Posts Tagged With: laki-laki

PUISI : Laki-laki

keluarga

LAKI-LAKI

Laki-laki nampak gagah dan berani
Bukan penakut seperti seorang banci
Rajin bekerja keras setiap hari
Demi kesejahteraan anak dan istri

Laki-laki seorang imam bagi rumah tangga
Membangun sebuah mezbah keluarga
Membawa anggota keluarga setia berdoa
Mengajak belajar Firman Tuhan senantiasa

Laki-laki tidak takut mati
Meski pencobaan bertubi-tubi
Berjuang dengan gigih sekali
Sampai akhir hayat nanti

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Uang

uang 2Dicari setiap orang
Hati kita selau senang
Membuat hidup kita nampak gemilang
Kita dapat miliki berbagai barang
Masa depan kita cemerlang
Hari-hari kita penuh riang

Namun uang
Kadang juga dapat membuat orang meradang
Nyawa turut melayang
Kekasih menghilang
Hidup kita seperti kacang yang dibuang
Laki-laki jadi garang
Perempuan jadi jalang
Yang tuapun kembali melajang
Semua seakan seperti barang usang

Oleh sebab itu
Pakailah uang untuk menyumbang
Agar berkat kita tak kan berkurang
Surga tersedia saat kita pulang
Kita jadi orang yang disayang

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Selfie

Ilustrasi-berfoto-selfieSelfie adalah memotret diri sendiri

Berpose bak seorang selebriti

Dengan gaya model luar negeri

Seakan tak ada yang menyamai

 

Di upload di media sosial terkini

Senyam-senyum sendiri

Goyang sana goyang sini

Laksana super star masa kini

 

Dari rakyat hingga pejabat tinggi

Tua muda, perempuan dan laki-laki

Tak ketinggalan ikut selfie

Untuk sekedar unjuk eksistensi

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Sinabung

Gunung-Sinabung-foto-kakiGunung Sinabung meletus sambung-menyambung

Asap hitam pekat, api belerang tinggi membubung

Laki-laki perempuan lari terbirit-birit pada bingung

Turun gunung mencari tempat aman tuk berlindung

 

Jerit tangis anak-anak terdengar pilu disana sini

Teriakan keras minta tolong terdengar tiada henti

Ternak-ternak pada mati, tiada yang mengurusi

Semua orang mengungsi tuk menyelamatkan diri

 

Masih adakah belas kasihan diantara kita?

Untuk turut merasakan iba kepada mereka

Saling membantu sesama yang menderita

Seperti TUHAN YESUS telah meneladani kita

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Pergumulan Yusuf

yusuf josephMungkin orang menganggapku bukan laki-laki

Mungkin juga orang berpikir bahwa aku banci

Mungkin mereka mengira aku tak punya nyali

Atau di anggap kejantananku sudah tiada lagi

 

Sebagai laki-laki tidak memusingkan diri

Menikahi Maria yang dianggap tidak suci

Tidak adakah perempuan yang lain lagi

Hingga rela dan berani mengorbankan diri

 

Namun apapun yang orang katakan

Aku lebih percaya kepada Firman TUHAN

Jika aku tulus dan rela melaksanakan

Hidupku akan berkenan kepada TUHAN

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Manusia Istimewa

Mungkin kau anggapku laki-laki tak berdaya

Mungkin kau mengira aku orang tak berguna

Mungkin engkau berpikir aku manusia biasa

Atau lelaki yang tidak bisa berbuat apa-apa

 

Tetapi DIA telah membuatku manusia istimewa

Seorang yang sungguh berharga di mata-NYA

DIA menjadikanku anak-NYA yang dipercaya

Untuk melakukan pekerjaan-NYA yang luar biasa

 

(Sion, Pdt Agus Widjianto, MTh).

 

 

 

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar