yang tulus murni keluar dari nurani

Meski kadang layu oleh sinar mentari

Namun esok kan bersemi kembali

 

Melati

Kau bagaikan Sabda Illahi

Yang menghias taman hati

Yang bersemi setiap pagi

Dan hidup nampak berseri

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Petani

Petani.Engkau bangun lebih pagi

Sebelum mentari nampak berseri

Saat yang lain masih dalam mimpi

Kau telah mencangkul tiada henti

 

Tak pernah kau mengenal lelah

Mulutmu tak pernah mengucap payah

Segenap hati engkau berserah

Agar masa depan anak­anak indah

 

Saat musim hujan telah menanti

Kerja kerasmu pagi hingga sore hari

Dengan keyakinan penuh pada ILLAHI

Bahwa TUHAN pasti akan memberkati

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar