Posts Tagged With: kehidupan

PUISI : Dermaga Kehidupan

Dermaga

DERMAGA KEHIDUPAN

ENGKAULAH dermaga hidupku,

Tempat imanku berlabuh,

Melepas penat dari perjalanan jauh

 

ENGKAULAH  dermaga hatiku,

Tempat aku membuang sauh,

Dan segala bebankupun kan ku taruh

 

Lautan kehidupan yang luas telah aku arungi

Gelora badai topan telah aku lalui

Semua tak kan membuatku hilang nyali

Karena ENGKAULAH pengharapan yang pasti

 

PadaMU hatiku percaya,

Hidupku tak kan sia-sia

Dermaga surga telah tersedia,

Saat aku meninggalkan dunia fana

 

Kini, kan ku dayung perahuku,

Menuju dermaga yang ku tuju

Tak ku takut badai topan menderu,

Ku tahu tanganNYA erat memegangku

 

(Tunas Putra).

Iklan
Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Pernikahan Suci

Pernikahan

Pernikahan

Berpadunya dua hati

Atas dasar cinta sejati

Saling mengikatkan diri

Tuk menjadi satu hati

 

Pernikahan suci

Bukanlah suatu permainan

Yang sekedar kesenangan

Namun perlu kesungguhan

Demi indahnya perkawinan

 

Pernikahan Suci

Adalah janji di hadapan TUHAN

Tuk mewujudkan kebahagiaan

Dalam mengarungi kehidupan

Hingga TUHAN memisahkan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

HIKMAT : Bukanlah

Pantomim

Pantomim

Uang bukanlah segalanya, karena ada yang tidak dapat dibeli dengan uang.

Harta bukanlah yang paling berharga, karena ada yang lebih berharga dari harta.

Kekayaan bukanlah kemuliaan, karena ada banyak kesusahan di dalam kekayaan.

Pangkat bukanlah derajat, karena pangkat tertinggi adalah rakyat.

Harga diri bukanlah harga mati, karena harga diri hanya sebatas pandang mata.

Kepintaran bukanlah kehebatan karena ada orang lain lebih pintar.

Kematian bukan akhir kehidupan, karena masih ada kehidupan setelah itu.

 

(Gembala Sion)

Categories: Hikmat | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Diujung Tanduk

telurHidupku diujung tanduk

Saat ku terlena ku kan jatuh

Saat ku lengah ku kan kalah

Saat ku bimbang ku kan tumbang

 

Aku harus senantiasa berjaga-jaga

Tak ada jalan yang terlalu mulus

Semua harus penuh kewaspadaan

Di setiap jalan kehidupan

 

Tanduk-tanduk tajam t’lah terpasang

Disepanjang langkah kakiku

Aku harus trus bertahan

Sampai akhir kehidupan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Ibu

ibu 2IBU

Nafasmu adalah nafas kehidupanku

Darahku adalah darahmu

Tetesan keringatmu adalah masa depanku

Linangan air matamu adalah kasihmu

 

IBU

Kasihmu adalah panjang tak bertepi

Begitu luas tak berbatas

Begitu dalam tak terjangkau

Begitu tinggi tak tertandingi

 

IBU

Surga di telapak kakimu

Kesejahteraanku ada dalam setiap doamu

Keberhasilanku ada dalam restumu

Dan kebahagiaanku ada di tanganmu

 

Selamat Hari Ibu 2014

Diberkatilah bagi setiap ibu

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

HIKMAT: Nasihat Rohani

mengeluhJangan pernah mengeluh

Karena dunia belum runtuh

Jangan pernah mengaduh

Maka kamu tak kan jatuh

 

Tetaplah kokoh kuat berdiri

Karena TUHAN menyertai

Jangan merasa tak memiliki

Karena TUHAN memberkati

 

Berpeganglah Firman TUHAN

Karena itulah jalan kehidupan

Jadikankah TUHAN sumber pengharapan

Maka kamu tak kan dikecewakan

 

(Gembala Sion)

Categories: Hikmat | Tag: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Masa Lalu

Masa lalu adalah kenangan yang tak kan mungkin terlupakan

Ada pelangi berwarna-warni yang menghiasi perjalanan

Ataupun goresan dalam yang menghancurkan setiap impian

Semua menjadi monumen kokoh yang membangun kehidupan

 

Masa lalu adalah telah berlalu

Namun masa lalu adalah guru

Masa lalu selalu memberi pelajaran baru

Agar langkah kita dapat maju

 

Tanpa masa lalu

Kita tidak akan pernah tahu

Bagaimana hidup kita dulu

Namun dengan masa lalu

Kita dapat membangun hidup baru

 

Jadikan masa lalu pelajaranmu

Agar masa depan indah menyambutmu

 

(Gembala Sion).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kasih Tuhan

pagi 3Fajar pagi merekah berseri-seri

Memancarkan kasih Bapa Surgawi

Meski banyak yang tak mensyukuri

Namun kasih-NYA tak beranjak pergi

 

Mentari bersinar menyinari

Memancarkan kekuatan Illahi

Kepada segala isi kehidupan bumi

Agar semua kan bersemi kembali

 

Saat mentari mulai sembunyi

Bulanpun mulai menampakkan diri

Tak kan ada kegelapan menyelimuti

Karena kasih-Nya tak kan berhenti

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Tertipu

tertipu“Lalu orang-orang Israel mengambil bekal orang-orang itu, tetapi tidak meminta keputusan TUHAN.” (Yosua 9:14)

Tertipu adalah kenyataan yang sering terjadi dalam kehidupan kita. Biasanya jika kita tertipu, kita tidak pernah merasa bersalah. Meski akibat tertipu, kita banyak dirugikan, bahkan sampai hilang segala yang kita miliki. Melalui peristiwa yang terjadi kepada orang-orang Israel, kita bisa belajar, bahwa seseorang tertipu salah satu sebabnya adalah oleh karena tidak meminta petunjuk TUHAN.

Pada saat bangsa Israel masuk ke Tanah Kanaan. Bangsa-bangsa Kanaan dapat ditaklukan. Hal itu membuat penduduk negeri Gibeon membuat akal untuk menipu bangsa Israel. Mereka berpakaian dan mengaku seakan-akan bangsa dari jauh, padahal sesungguhnya mereka diam di tengah-tengah Tanah Kanaan itu. Dituliskan dalam Firman TUHAN, tanpa meminta petunjuk TUHAN, bangsa Israel mengambil keputusan untuk menerima bangsa itu di tengah-tengah mereka. Demikianlah setelah tiga hari baru bangsa Israel tahu kalau mereka tertipu, sebab orang-orang Gibeon bukan bangsa asing.

Kita sering tertipu. Hal itu disebabkan, kita tidak meminta petunjuk TUHAN, pada saat mengambil keputusan untuk menolong orang lain. Mintalah petunjuk TUHAN sebelum mengambil keputusan, agar kita tidak pernah tertipu lagi. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS memberkati.

(Gembala Sion)

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Raja Daud

Daud“Sesungguhnya, riwayat raja Daud dari awal sampai akhir tertulis dalam riwayat Samuel, pelihat itu, dan dalam riwayat nabi Natan, dan dalam riwayat Gad, pelihat itu”. (1 Tawarikh 29:29)

Raja Daud bukanlah seorang yang sempurna sebagai kepala keluarga. Ia memiliki istri banyak, pernah berselingkuh dengan istri perwiranya, bahkan dengan sengaja membunuh perwiranya dan mengambil istri perwira itu menjadi istrinya. Jonathan anaknya pernah memberontak, mengambil jabatannya, hingga mati dalam peperangan dengan pasukan bapaknya. Daud pernah menangis meraung-raung saat anaknya dari hasil perselingkuhannya sakit dan hampir mati.

Seluruh kehidupan Raja Daud diceritakan dengan terbuka, dalam kekuatan dan kebaikan, maupun sisi-sisi kelemahan dan keburukan. Allah mengijinkan semua itu ditulis di dalam Alkitab, untuk menunjukkan kepada kita, bahwa Raja Daud adalah manusia yang sama seperti kita. Dalam perjalanan Raja Daud Allah tetap berkenan memakai dia, sampai akhirnya menjadi raja besar di Israel, bahkan ALLAH menjanjikan kerajaannya tak kan pernah putus selama-lamanya sampai di surga.

Sering kita memandang orang lain hanya dari sisi kebaikan-kebaikan saja. Kita tidak mau menerima kelemahan-kelemahan orang lain. Lebih suka kita mengecam, merendahkan, menjelek-jelekan, menyindir bahkan menjauhkan mereka dari hidup kita. Sedang sesungguhnya kita juga memiliki kelemahan-kelemahan yang sama yang kita tutup-tutupi.

Allah menerima kelemahan-kelemahan kita, Allah tidak menutupi kelemahan-kelemahan hamba-NYA. IA menerima kita adanya. Marilah kita belajar seperti hati ALLAH yang menerima diri kita seutuhnya, dalam kelemahan dan kekuatan. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS memberkati.

(Gembala Sion)

Categories: Rahasia | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar