PUISI: Pandemi Dunia

Pandemi Dunia

Tersentak….dunia berhenti
Berhenti dari kesibukan diri
Berhenti dari kemegahan diri
Berhenti dari kehebatan diri

Kota-kota lengang sepi
Seperti tak berpenghuni
Kemajuan seakan tak berarti
Teknologi tak dapat pamer diri
Semua menepi, lari dan sembunyi

Tak ada lagi yang berebut kekuasaan
Tak ada yang pamer kekayaan
Tak ada yang adu kekuatan
Luruh, runtuh berdiam dalam kesunyian

Pandemi telah mengubah peradaban
Kepintaran tak ada lagi dalam percakapan
Kekayaan telah hancur berantakan
Kebesaran hanyalah sebuah kenangan

Kini, semua hanya berserah diri
Kepada TUHAN yang maha tinggi
Musuh kuat yang tersembunyi
Telah menjadi sebuah pandemi

(Tunas Putra)

PUISI: Tahun Baru

musim bunga tahun baru

TAHUN BARU

Masih adakah mentari kan berseri
Menjelang waktu yang kan terlewati
Masih adakah musim bunga kan bersemi
Tahun yang kan segra berganti

Luka lama masih begitu terasa perih
Kenangan hitam masih terbayang pedih
Seakan ku tak kan sanggup pulih
Tuk dapati yang kan dapat ku raih

Namun ku harus tetap berdiri
Karena hari baru harus ku hadapi
Esok kan masih ada fajar pagi
Yang merekah sepanjang hari

Semoga masih ada keajaiban
Dalam langkah-langkah perjalanan
Hidupku berbeda dalam kehidupan
Tiap detik selalu ada kemajuan

(Tunas Putra).

PUISI : Malam

malam

MALAM
Engkau berdiri jauh dari mentari
Menghembuskan suasana sunyi
Berselimutkan seribu satu mimpi
Dalam sejuta kenangan yang terlewati

MALAM
Wajahmu cantik berhiaskan bulan
Bertaburan indahnya bintang-bintang
Dikelilingi tarian kunang-kunang
Dalam kemegahan alam semesta
Memancarkan kuasa Sang Illahi
Yang tak mungkin tertandingi

MALAM
Dekaplah aku dalam pelukanmu
Agar hari-hariku indah bersamamu
Istirahat dalam belaian lembut tanganmu
Menyambut hari baru
Yang TUHAN bri dalam hidupku

(Tunas Putra)

PUISI : Harapan dan Kerinduan

perjumpaan

perjumpaan

HARAPAN DAN KERINDUAN

Setiap perjumpaan
Selalu ada kenangan
Meski hanya sebuah senyuman
Rasanya susah dilupakan

Setiap perpisahan
Selalu ada harapan
Melepas kerinduan
Meski hanya sebuah impian

Marilah kita saling mendoakan
Agar setiap harapan dan kerinduan
Menjadi sebuah kenyataan

(Tunas Putra)

PUISI : Tahun Baru

Tahun Baru6TAHUN BARU

Saatnya meninggalkan masa lalu

Melepas kenangan masa lalu

Membiarkan yang buruk berlalu

Membuang semangat yang layu

Menghancurkan hati yang beku

 

TAHUN BARU

Saatnya membuat rencana baru

Membakar semangat yang menggebu

Siap melangkah dalam hidup baru

Meraih sukses yang tlah menunggu

 

TAHUN BARU

Percaya TUHAN selalu menyertaimu

Tak sedetikpun IA meninggalkanmu

BerkatNYA kan berlimpah atasmu

Hingga saatnya IA kan memanggilmu

 

(Gembala SION)

PUISI : Masa Lalu

Masa lalu adalah kenangan yang tak kan mungkin terlupakan

Ada pelangi berwarna-warni yang menghiasi perjalanan

Ataupun goresan dalam yang menghancurkan setiap impian

Semua menjadi monumen kokoh yang membangun kehidupan

 

Masa lalu adalah telah berlalu

Namun masa lalu adalah guru

Masa lalu selalu memberi pelajaran baru

Agar langkah kita dapat maju

 

Tanpa masa lalu

Kita tidak akan pernah tahu

Bagaimana hidup kita dulu

Namun dengan masa lalu

Kita dapat membangun hidup baru

 

Jadikan masa lalu pelajaranmu

Agar masa depan indah menyambutmu

 

(Gembala Sion).

PUISI : Melati

melati-1Melati

Kau hias rumahku hingga nampak asri

Kau setia menemani saatku sendiri

Kau lukiskan kenangan dalam hati

Yang tak kan mungkin ku buang pergi

 

Melati

Kaulah adalah lambang cinta sejati

Yang tulus murni keluar dari nurani

Meski kadang layu oleh sinar mentari

Namun esok kan bersemi kembali

 

Melati

Kau bagaikan Sabda Illahi

Yang menghias taman hati

Yang bersemi setiap pagi

Dan hidup nampak berseri

 

(Gembala Sion)

PUISI : Kenangan Indah di Tayu

Dermaga_BanyutowoKepada murid-muridku yang ada di Tayu

Kau lukiskan kenangan indah di hatiku

Yang membuatku tak dapat melupakanmu

Bahkan kerinduanku tuk selalu bertemu

 

Mulai dari pasar ikan, tokek, rica-rica

Benteng Portugis, Kudus sampai Jepara

Ada buah durian, rambutan yang dibawa

Bahkan ikan laut, ikan asin tak ada habisnya

 

Semua menjadi berkat istimewa

Yang kan tersimpan senatiasa

Semoga mengikat kita bersama

Dalam ikatan kasih selama-lamanya

 

(Gembala Sion)

PUISI : Rasa Dalam Dada

pendam rasaSesungguhnya rasamu adalah rasaku

Rindumu adalah juga rinduku

Ingin rasanya aku berbagi sepertimu

Mencurahkan seluruh isi kalbu

 

Namun hidup kita jauh berbeda

Kau sudah ada yang punya

Hingga tak mungkin kita bersama

Apalagi memaduย  cinta suci kita

 

Biarkan rasa ini tersimpan dalam dada

Menjadi kenangan indah selamanya

Yang tak mungkin terhapus begitu saja

Hingga nanti kita berjumpa di surga

 

(Ki Jogo Sion)

PUISI : Tahun Baru

Happy-New-Year-2014-WallpaperSuara terompet telah bergema

Tanda tahun baru telah tiba

Tahun lama akan segera sirna

Menyisakan kenangan lama

 

Meski tahun akan segera berganti

Persoalan lama masih menghantui

Tugas-tugas baru telah menanti

Membuat beban kian tak terperi

 

Semoga tahun baru yang tiba ini

TUHAN senantiasa memberkati

Semua rintangan dapat dilewati

Pada akhir tahun dapat sukahati

 

(Gembala Sion)