Posts Tagged With: menanti

PUISI : Menanti Kehadiran Tuhan

sunset 02 c

Sendiri menyambut malam

Mentari kini kau beranjak pergi

Menyisakan gelap menyelimuti

Malam seakan begitu sunyi

Semua kawan seakan sembunyi

 

Sanggupkah hati ini menghadapi sepi

Detak jantung kian lirih seakan mati

Desah nafaspun seakan mau berhenti

Gelisah sendiri menanti pagi berseri

 

TUHAN, hadirlah menemani

Agar kegelapan tak menakuti

Rasakan hadir-MU kembali

Dalam damai yang tiada henti

 

(Gembala Sion)

Iklan
Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Menanti Kedatangan Tuhan

Menanti Tuhan

Menanti Tuhan

TUHAN

Kapankah KAU datang kembali?

Tuk menjemput kami yang dibumi

Telah sekian lama kami menanti

Dengan tekun berdoa setiap hari

 

TUHAN

Kapankah KAU datang di awan?

Dengan segala indahnya kemuliaan

Membawa kami dalam pengharapan

Dengan janji-MU yang jadi kenyataan

 

TUHAN

Kedatangan-MU yang kedua kali

Adalah menjemput yang KAU kasihi

KAU bawa ke dalam kemuliaan abadi

Tinggal bersama BAPA SURGAWI

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Menanti Janji Tuhan

budak 1“Beginilah firman Allah, yaitu bahwa keturunannya akan menjadi pendatang di negeri asing dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya empat ratus tahun lamanya.” Kisah Para Rasul 7:6

Allah berjanji kepada Abraham bahwa keturunannya akan diberkati, menjadi raja-raja dan menguasai bumi. Namun sebelum janji itu digenapi, keturunan Abraham akan menjadi pendatang di negeri asing, mereka akan akan diperbudak dan dianiaya empat ratus tahun lamanya. Kemuliaan besar akan diterima oleh bangsa Israel sebagai keturunan Abraham. Namun kemuliaan itu tidaklah mudah untuk diterima. Perjuangan, pengorbanan dan bayar mahal hingga empat ratus tahun sebelum kemuliaan itu diterima.

Penderitaan demi penderitaan diijinkan oleh Allah untuk mempersiapkan bangsa itu agar layak menerima kemuliaan Allah. Agar mereka sanggup memelihara kemuliaan Allah. Sampai sekarang kemuliaan Allah selalu disertai pendidikan terlebih dahulu untuk mempersiapkan hati dalam menerima kemuliaan itu.

Hadapi setiap penderitaan sebagai sebuah pendidikan Allah untuk membentuk kita siap menerima kemuliaan besar dari surga. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS MEMBERKATI SAUDARA.

(Gembala Sion).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Satinah

satinahSATINAH
Detik-detik hukuman pancungmu telah dekat
Saat keluargamu tidak mampu membayar diyat
Uang 15 milyar seakan dapat menjadi juru selamat
Hingga tiada jalan selain pembebasan bersyarat

SATINAH
Kau bukanlah yang pertama membayar diyat
Masih banyak Satinah yang lain yang sekarat
Menanti sebuah pembebasan yang bersyarat
Ini cara pemerasan agar bangsa kita melarat

SATINAH
Janganlah kau merasa putus asa
Karena kami berdoa senantiasa
Agar engkaupun segera merdeka
Dan berkumpul dengan keluarga

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : SMS

SMSSMSmu membuat hatiku tak menentu

Meski tak mungkin kita kan bersatu

Namun mengapa  menggelisahkanku

Hingga bayangmu tak mau berlalu

 

SMSmu kini datang lagi

Disaat ku sedang menanti

Hatiku melonjak tak terperi

Seakan mimpiku sungguh terjadi

 

SMSmu selalu ku tunggu setiap waktu

Tuk menghapus rinduku yang menggebu

Meski tak mungkin kau kan jadi milikku

Namun paling tidak kan jadi pelipur laraku

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Biarkanlah

Irawan Sion 03Biarkanlah aku sendiri

Karena kesendirianku sangat berarti

Tuk merasakan kehadiran BAPA SURGAWI

Yang begitu nyata dalam hati

 

Biarkanlah aku menyepi

Meninggalkan kebisingan dunia ini

Tuk mendekat kepada BAPA SURGAWI

Tanpa ada yang menghalangi

 

Biarkanlah aku menanti

Kedatangan TUHAN YESUS kedua kali

Karena itulah tujuan hidup ini

Menikmati kemuliaan BAPA SURGAWI

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Menanti Kemuliaan Bapa Surgawi

menanti 1Betapa besarnya cinta di dalam diriku

Tak ada yang mau menerimaku

Betapa besar rindu dalam dadaku

Tak ada yang menyambutku

 

Karena semua telah menjadi milik-NYA

Hidupku telah ditebus oleh-NYA

Aku tak berhak lagi menggunakannya

Karena semua demi kemuliaan-NYA

 

Kini aku menanti

Kemuliaan Bapa Surgawi

Dinyatakan dalam hati

Yang lebih berharga dari semua ini

 

(Ki Jogo Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Menanti Kemuliaan Abadi

Irawan pantai editSesungguhnya dalam gelap aku dikandung ibuku

Dalam derita aku dilahirkan ke dunia

Dalam kesusahan aku dibesarkan

Dan dalam jerih lelah aku menjadi dewasa

 

Tak ada terang dalam setiap langkahku

Tak ada pertolongan dalam setiap jalanku

Tak ada yang mendengar jeritan hatiku

Tak ada yang mengerti air mataku

 

Sampai tiba waktunya nanti

TUHAN memberi kemuliaan abadi

Tak ada yang dapat menyamai

Bahkan surgapun telah menanti

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Semusim

semusim 1Semusim kita berjumpa

Semusim kita bersama

Semusim kita bercanda

Semusim kita bercinta

 

Kini musim telah berganti

Kau pergi tak kembali

Semusim aku menanti

Semua serba tak pasti

 

Kini musim baru telah tiba

Mungkin kau tak datang jua

Namun ku serahkan segalanya

Kepada DIA yang maha kuasa

 

(Ki Jogo Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Menanti Mujizat Tuhan

CemasSaat kecemasan menyelimuti

Membuat hati kian tak pasti

Kebimbangan terus membayangi

Seakan kehancuran telah menanti

 

Meski telah berdoa setiap hari

Namun TUHAN seakan tak mengerti

Meski telah berserah diri

Namun TUHAN seakan tak peduli

 

Hanya menanti sebuah mujizat terjadi

Untuk mengubah semua yang ditakuti

Namun apapun yang akan terjadi

Percaya TUHAN pasti tak berdiam diri

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar