Posts Tagged With: kering

PUISI : Berjalan Bersama Tuhan

Jalan bersama Yesus

Berjalan bersama Tuhan

Malam tak kan ada kegelapan

Mendung tak kan turun hujan

Siang tak kan membuat kepanasan

 

Berjalan bersama Tuhan

Saat kering tak kan ada kelaparan

Saat tua tak kan ada kesakitan

Saat pergi kan ada penyertaan

Saat sendiri tak kan ada kesepian

 

Berjalan bersama TUHAN

Kan selalu ada kelimpahan

Perjalanan kan mencapai tujuan

Damai sejahtera kan senantiasa dirasakan

Saat di panggil TUHAN rumah sudah disiapkan

 

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Andaikan Kau

fenomena-haloAndaikan KAU bulan

Pastilah kan Kau terangi malam-malam kelam

Yang tak kan pernah tenggelam oleh kegelapan

Atau hilang oleh awan hitam

 

Andaikan KAU pelangi

Pastilah kan Kau hiasi senja hari

Yang tak kan pernah pergi oleh matahari

Atau berlari oleh  badai ngeri

 

Andaikan KAU bunga

Pastilah kau Kan mekar selamanya

Yang tak kan pernah layu oleh sang surya

Atau kering dimakan usia

 

Karena  ENGKAULAH ALLAH SANG PENCIPTA

Yang tak kan pernah sirna oleh apapun juga

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Musim Baru

hujan bungaHujan mulai turun membasahi bumi

Sebagai tanda musim segera berganti

Bunga-bunga mulai nampak bersemi

Menghias alam agar nampak berseri

 

Musim kemaraupun telah berlalu

Meninggalkan daun kering dan layu

Membawa harapan baru

 

Tuhan…

Di musim baru yang telah tiba

Kiranya dapat membawa sukacita

Berkat berlimpah tiada tara

Tiada bencana yang melanda

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Sinar Mata

mata sinarSinar mata yang bening tanda ada sukacita

Sinar mata yang suram tanda ada dukacita

Sinar mata yang lembut tanda ada cinta

Sinar mata yang tajam tanda hati dendam

 

Sinar mata yang teduh memikat hati

Sinar mata yang keruh membuat benci

Sinar mata yang jernih tanda hatinya bersih

Sinar mata yang kering tanda berkatnya kering

 

Sinar mata ALLAH teduh bagi mereka yang berteduh

Tajam bagi mereka yang jahat dan kejam

Menembus jantung hati bagi mereka yang menanti

Sejuk bagi mereka yang hatinya sakit dan remuk

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Iman

OLYMPUS DIGITAL CAMERAIman yang kuat adalah bagai bunga

 

Yang turut bersemi di musim semi

Namun tidak rontok di musim gugur

 

Yang turut mekar di musim bunga

Namun tidak layu di musim kering

 

Yang nampak indah setiap pagi

Namun tetap segar dimalam hari

 

Yang harumnya sampai keujung bumi

Dan nampak menawan disetiap hati

 

Bunga surgawi yang abadi

Yang memancar karena Bapa Surgawi

 

Warna-warni dihiasi Kitab Suci

Bersinar sampai TUHAN datang kedua kali

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Cinta Semusim

Musim semiSaat musim semi

Cintamupun bersemi

 

Saat musim bunga

Cintamupun berbunga-bunga

 

Saat musim buah

Cintamu berbuah lebat

 

Saat musim rontok

Cintamupun mulai rontok

 

Saat musim kering

Cintamupun kering

 

Dan kau tinggalkan aku sendiri

Bersama daun-daun kering

Tanpa cinta dan kasih sayang

 

(Ki Jogo Sion)

 

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kemarau

KEMARAU
Mengapa begitu lama kau berdiri
Telah begitu lama aku menanti
Datangnya hujan membasahi bumi
Namun tak segra datang menghampiri
KEMARAU
Kau telah jadikan tumbuhan kering kerontang
Daun-daun berguguran terbang melayang
Tanahpun tandus kering dan gersang
Sejuk dan indahnya alam kini telah hilang
KEMARAU
Biarkan hujan turun membasahi bumi
Tumbuh-tumbuhan dan bungapun bersemi
Saatnya para petani mengolah tanah kembali
Agar kehidupanpun berseri-seri
(Pdt Agus Widjianto, M.Th).
Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar