Posts Tagged With: iman

PUISI : Dendam Kesumat

Dendam

Dendam kesumat

Membuat kita menjadi sekarat

Penyakit yang tak mau minggat

Hari demi hari kian melarat

Hilang pengharapan dan semangat

 

Dendam kesumat

Membuat kuasa gelap mengikat

Hidup kita menjadi singkat

Kematianpun kian mendekat

Hingga hidup kita penuh laknat

 

Melepas dendam kesumat

Akan menjadikan iman kuat

Kita akan kelimpahan berkat

Kasih Tuhan terasa dahsyat

Hidup kita menjadi sangat hebat

 

Tunas Putra

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Kekuatan Iman

Rumah diatas karang

Kekuatan iman adalah harapan setiap orang percaya. Iman adalah tempat kita bersandar saat lemah. Tempat kita berlindung saat badai menerpa. Tempat kita berteduh saat hujan datang. TUHAN YESUS menyingkapkan rahasia sebuah iman yang kokoh kuat. Matius 7:24  “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. 25  Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. Untuk dapat memiliki iman yang kuat adalah dengan melakukan FIRMAN TUHAN.

Membaca FIRMAN TUHAN penting. Mendengar FIRMAN TUHAN penting. Namun semua menjadi sia-sia tanpa melakukannya. TUHAN YESUS menyebut seorang yang melakukan FIRMAN TUHAN adalah seorang yang bijaksana. Yang diumpamakan seorang yang mendirikan rumah di atas batu. Yang saat badai menerpa tetap kokoh kuat berdiri. Namun seorang yang tidak melakukan FIRMAN TUHAN adalah diumpamakan seorang yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Saat badai datang robohlah rumah itu.

Lakukanlah FIRMAN TUHAN ! agar iman kuat. Saat badai masalah hidup menerpa, iman kita tak akan goyah. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS memberkati.

(Gembala Sion)

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Singkil Berdarah

Kerusuhan di Singkil

Kerusuhan di Singkil

Singkil berdarah

Membuat dunia terperangah

Kerusuhan antar agama pecah

Pemerintah tak dapat mencegah

Gereja-gereja jadi korban amarah

Dirusak, dibakar seperti sampah

 

Pendirian gereja nampak kian susah

Seperti yang sudah-sudah

Minoritas selalu berada dibawah

Merekalah yang bertingkah

Seakan minoritaslah yang bersalah

 

Saatnya umat Kristen kian berserah

Pembelaan berasal dari Tuhan Allah

Sesuai janji-NYA kita tak kan kalah

Semua demi iman kita agar bertambah

 

(Ki Jogo Sion).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kekuatan

rumah karang

rumah karang

Kekuatan

Bagai batu karang di lautan

Bagai burung terbang di awan

Bagai malam berhiaskan rembulan

Bagai indahnya bintang bertaburan

Bagai bunga mekar cantik menawan

 

Kekuatan

Bentuk sebuah kemenangan

Dari beratnya sebuah perjuangan

Dengan berbagai pengorbanan

Tak terdengar sedikitpun keluhan

Jeritan, rintihan ataupun tangisan

Hanya nampak sebuah senyuman

Yang memikat hati setiap insan

 

Kekuatan

Adalah berasal dari Tuhan

Bagi mereka yang punya iman

Percaya kepada Firman Tuhan

Hidup penuh dengan ketaatan

Setia hingga akhir kehidupan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Sabar

Sabar Menunggu

Sabar Menunggu

Sabar

Membuat hati tak pernah tawar

Berjuang tak pernah gentar

Saat krisis tak pernah gemetar

Saat gelap terbang seperti kelelawar

Saat sulit selalu ada jalan keluar

Tak kan pernah jatuh terkapar

Diberkati tak pernah mengalami lapar

 

Sabar

Membuat mata selalu bersinar

Melangkah jalan nampak lebar

Dibebaskan dari hal yang sukar

Tanda memiliki jiwa yang besar

 

Sabar

Sebuah kehidupan yang benar

Wujud sikap hati yang memancar

Dari iman yang kuat berakar

Hidup indah tak pernah hambar

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Lelaki Sejati

lelaki 3Lelaki sejati harus berani

Haruslah juga ia mandiri

Kuat dalam percaya diri

Tidak ikut-ikutan sana-sini

 

Lelaki sejati harus jantan

Perlente dalam penampilan

Beretika dan nampak sopan

Terhormat penuh kewibawaan

 

Lelaki sejati harus takut TUHAN

Nampak sebagai orang beriman

Perilakunya menjadi teladan

Optimis dan penuh pengharapan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : ISIS

ISIS 2ISIS

Sebuah nama yang menggoncang dunia

Menjadi puncak trending mass media

Tindakan kekerasan yang membabi-buta

Kepada kelompok agama yang berbeda

 

ISIS

Kelompok radikal yang sangat berbahaya

Membunuh mereka yang tidak berdosa

Menyusup dan masuk ke agama-agama

Membuat negara-negara dunia waspada

 

ISIS

Saatnya iman kita mulai berjaga-jaga

Salah satu tanda akhir zaman telah tiba

Penganiayaan karena iman merajalela

Banyak orang jadi martir dimana-mana

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Nabi Ayub

ayub 3Penderitaan berat telah kau alami

Anak-anakmu semua harus mati

Kekayaanmu hilang tak kembali

Istrimupun mengecam setiap hari

 

Sakit gatal-gatal telah menggeroti

Tubuh tinggal tulang seakan mati

Teman dekatmupun tak mau peduli

Semua pergi tinggalkanmu sendiri

 

Semua terjadi untuk ujian imanmu

Agar bersinar seperti permata biru

TUHAN pulihkan semua milikmu

Bahkan lebih indah dari yang dulu

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Paradigma Baru

petrus sembuh org lumpuh “Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” (Kisah Para Rasul 3:6)

Setelah gereja lahir ke dalam dunia. Gereja mengalami perkembangan. Mengalami pertumbuhan dan memiliki pengaruh yang besar bagi perubahan-perubahan dunia. Salah satu perubahan itu adalah adanya paradigma baru. Kalau yang dulu manusia berkonsetrasi, bertumpu kepada harta benda, kekayaan, emas dan perak. Sekarang paradigma itu mengalami perubahan. Manusia tidak lagi bertumpu kepada emas dan perak, sesuatu yang nampak di depan mata. Namun manusia mulai bertumpu kepada sesuatu yang yang bersifat supra natural. Kepada sesuatu yang tidak nampak di depan mata, namun memiliki daya ledak yang besar. Lebih besar dari pada apa yang nampak di depan mata.

Seorang lumpuh di depan Bait ALLAH yang dulunya hanya menjadi beban. Duduk di samping pintu gerbang Bait ALLAH untuk meminta sedekah. Hidup mati orang lumpuh itu tergantung, seberapa besar mendapat sedekah. Setelah gereja lahir. Yohanes dan Petrus tidak memberi emas dan perak, melainkan memberikan iman. Sehingga orang lumpuh itu bisa berjalan. Tidak lagi menjadi beban bagi orang lain.

Gereja lahir ke dalam dunia, agar menjadi berkat bagi dunia. Berkat itu tidak selalu berbentuk emas dan perak, namun, kuasa ALLAH, iman dan aplikasi setiap pengajaran Firman TUHAN. Jadilah orang-orang yang sanggup mengubah dunia, bukan dengan emas dan perak, namun menggunakan iman yang benar kepada TUHAN YESUS KRISTUS. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS memberkati.

(Gembala Sion)

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Anak-anak

anak-bermainAnak adalah penerus keturunan

Yang punya hak menerima warisan

Warisan dalam bentuk kehormatan

Dapat juga berbentuk kekayaan

 

Kesuksesan anak adalah kebanggaan

Kehancuran anak adalah ratapan

Didikan yang baik memberi anak masa depan

Didikan yang buruk memberi anak kehancuran

 

Didiklah anak-anak kita mengenal TUHAN

Agar masa depan mereka penuh kebahagiaan

Jangan biarkan mereka hidup tanpa iman

Karena kita akan dituntut pertanggungjawaban

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar