Posts Tagged With: kata

PUISI : Dengan Apakah?

DENGAN APAKAH?

Dengan puisi aku dapat merangkai kata-kata indah
Tuk menggambarkan indahnya mentari pagi yang cerah
Namun dengan puisi yang seperti apakah
Ku dapat menjelaskan berkat TUHAN yang tercurah

Dengan pena aku dapat melukis di atas sebuah kanvas
Tuk menggambarkan keindahan alam secara jelas
Namun dengan apakah ku dapat menguas
Besarnya kasih TUHAN YESUS yang tiada batas

Dengan kayu cendana ku dapat mengukir
Seperti apakah aku dapat berpikir
Namun dengan apakah aku dapat mengukir
Untuk penyertaan TUHAN yang tiada berakhir

(Tunas Putra)

Iklan
Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Bukankah

Bulan & kincir angin

Bulan & kincir angin

Bukankah bulan dapat berbicara

Meski tanpa bahasa dan suara

Namun nampak disinarnya yang mempesona

Sanggup mengobati hati yang merana

 

Bukankah angin dapat bernyanyi

Meski tanpa nada dan bunyi

Namun terasa lembut menghembusi

Menghibur hati yang sedang sunyi

 

Bukankah kita dapat berbicara

Lewat kata dan tegur sapa

Tuk mengobati yang terluka

Dan menolong yang tak berdaya

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Sang Pemazmur

pemazmur 3Sang Pemazmur

Kata demi kata penuh makna

Kau gubah menjadi sebuah nada

Kau dendangkan dihadapan raja

Namun juga bagi rakyat jelata

 

Sang Pemazmur

Kau puji TUHAN yang kuasa

Kau kuatkan yang tak berdaya

Kau ceritakan tentang alam semesta

Juga TUHAN SANG Pencipta

 

Sang Pemazmur

Kini lagu-lagumu abadi

Dinyanyikan umat masa kini

Terdengar indah merasuk hati

Tuk memuji BAPA SURGAWI

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Buku

bukuBUKU
Lembar demi lembar kau ceritakan kepadaku
Tentang masa-masa yang telah berlalu
Kau beritahukan kepadaku siapakah diriku
Kau buatku ku mengerti arti perjalanan hidupku

BUKU
Kata demi kata kau singkapkan banyak rahasia
Bagaimana melihat dunia yang jauh disana
Bagaimana mamahami akan berbagai budaya
Bahkan dapat menerima perbedaan yang ada

BUKU
Kau tuntun aku ke dalam kebijaksaan
Kau bawa aku ke dalam ilmu pengetahuan
Dan kau ajak aku menemukan kebenaran
Yang membangun iman di dalam TUHAN

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

KATA MUTIARA : Menjadi Lebih Baik

percaya-diri121227bSeandainya kamu TUHAN, pastilah tidak sebaik TUHAN yang sesungguhnya. Seandainya kamu setan, pastilah lebih jahat dari setan yang sesungguhnya. Namun kamu di ciptakan sebagai manusia. Supaya kamu menjadi manusia yang lebih baik dari pada sesamamu.

(Gembala Sion)

Categories: Kata Mutiara | Tag: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

MUTIARA : Bangga Menjadi Berkat

memberi 03BANGGA MENJADI BERKAT

Jadilah Orang Yang Terlebih Bangga Memberi Daripada Diberkati.

Categories: Kata Mutiara | Tag: , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Mengapa Kita

Mengapa kita mesti cemberut

Sedangkan senyum kita membuat orang bahagia

Mengapa kita harus diam

Sedangkan salam kita membuat orang senang

Mengapa kita harus mengeluh

Sedangkan kata-kata manis kita membangkitkans emangat mereka

Mengapa kita harus marah

Sedangkan kesabaran kita membuat mereka setia kepada kita

Mengapa kita harus dendam

Sedangkan pengampunan kita membuat mereka tunduk kepadakita

Mengapa harus mencela

Sedangkan pujian membuat mereka takut kepada kita

Mengapa kita harus menjauh

Sedangkan dengan mendekat mereka menjadi penolong kita

Mengapa kita harus memusuhi

Sedangkan persahabatan membuat mereka menjadi pendukung kita

(Ki Jogo Sion).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Harapan Cinta

Kepada rembulan yang bersinar di waktu purnama

Kan ku ceritakan cinta suciku yang membara

Kepada bintang-bintang yang indah bercahaya

Kan kucurahkan isi hatiku yang berbunga-bunga

 

Kepada angin malam yang lembut menyapa

Kan ku titipkan salam rinduku kepada dia

Kepada kunang-kunang yang menari ceria

Kan ku bisikkan kata cinta dengan mesra

 

Kepada TUHAN semesta alam sumber cinta

Kan kupohonkan hatiku yang  jatuh cinta

Agar terobati bersanding dengan dia

Yang memikat hatiku hingga tak berdaya

 

(Sion, Ki Jogo Sion).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kata Cinta

Rasanya ingin ku tuliskan sajak indah tentang kata cinta

Meski tak ku tahu harus ku mulai dari mana

Tlah berlembar-lembar kertas ku sobek dengan sia-sia

Namun juga belum kutemukan kata yang tepat untuk cinta

 

Tlah ku coba memulai dengan setiap abjad yang ada

Namun juga belum ada yang menuliskan kata cinta

Kini ku sadari tak kan pernah aku bisa menuliskan kata cinta

Meski menggunakan seribu pena

 

Karena kata cinta itu hanya bisa ku tuliskan dalam hatimu

Yang tlah membuat bunga-bunga indah di hatiku

Meski hanya lewat mimpi dan bayang-bayang semu

Yang setia hadir setiap aku memejamkan mataku

 

(Sion, Ki Jogo Sion).

 

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Tidak Ada Kata Terlambat

TIDAK ADA KATA TERLAMBAT

“Maka kata Marta kepada Yesus: “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati”. Lukas 11:21

Tidak ada kata terlambat. Terlambat itulah hal yang terjadi dan  menghantui kita setiap hari. Takut terlambat hingga hidup kita terburu-buru. Cemas, kuatir, tidak tenang. Bahkan kita mengorbankan sesuatu oleh karena takut terlambat. Di dalam Tuhan tidak ada kata terlambat. Lazarus yang sudah meninggal empat hari saja masih bisa dibangkitkan. Meskipun bagi Maria dan Marta saat bertemu dengan Tuhan Yesus, berkata, sekiranya Engkau ada disini, saudaraku pasti tidak mati. Tetapi bagi Tuhan Yesus hal itu bukanlah terlambat. Sebab meskipun sudah empat hari dikuburkan Tuhan Yesus masih sanggup membangkitkan.

Hingga saat ini berapa banyak masalah yang kita cemaskan, karena takut terlambat. Hidup kita terburu-buru. Selalu dikejar waktu. Dikejar target. Bahkan mungkin semua serba mendesak dan terlambat. Berapa banyak energi  kita habiskan oleh karena takut terlambat. Bagi Tuhan Yesus tidak ada kata terlambat. Saat kita terdesak kebutuhan. Mungkin hari ini sudah paling lambat. Kita menjadi takut, kuatir, gelisah bahkan marah-marah, sebab hari yang sudah di tetapkan kita belum memegang apa-apa untuk menutup kebutuhan. Allah sang penguasa lebih tahu dari pada kita. Bagi kita terlambat, bagi Allah belum terlambat. Sebab Ia maha kuasa. Ia sanggup mengubah yang bagi manusia sudah terlambat, namun bagi Allah tidak.

Marilah kita punya iman yang kuat. Yang tidak di dasarkan atas situasi dan kondisi. Tetapi atas Tuhan Yesus Kristus. Bahwa meski bagi kita sudah terlambat. Tetapi bagi Tuhan Yesus tidak ada kata terlambat. Amin. Dari Kota Sion Tuhan Yesus memberkati.

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , | Tinggalkan komentar