PUISI : Kota Masa Lalu

KOTA MASA LALU

Fajar pagi merekah saat aku tiba di kota itu
Kota yang penuh kenangan hitam masa lalu
Saat aku belum mengenal TUHANku
Saat aku masih penuh dengan hasrat nafsuku

Telah sekian lama ku tinggalkan kota ini
Kini aku kembali dengan hidup yang baru
Hidup yang penuh pengenalan akan TUHAN
Hidup dengan hati dan hasrat yang baru

Semoga di kota ini aku dapat bersaksi
Memberitakan Injil kepada teman-teman masa laluku
Di sini aku akan memulai kehidupan baru
Semoga TUHAN memberkatiku di kota ini

(Sion, Pdt Agus Widjianto, MTh).

PUISI : Meninggalkan Masa Lalu Kelabu

MENINGGALKAN MASA LALU KELABU

Sayangku,
Lupakanlah masa lalumu
Masa dimana hari-harimu penuh kelabu
Saat engkau jauh dari Tuhanmu
Dan dosa-dosa membelenggumu
Sayangku,
Dia yang memberi harapan baru telah bangkit
Yang kan menghapus masa lalu yang sakit
Mengubah hidupmu secara ajaib
Meninggalkan masa-masa yang sulit
Sayangku,
Tataplah masa depan yang penuh harapan
Tinggalkan segala yang buruk di masa silam
Dia yang bangkit telah berkemenangan
Menghancurkan kuasa iblis dan setan
Sayangku
Masa depanmu adalah milik Tuhan
Jangan biarkan hidupmu sia-sia dan tenggelam
Bergelimang dosa-dosa yang kelam
Dan tak memiliki sedikitpun harapan
Sayangku
Mari kita memulai kembali
Dalam jalan Tuhan yang suci
Agar kita memiliki damai abadi
Hingga sampai di surga nanti
Tuhan memberkati

PUISI : Menepis Rindu Masa Lalu

MENEPIS RINDU MASA LALU

Masa lalu,
Rinduku selalu padamu
Aku ingin selalu bertemu denganmu
Tak henti-hentinya kau selalu membayangiku
Saat tidurkupun kau selalu mengusikku
Masa lalu,
Engkau memang bagian dari hidupku
Berat rasanya melepaskanmu
Tapi aku harus berkata tidak denganmu
Sebab engkau  telah membuat garis hidupku kelabu
Denganmu  aku telah jauh dari Tuhanku
Kini semua telah berlalu
Tuhanku telah mengubah hatiku
Aku harus memulai hidup baru
Meninggalkan masa lalu yang kelabu
Menyambut masa depan yang baru
Selamat tinggal masa laluku
Selamat datang masa depan yang baru
Terima kasih Tuhan Juru selamatku