PUISI : Pitutur Ibu

Ibu

PITUTUR IBU

Ibu,
Pituturmu nentrem ake atiku
Pituturmu tansah nggondeli lakuku
Koyo-koyo aku ora bisa mlayu
Nilapke pituturmu

Tak remke mripatku
Soyo cetha ngawe-awe aku
Tak kipatke soyo banter kaprungu
Tak tinggalno ngganduli aku

Ibu,
Aku ora bisa nglalekke pituturmu
Pituturmu duwur ngungkuli langit kapitu
Jembar ngungkuli samudraning banyu
Jero ra bisa ka tuju

Ibu,
Aku tansah nuhoni
Pitutur ibu kang kawanti-wanti
Bondo donya ora digowo mati
Pangkat drajat ora nguripi
Klambi mung maesi
Omah bakal dadi lemah
Nanging,
Setya tuhu marang Gusti
Tresna mring sesami
Kang nggawa urip tentrem edi peni

Ngalamuning ati ing Sriwedari,
Wulan Pungkasan 2017.

(Tunas Putra)

RENUNGAN : Serigala atau Domba

serigala domba

serigala domba

Matius 7:15 “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.”

Semua orang tahu bahwa serigala lebih hebat dari pada domba. Serigala memiliki suara lebih keras. Dalam berlari serigala lebih cepat.  Lebih berani, gesit dan lebih lincah. Domba tidak bisa apa-apa. Lemah dan bodoh. Jika semua diberi baju domba, maka serigalalah terpilih sebagai pemenang. Namun waspadalah mereka itu bukan domba. Mereka adalah serigala pemakan domba.

Demikian waspadalah banyak hamba Tuhan adalah serigala berbulu domba. Mereka tampil lebih meyakinkan dari pada hamba Tuhan yang asli. Bahasanya lebih fasih. Seakan-akan nampak lebih rohani. Lebih cerdas dan pandai. Namun sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas yang siap menelan domba.

Jangan tertipu dengan apa yang nampak di depan mata. Yang nampak lebih hebat belum tentu mereka adalah domba. Dari buahnyalah kita akan mengenali mereka. Waspadalah mereka yang hebat agar kita tidak menjadi mangsa serigala. Amin. Dari kota Sion Tuhan Yesus memberkati.

(Tunas Putra).

PUISI : Wanita

WanitaWANITA

Diciptakan sebagai pendamping pria

Harus tampil cantik dan mempesona

Bersikap lemah lembut dan bersahaja

Dengan perhiasan yang sederhana

 

WANITA

Cakap mengelola rumah tangga

Rajin bekerja dan dapat dipercaya

Sabar mendidik anak-anaknya

Melayani suami dengan setia

 

WANITA

Siang malam nampak rajin berdoa

Tidak pernah malas dan putus asa

Menjadi ibu bagi anak-anaknya

Imannya menjadi saksi yang nyata

 

(Gembala Sion)

PUISI : Pertolongan Tuhan

hidup dalam tekananBerharaplah kepada anugrah TUHAN

Saat hati sedang gundah dalam tekanan

Ekonomi susah dan berkekurangan

Teman dan keluarga pada meninggalkan

 

Berserahlah kepada TUHAN

Saat lemah tak ada kekuatan

Beban berat menggelisahkan

Bingung tak berpengharapan

 

Percayalah kepada TUHAN

Ia pasti memberi pertolongan

Sedetikpun kita tak ditinggalkan

DIA menolong tepat dibutuhkan

 

(Gembala Sion)

PROSA : Coblosan

coblosanCobloslah pilihanmu dengan tepat

Datang ke TPS janganlah terlambat

Langkahkan kakimu penuh semangat

Jadikan Pilpres tahun ini dahsyat

Dapatkan presiden yang hebat

Yang tidak menyengsarakan rakyat

Para buruh tidak akan sekarat

Sanggup mengentaskan yang melarat

Mengangkat yang lemah menjadi kuat

Menjadikan bangsa Indonesia bermartabat

 

(Gembala Sion)

PUISI : Perlindungan Tuhan

tangan TuhanTUHAN,
Ku tahu tanganMU melindungiku
Saat kuasa-kuasa gelap menyergapku
Bagai singa-singa muda yang terganggu
Penuh amarah, buas dan menggerutu

TUHAN,
Ku tahu para malaikatMU menaungiku
Saat hujan badai tercurah bagai batu
Datang dari langit dengan menderu-deru
Membabi-buta dan mengharu biru

TUHAN,
Ku tahu sayapMU menopangku
Saat lunglai, tak ada daya padaku
Jatuh tersungkur dan lemah lesu
Hanya nafas yang berdetak layu

(Gembala Sion)

PUISI : Kasih Yang Sempurna

Paskah Sion 2014PengorbananNYA bukan untuk popularitas dunia
PenderitaanNYA bukan hanya untuk pencitraan saja
KematianNYA bukan mencari sensasi semata
Melainkan karena KASIH untuk keselamatan manusia

DIA disalibkan bagi mereka yang lemah tak berdaya
DIA korbankan jiwa raga bagi yang terlunta-lunta
DIA di gantung di kayu salib bagi yang hatinya terluka
DIA berikan semua sebagai tanda kasih yang sempurna

“SELAMAT MERAYAKAN PASKAH 2014”
Kiranya Penderitaan Kristus memberkati kita

(Segenap Pendoa Sion)

PUISI : Penolongku

penolongTUHAN
Apa yang tak sanggup aku lakukan, Engkau telah lakukan
Apa yang tak ku punya, Engkau berikan
Apa yang tak bisa aku kerjakan, Engkau telah kerjakan
Apa yang aku tak ada, Engkau telah sediakan
Apa yang aku tak mampu, Engkau menolongku

TUHAN
Saat aku lemah, Engkau menopangku
Saat aku tak berdaya, Engkau menggendongku
Saat aku sendiri, Engkau menemani
Saat aku tak menyadari, Engkau setia menyertai

TUHAN
Saat aku tak tahu, Engkau tak menuntutku
Saat aku lupa, Engkau membawa
Saat aku berserah, Engkau mendekapku
Saat aku percaya, Engkau selamatkanku

(Gembala Sion)

RENUNGAN : Tuhan Berperang Untuk Kamu

Jesus vs devil“TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.” Keluaran 14:14

Dalam peperangan antara orang Israel dengan bangsa Mesir tidak seimbang. Bangsa Israel hanyalah budak-budak yang tidak terdidik untuk berperang, sedangkan bangsa Mesir adalah pasukan beperang yang militan. Bangsa Israel jumlahnya terbatas, sedangkan bangsa Mesir tidak. Bangsa Israel tidak memiliki senjata apa-apa, sedangkan bangsa Mesir memiliki senjata yang lengkap. Lokasi peperangan ada di Mesir. Secara perhitungan kekuatan bangsa Israel tidak ada apa-apanya dibandingkan bangsa Mesir. Namun kenyataanya bangsa Israel dapat memenangkan peperangan itu karena TUHANlah yang berperang untuk bangsa Israel, dan bangsa Israel hanya diam saja.

Dalam perjalanan hidup, kita sangat lemah dan persoalan yang kita hadapi terlalu kuat. Hingga kita tidak berdaya. Dengan kemampuan dan kekuatan kita, kita akan terkalahkan oleh persoalan-persoalan tersebut. Namun ALLAH kita berjanji. IA akan berperang untuk kita. Kita akan diam saja. Kemenangan akan kita peroleh. Semua persoalan-persoalan seberat apapun akan dapat kita kalahkan. Panji-panji kemenangan akan selalu berkibar untuk kita.

Marilah kita serahkan semua musuh persoalan-persoalan, beban-beban berat yang menghadang kita kepada TUHAN. Sebab IA akan berperang untuk kita. Kita diam saja. Kita pasti akan berkemenangan. Amin.

(Gembala Sion)

PUISI : Setetes Tinta Diatas Selembar Kertas

tinta nodaMenorehkan setetes tinta di atas selembar kertas

Tentang bercak-bercak hitam di hati yang retas

Yang telah sekian lama rapuh karena tertindas

Lemah, sakit, tak berdaya dan kian mengeras

 

Menorehkan setetes tinta di atas selembar kertas

Menjalin kembali patahan hati yang telah terlepas

Meneteskan embun sejuk di luka hati yang panas

Membangkitkan kembali pengharapan yang kandas

 

Menorehkan setetes tinta di atas selembar kertas

Menutup kembali luka hati yang telah terkelupas

Mewujudkan mimpi-mimpi yang belum menetas

Mengukir pengharapan kepada DIA yang di atas

 

(Gembala Sion)