Posts Tagged With: Kembali

PUISI : Kehebatan Cinta

Cinta

Cinta

Cinta memang bisa mati

Namun cinta dapat hidup kembali

 

Cinta memang bisa membawa duka

Namun cinta juga bisa membuat kita suka

 

Saat cinta membuat luka

Cintalah yang bisa menyembuhkan juga

 

Orang dibatasi miskin kaya, tua muda

Namun tak ada yang dapat membatasi cinta

 

Manusia memang menjadi tua

Namun cinta tidak pernah tua

 

Cinta dapat berganti-ganti

Namun cinta masih dapat bersemi kembali

 

Kita punya cinta

Tergantung kita yang memelihara

Karena cinta dapat membuat kita bahagia

 

(Gembala Sion)

Iklan
Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Saat Dosa Menyergapku

galau 1Saat dosa menyergapku

Aku terbuang dari hadapan-MU

Lepas dari indahnya hadirat-MU

Kekosongan yang menyelimutiku

 

Saat dosa menyergapku

Tak ada damai di jiwaku

Tak ada jawaban setiap doaku

Tak ada berkat menyertaiku

 

Saat dosa menyergapku

Ku tahu ada pengampunan dari-MU

Saat aku mengakui segala dosaku

Dan kembali mendekat kepada-MU

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Doa Untuk Saudaraku

kecelakaan Cisarua 2Semua telah terjadi, tak kan mungkin terulang lagi

Apa yang telah pergi, tak kan pernah kembali lagi

Sia-sia kita menangisi, apalagi menyesali

Mereka yang pergi, telah berada di pangkuan Illahi

 

Marilah kita syukuri, semua diinjinkan Bapa Surgawi

Agar kita dapat belajar tentang kehidupan ini

Bahwa memang tak ada yang abadi

Kecuali DIA sang pencipta dunia ini

 

Selamat jalan saudara-saudaraku semua

Yang telah menjadi korban kecelakaan bus di Cisarua

Kami percaya doa puasamu tidak sia-sia

Kini kalian telah ada di pangkuan Bapa di Surga

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Berbalik Kepada Tuhan

“Mari, kita akan berbalik kepada TUHAN, sebab Dialah yang telah menerkam dan yang akan menyembuhkan kita, yang telah memukul dan yang akan membalut kita.” HOSEA 6:1

Berbalik kepada TUHAN. Berbalik kepada TUHAN artinya kita bertobat. Meminta ampun kepada TUHAN dan tidak mengulangi perbuatan dosa itu lagi. Oleh karena pada saat kita berbuat dosa, maka TUHAN menghukum kita. Hukumannya itu sangat dahsyat sehingga Hosea menyebutnya seperti sebuah terkaman, atau suatu pukulan.

Pada saat kita diterkam atau dipukul oleh TUHAN sebagai suatu teguran. Biasanya kita akan kesakitan. Segala sesuatu hancur, gagal, selalu sial atau kadang sakit penyakit. Namun janganlah takut, atau putus asa. Sebab seberapapun TUHAN menegur kita oleh karena dosa-dosa kita. Jika kita bertobat, maka TUHAN akan menyembuhkan kembali. DIA sanggup membalut luka-luka kita, bahkan sama seperti Lazarus yang sudah mati, IA sanggup untuk membangkitkan kembali.

Marilah kita kembali kepada TUHAN. Agar seluruh kehidupan kita dipulihkan kembali. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS memberkati  Saudara.

(Pdt. Agus Widjianto, M.Th).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Jatuh dan Bangkit Kembali

“Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana”. Ams 24:16

Kehidupan orang benar dan orang fasik di dalam dunia sukar bedakan. Sebab kedua-duanya mengalami jatuh. Kedua-duanya juga sakit, kedua-duanya juga kesusahan dsb. Firman ALLAH menjelaskan perbedaan itu, bahwa orang benar jatuh sampai tujuh kali, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana dan tidak akan pernah bangun kembali.

Sehingga orang benar tidak akan dapat dikalahkan oleh orang fasik. Sebab sama-sama jatuh, yang orang benar bangun, tetapi orang fasik tidak pernah bangun kembali. Oleh sebab itu sebagai orang-orang benar di hadapan ALLAH, jangan pernah takut jatuh, jangan pernah takut gagal, takut kesusahan ataupun sakit penyakit. Sebab meskipun tujuh kali hal-hal itu akan menimpa kita, namun kita akan bangun kembali. Lain halnya dengan orang fasik, sekali mereka jatuh, selama-lamanya tidak akan pernah bangun kembali. Amin.

(Sion, Pdt Agus Widjianto, M.Th).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Hasrat Kembali

HASRAT KEMBALI

Ingin aku kembali menyapamu

Setelah sekian lama kau diam dan membisu

Namun hatiku terasa berat dan kaku

Meski hasratku menggebu-nggebu

Mungkinkah kau masih menerimaku

Setelah sekian lama ku meninggalkanmu

Sekarang aku ingin kita kembali bersatu

Tuk memulai lembaran hidup baru

Memang akulah yang bersalah

Oleh sebab itu aku mengalah

Apapun keputusanmu aku berserah

Demi hubungan kita yang terindah

TUHAN kiranya dia mau menerimaku kembali

Agar aku ada kesempatan memperbaiki diri

Tuk membangun sebuah cinta sejati

Yang tak mungkin ku ingkari lagi

(Sion, Ki Jogo Sion).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Tuhan Membawa Kembali

TUHAN MEMBAWA KEMBALI

“Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, ke mana pun engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang Kujanjikan kepadamu.” Kejadian 28:15

Pernahkah saudara menjadi musafir? Musafir adalah sebuah pengembaraan atau perjalanan jauh. Kadang hidup saya dan saudara harus menjadi musafir. Perjalanan yang jauh dan berputar-putar harus kita tempuh, untuk mencapai tujuan.

Abraham harus pergi meninggalkan kampung halamannya sebelum akhirnya memperoleh tempat yang indah. Yakub sebelum menikmati tempat yang indah dan tetap. Ia harus menjadi pengembara, hingga melarikan diri ke Padam-Aram. Demikian juga Yusuf harus di buang ke Mesir sebelum menikmati kemuliaannya.

Kadang sebelum kita menikmati kemuliaan Allah perjalanan yang jauh harus kita tempuh dan berlekok-lekok, berbelit-belit, berputar-putar. Namun percayalah sama seperti janji Allah yang di berikan kepada Yakub untuk membawa mereka kembali akhirnya digenapi. Yakub sama seperti nenek moyangnya tinggal di tampat yang indah yang sesuai di janjikan Allah

Persoalan-persoalan yang kita hadapi, hambatan-hambatan, rintangan-rintangan bahkan mungkin kegagalan-kegagalan adalah merupakan suatu perjalan hidup kita. Perjalanan yang panjang oleh karena banyaknya masalah yang menghambat. Namun kita harus percaya bahwa janji Allah yang diberikan kepada Yakub itu, diberikan juga kepada kita. Kita akan sampai kepada tujuan, yaitu semua janji Allah akan di genapi dalam hidup kita, bahkan anak-anak kitapun akan menikmatinya. Para nabi telah menjadi teladan, semakin panjang perjalanan mereka, semakin besar juga kemuliaan yang mereka peroleh.

Perjalanan panjang adalah bukti kemuliaan Allah akan di genapi dalam hidup kita. Amin. Dari Sion Tuhan Yesus memberkati.

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , | Tinggalkan komentar