Posts Tagged With: kemuliaan

RENUNGAN : Tubuh Kemuliaan

Kematian

Kematian

1Kor 15:43  Ditaburkan dalam kehinaan, dibangkitkan dalam kemuliaan. Ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan.

Kematian bagi sebagian orang memang sangat menakutkan. Kebanyakan orang tidak menginginkan, bahkan mengangggapnya sebagai sebuah malapetaka. Rasul Paulus menjelaskan kepada jemaat di Korintus. Bahwa kematian bukanlah sesuatu yang menakutkan. Sebab kematian hanyalah perpindahan dari tubuh yang fana berganti menjadi tubuh kemuliaan, yaitu tubuh yang baka.

Tubuh yang fana penuh keterbatasan. Memiliki batas waktu untuk hidup. Membutuhkan makanan dan istirahat untuk dapat bergerak.   Akan menjadi sakit jika kelelahan. Mudah terserang penyakit. Namun tubuh kemuliaan berbeda. Tubuh yang dapat hidup untuk selama-lamanya. Yang tidak akan pernah merasa lelah atau sakit. Tidak menua dan tidak membutuhkan makanan setiap hari.

Saat kita mati. Tubuh kita akan diubah dengan tubuh kemuliaan. Tubuh yang kekal. Tubuh yang dapat melihat kemuliaan ALLAH. Tubuh yang layak untuk masuk surga. Janganlah takut mati. Karena kematian bagi orang percaya hanyalah perubahan dari tubuh yang fana ini dengan tubuh kemuliaan. Amin. Dari KOTA SION Tuhan YESUS memberkati.

(Tunas Putra).

Iklan
Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar

PUISI : Keabadian

Berjumpa Tuhan

Berjumpa Tuhan

Keabadian adalah tujuan

Bebas dari penderitaan

Lepas dari kesakitan

Air matapun dihapuskan

 

Menikmati buah kehidupan

Bersekutu dengan TUHAN

Hidup dalam kemuliaan

Penggenapan janji TUHAN

 

Tak ada lagi kematian

Sukacita selalu dirasakan

Indah bukanlah impian

Damai tak berkesudahan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Menanti Kedatangan Tuhan

Menanti Tuhan

Menanti Tuhan

TUHAN

Kapankah KAU datang kembali?

Tuk menjemput kami yang dibumi

Telah sekian lama kami menanti

Dengan tekun berdoa setiap hari

 

TUHAN

Kapankah KAU datang di awan?

Dengan segala indahnya kemuliaan

Membawa kami dalam pengharapan

Dengan janji-MU yang jadi kenyataan

 

TUHAN

Kedatangan-MU yang kedua kali

Adalah menjemput yang KAU kasihi

KAU bawa ke dalam kemuliaan abadi

Tinggal bersama BAPA SURGAWI

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

HIKMAT : Bukanlah

Pantomim

Pantomim

Uang bukanlah segalanya, karena ada yang tidak dapat dibeli dengan uang.

Harta bukanlah yang paling berharga, karena ada yang lebih berharga dari harta.

Kekayaan bukanlah kemuliaan, karena ada banyak kesusahan di dalam kekayaan.

Pangkat bukanlah derajat, karena pangkat tertinggi adalah rakyat.

Harga diri bukanlah harga mati, karena harga diri hanya sebatas pandang mata.

Kepintaran bukanlah kehebatan karena ada orang lain lebih pintar.

Kematian bukan akhir kehidupan, karena masih ada kehidupan setelah itu.

 

(Gembala Sion)

Categories: Hikmat | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Memberkati

Foto: satriaberbagi.wordpress.com

Foto: satriaberbagi.wordpress.com

Memberkati adalah kemuliaan abadi

Wujud sebuah hati yang tulus suci

Merupakan ketaatan yang sejati

Pancaran kasih Sang Illahi

 

Memberkati

Membuat hidup kita selalu berseri

Penuh dengan sukacita surgawi

Yang terus mengalir tiada henti

Hingga akhir hayat nanti

 

Memberkati

Jadikan kebiasaan hidup setiap hari

Usia panjang akan kita nikmati

Sakit penyakit segera akan pergi

Kita yang memberkati juga diberkati

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Api Neraka dan Api Surga

Red And Blue Fire On Balck Backgroundred And Blue Fire On Balck“Ketika anggota-anggota Mahkamah Agama itu mendengar semuanya itu, sangat tertusuk hati mereka. Maka mereka menyambutnya dengan gertakan gigi. Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.” Kisah Para Rasul 7:54-55

Api neraka adalah api yang membakar jiwa. Yang membangkitkan sakit hati dan kegeraman. Contohnya adalah anggota-anggota Mahkamah Agama. Jiwa mereka dibakar api neraka sehingga hati mereka sangat tertusuk. Mereka tidak dapat menahan sehingga bangkit kegeraman mereka yang muncul melalui gertakan gigi.

Api surga adalah api Roh Kudus yang membakar jiwa sehingga mata jiwa kita dapat melihat kemuliaan Allah. Contohnya adalah Stefanus. Meski Stefanus diancam kematian, namun api Roh Kudus telah membuka jiwanya, sehingga bukan ketakutan, melainkan justru melihat kemuliaan Allah.

Jangan biarkan api neraka membakar jiwa kita, namun biarkan api surga membakar jiwa kita sehingga kita dapat melihat kemuliaan Allah. Amin.

(Gembala Sion).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Menanti Janji Tuhan

budak 1“Beginilah firman Allah, yaitu bahwa keturunannya akan menjadi pendatang di negeri asing dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya empat ratus tahun lamanya.” Kisah Para Rasul 7:6

Allah berjanji kepada Abraham bahwa keturunannya akan diberkati, menjadi raja-raja dan menguasai bumi. Namun sebelum janji itu digenapi, keturunan Abraham akan menjadi pendatang di negeri asing, mereka akan akan diperbudak dan dianiaya empat ratus tahun lamanya. Kemuliaan besar akan diterima oleh bangsa Israel sebagai keturunan Abraham. Namun kemuliaan itu tidaklah mudah untuk diterima. Perjuangan, pengorbanan dan bayar mahal hingga empat ratus tahun sebelum kemuliaan itu diterima.

Penderitaan demi penderitaan diijinkan oleh Allah untuk mempersiapkan bangsa itu agar layak menerima kemuliaan Allah. Agar mereka sanggup memelihara kemuliaan Allah. Sampai sekarang kemuliaan Allah selalu disertai pendidikan terlebih dahulu untuk mempersiapkan hati dalam menerima kemuliaan itu.

Hadapi setiap penderitaan sebagai sebuah pendidikan Allah untuk membentuk kita siap menerima kemuliaan besar dari surga. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS MEMBERKATI SAUDARA.

(Gembala Sion).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kemuliaan Surgawi

tangga ke surgaSetapak demi setapak ku langkahkan kakiku

Menaiki tangga bukit kemuliaan ALLAHku

Meski terseok-seok dan terasa berat bagiku

Namun KAU selalu menopang langkah kakiku

 

Ada banyak rintangan yang menghalangi

Namun KAU tak membiarkanku kembali

Satu demi satu semua dapat diseberangi

Hingga ku sampai pada rencana ILLAHI

 

KemuliaanMU adalah kemuliaan abadi

Yang menyediakaan kehidupan surgawi

Yang tak ditemukan di dalam dunia ini

Itulah kemuliaan berjumpa BAPA SURGAWI

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kedatangan Tuhan Yesus

Yesus naikNampak ENGKAU naik ke awan

Melakukan sebuah persiapan

Membangkitkan pengharapan

KAU akan datang dengan kemuliaan

 

Menanti kedatanganMU tidaklah lama

Tanda-tanda kedatanganMU telah ada

Seakan pintu kedatanganMU telah terbuka

Tinggal satu langkah semua menjadi nyata

 

Kini kedatanganMU tinggal sesaat

Membuatku persekutuan kian giat

Tanpa mengenal lelah namun terus kuat

MelayaniMU dengan penuh semangat

 

(Gembala Sion)

 

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Daerah Tepi Laut

peta pantai utara jakartaZEFANYA 2:5-7

(5) Celakalah kamu penduduk Daerah Tepi Laut, kamu bangsa Kreti! Terhadap kamulah firman TUHAN ini: Hai Kanaan, tanah orang Filistin! Aku akan membinasakan engkau, sehingga tidak ada lagi pendudukmu.

(6) Daerah Tepi Laut akan menjadi tempat kediaman bagi gembala-gembala dan kandang berpagar bagi kambing domba.

(7) Daerah Pinggir Laut akan menjadi kepunyaan sisa-sisa kaum Yehuda. Mereka akan merumput di sana dan berbaring di rumah-rumah Askelon pada malam hari; sebab TUHAN, Allah mereka, akan memperhatikan mereka dan akan memulihkan keadaan mereka.

Akhir-akhir ini kita melihat berita-berita melalui televisi, yaitu adanya banjir yang merata di berbagai tempat. Yang kesemuanya adalah memiliki ciri yang sama yaitu di daerah tepi laut. Aliran air dari gunung yang berlimpah, dan luapan air laut membuat daerah-daerah di tepi laut harus menanggung banjir.Hal ini sesuai dengan nubuatan dalam Zefanya 2ayat yang ke 5.Tuhan sudah menetapkan bahwa daerah tepi laut akan dihukum oleh TUHAN. Namun dalam ayat 6 menunjukkan akan adanya perubahan-perubahan besar, bagi mereka yang tinggal di tepi laut. Dan ayat yang ke 7, menjelaskan bahwa ada kemuliaan bagi mereka yang tinggal di tepi laut. ALLAH akan memulihkan mereka yang tinggal di tepi laut. Menjadi sebuah tempat yang aman, tenang dan damai.

Kalau sekarang mereka yang tinggal di tepi laut, harus menanggung kehancuran karena banjir bandang. Janganlah kecil hati. Sebab ALLAH akan segera memulihkan, sehingga tempat-tempat di tepi laut akan menjadi tempat yang dicari dan di dambakan setiap orang, dimasa yang akan datang. Amin. Dari SION, TUHAN YESUS memberkati.

(Gembala Sion)

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar