Posts Tagged With: Kasih

PUISI : Dengan Apakah?

DENGAN APAKAH?

Dengan puisi aku dapat merangkai kata-kata indah
Tuk menggambarkan indahnya mentari pagi yang cerah
Namun dengan puisi yang seperti apakah
Ku dapat menjelaskan berkat TUHAN yang tercurah

Dengan pena aku dapat melukis di atas sebuah kanvas
Tuk menggambarkan keindahan alam secara jelas
Namun dengan apakah ku dapat menguas
Besarnya kasih TUHAN YESUS yang tiada batas

Dengan kayu cendana ku dapat mengukir
Seperti apakah aku dapat berpikir
Namun dengan apakah aku dapat mengukir
Untuk penyertaan TUHAN yang tiada berakhir

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Mengasihi Dunia

MENGASIHI DUNIA

Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.
Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. 1 Yohanes 2:15-17 (TB)

Firman Tuhan menjelaskan bahwa dunia sedang lenyap dengan keinginannya. Namun, dunia ini terlalu memikat bagi banyak orang, sehingga kasih mereka terlalu besar untuk dunia ini.
Mengapa kita mengasihi dunia yang sedang lenyap? KEKECEWAAN yang akan kita terima. Smartphone yang begitu kita kasihi membuat kecewa. Discount-discount yang begitu memikat membuat gelisah. Orang-orang yang begitu kita cintai semua mengecewakan kita. Semua itu oleh karena kita mengasihi dunia yang sedang menuju lenyap.
Kasihilah hal-hal yang abadi. Kita tidak akan pernah kecewa. Kasihilah hal-hal yang kita bawa kesurga, kita akan bahagia. Lepaskan kasih kita kepada dunia yang sifatnya sementara, berubahlah kasih kepada Tuhan. Maka kita akan bahagia. Amin. TUHAN YESUS memberkati Anda dari Kota Sion.

(Tunas Putra).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Yang Kekal Abadi

kekal

kekal

Kekayaan akan hilang

Kecerdasan akan melayang

Pengalaman akan terbang

Jabatan tinggipun akan dibuang

 

Hanya kasih yang abadi

Ketaatan kan dibawa mati

Kesetiaan tak kan berhenti

Saat menghadap Tuhan nanti

 

Jangan kejar apa yang sementara

Peganglah apa yang tak kan sirna

Yang abadi kan menyertai selamanya

Hidup kita kan bahagia di surga baka

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kandang Domba

Kandang domba

Kandang domba

Kandang domba
Hanya ada di padang belantara
Tidak ada di indahnya istana raja
Hanya ada jauh di pelosok desa
Tidak ada di tengah mewahnya kota

Kandang domba
Kotor, berbahu dan sangat sederhana
Tidak bercahaya, elit atau mempesona
Tempat menumpang orang-orang hina
Bukan tempat tongkrongan orang kaya

Kandang domba
Tuhan Yesus lahir di kandang domba
Sebagai bukti kasih yang sempurna
Kain lampin dan palungan tempat tidurnya
Teladan yang indah kepada manusia

(Ki Jogo Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Cinta Gila

stress1

Stress

Mencintaimu membuat keriting rambutku

Merindukanmu membuat kian putih rambutku

Mengharapkanmu membuat ketombe memenuhi rambutku

Membayangkanmu membuat rontok rambut dikepalaku

 

Memimpikanmu membuat buta mataku

Menginginkanmu membuat tuli telingaku

Memikirkanmu membuat bisu mulutku

Mengingatmu selalu membuatku sakit flu

 

Namun,

Jika aku mengasihimu ada damai dihatiku

Jika aku mendoakanmu bercahaya wajahku

Jika aku berbagi denganmu tak habis berkatku

Karena kamu adalah sesamaku

Yang membuat hidup imanku

 

(Ki Jogo Sion).

Categories: Puisi Rohani, Uncategorized | Tag: , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Kasih Tuhan

Tunas - Sinar

Tunas – Sinar

Kasih Tuhan tak kan mati

Meski dikubur berkali-kali

Kasih Tuhan tetap berseri

Meski awan gelap menutupi

 

Kasih Tuhan tetap memancar

Meski matahari tak bersinar

Kasih Tuhan tetap segar

Meski semua telah memudar

 

Kasih Tuhan tetap abadi

Meski semua t’lah berhenti

Kasih Tuhan tetap menyertai

Meski semua telah pergi

 

(Gembala Sion).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Orang Biasa

Bersama Yesus

Bersama Yesus

TUHAN,

Seandainya aku kaya raya

Mungkin aku berlagak seorang raja

Tidak mengenal Sang Pencipta

Dan belas kasihku tidak ada

 

TUHAN,

Seandainya aku pejabat tinggi

Mungkin aku akan tinggi hati

Mementingkan diri sendiri

Dan tidak tahu mengasihi

 

TUHAN,

Seandainya aku pintar

Mungkin aku berlagak orang tenar

Dimana-mana bikin onar

Dan kata-kataku selalu hambar

 

Namun,

Kau ciptakan aku orang biasa

Agar aku tampil sederhana

Dekat dengan Sang Pencipta

Mengenal kasih yang sempurna

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : ANTARA CINTA DAN KASIH

masa tua

masa tua

Cinta harus memiliki

Kasih rela melepas pergi

Cinta sebatas sampai mati

Kasih tak kan berhenti

 

Cinta dapat berubah setiap hari

Kasih tak kan pernah berganti

Cinta minta dapat dimengerti

Kasih tak menuntut balas budi

 

Cinta dapat mengkianati

Kasih setia sampai mati

Cinta harus saling berbagi

Kasih rela mengorbankan diri

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kasih Setia Tuhan

Mentari pagi

Mentari pagi

TUHAN

Engkaulah matahariku

Yang menyinari hatiku

Yang bri kekuatan jiwaku

Dan membangkitkan cinta kasihku

 

TUHAN

Engkaulah bulanku

Yang menerangi saat-saat gelapku

Menemani dalam kesendirianku

Dan menjaga saat istirahatku

 

TUHAN

Engkaulah bintangku

Yang menunjukkan arah kakiku

Yang memberi tanda-tanda hidupku

Dan menghitung lama usiaku

 

TUHAN

Engkaulah segalanya bagiku

Yang membuatku tak bisa hidup tanpamu

Engkaulah satu-satunya pengharapanku

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PROSA : Kematian Kristus

Yesus disalib

Yesus disalib

Balada Kristus di atas Kalvari, bukanlah sebuah misteri. Sebab ini adalah wujud kasih ALLAH yang tak terperi. Bukan karena DIA yang rela mengorbankan diri, namun juga oleh karena berani mati. Demi keselamatan kekal abadi. Kematian-NYA untuk mengampuni, Pengorbanan-NYA untuk seluruh umat manusia di bumi. Kasih-NYA tak mungkin tertandingi, oleh karena DIA tak menuntut balas budi.

Marilah kita mawas diri! Sudahkah kematian Kristus memiliki arti bagi kehidupan kita setiap hari?. DIA yang sekarang hidup dalam hati. Memancarkan kasih-NYA yang suci, yang tak kan pernah berhenti, sampai kita bertemu dengan DIA di surga nanti.

Selamat menyambut Hari Paskah, terimalah kasih ALLAH yang tercurah, sebagai sebuah anugrah dalam hidup kita yang indah. Amin.

(Gembala Sion).

Categories: Prosa | Tag: , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar