Posts Tagged With: kisah

PUISI : Ahok

Ahok

AHOK

Kisahnya hidup sangat menarik
Yang mendengar akan tergelitik
Meski banyak orang yang sirik
Namun dia tak kan pernah terusik

Ada yang bilang dia sudah tumbang
Ada yang berpikir nasibnya malang
Namun hidupnya terus naik terbang
Dengan prestasi yang tak terbilang

Kini semua orang sedang menanti
Apalagi yang akan terjadi
Namun dia punya langkah pasti
Sebab ia percaya Tuhan menyertai

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Kisah Yefta

  • yeftaYefta adalah seorang Pahlawan yang gagah perkasa di Israel. Ia anak seorang sundal. (Hakim-hakim 11:1)
  • Yefta diusir dari rumah oleh ibu tirinya dan tidak diberi warisan apa-apa. (Hakim-hakim 11:2)
  • Yefta pergi ke tanah Tob dan bergabung dengan para perampok. (Hakim-hakim 11:3)
  • Ketika bangsa Israel sedang berperang melawan bani Amon, Yefta dijemput untuk menjadi panglima Israel.(Hakim-hakim 11:5-6).
  • Yefta sanggup mengalahkan bani Amon dan menjadi pemimpin di Israel selama enam tahun. (Hakim-hakim 12:7)
Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Bulan

bulan girl 4BULAN

Aku ingin bersamamu selalu

Tuk menerangi malam kelabu

Memancarkan senyum yang ayu

Tidak takut awan mengganggu

 

BULAN

Aku ingin bersamamu selalu

Mengukir kenangan syahdu

Bagi cinta mereka yang sedang berpadu

Dibawah  indahnya sinarmu

 

BULAN

Aku ingin bersamamu selalu

Menceritakan kepada anak cucu

Tentang kisah para nabi zaman dulu

Dalam keremangan bias sinarmu

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Kisah Yusuf

KISAH YUSUF
“Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,” Matius 1:24
Namaku Yusuf. Aku laki-laki biasa. Orang mengenalku sebagai Bapak biologis dari Tuhan Yesus. Aku akan mengisahkan pengalamanku saat memelihara Tuhan Yesus. Inilah kisahku:  Waktu itu aku bertunangan dengan Maria kekasihku yang menjadi ibu Tuhan Yesus. Suatu hari aku mendengar bahwa Maria mengandung. Rasanya siang itu seperti halilintar ditelingaku. Hatiku kacau, bingung, marah kecewa, tapi juga kuatir kehilangan Maria kekasihku. Selama beberapa hari aku tidak bisa tidur, aku sangat gelisah. Bagaimana mungkin. aku ini seorang laki-laki,  harga diriku dihina sama sekali. Aku bisa juga dianggap pengecut, aku malu, tetapi aku mengasihi Maria. Aku bimbang,  ragu dan bingung. Kemudian aku berdoa dan berpuasa. Aku mengambil keputusan akan menceraikan Maria dengan diam-diam agar orang yang aku kasihi itu tidak dipermalukan. Sampai suatu malam, aku merasakan seperti mimpi, entah itu mimpi atau sungguhan aku bingung. Sebab tidurkupun tidak nyenyak. Seorang Malaikat menemuiku. Ia berbicara, bahwa agar tidak ragu mengambil Maria sebagai istriku, sebab bayi yang ada dalam kandungan itu dari Roh Kudus. Hal itu sesuai dengan nubuatan Kitab Suci. Saat itu hatiku dipenuhi damai sejahtera. Kegelisahanku sirna, meski itu hanya seperti mimpi dan aku tidak tahu apa Roh Kudus, tetapi aku percaya itu adalah benar, sebab ia berbicara berdasarkan Kitab Suci.
Setelah bangun dari tidur, aku mengambil keputusan untuk melakukan seperti yang sampaikan oleh Malaikat itu. Aku datangi Mara kekasihku. Aku menghiburnya dan senantiasa mendampinginya. Sampai akhirnya Tuhan Yesus lahir. Aku merasa sangat bangga, bersukacita an bahagia, karena aku bisa turut melayani dalam merawat Tuhan Yesus, baik saat di dalam kandungan, masa bayi bahkan sampai ia remaja. Aku sangat mengasihi anak itu. Setip hari aku bekerja keras untuk mencukupkan kebutuhan anak itu. Hingga akhirnya Tuhan memanggilku, sebelum aku melihat ia menjadi dewasa. Namun inilah apa yang dapat kuberikan untuk Tuhan Yesus. Amin.

Categories: Renungan | Tag: , , , , , ,