Posts Tagged With: hina

PUISI : Mendung Diatas Ibu Kota

Jakarta mendung

Jakarta mendung

MENDUNG DI ATAS IBU KOTA

Mendung diatas ibu kota
Nampak kelam menutupi Jakarta
Hitam pekat menyelubungi anak bangsa
Satu dengan yang lain berebut tahta
Berambisi untuk dapat berkuasa
Saling menjatuhkan untuk menjadi Jawara
Mereka saling menghina
Saling mencaci dan mencerca
Panas membara di dunia maya
Bak perang besar Brantayuda

Lupa mereka adalah saudara
Lupa dasar negara Pancasila
Lupa kita adalah satu bangsa
Lupa kita adalah sesama

Mendung diatas ibu kota
Kapankah akan sirna?
Hidup rukun sebagai anak bangsa
Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kandang Domba

Kandang domba

Kandang domba

Kandang domba
Hanya ada di padang belantara
Tidak ada di indahnya istana raja
Hanya ada jauh di pelosok desa
Tidak ada di tengah mewahnya kota

Kandang domba
Kotor, berbahu dan sangat sederhana
Tidak bercahaya, elit atau mempesona
Tempat menumpang orang-orang hina
Bukan tempat tongkrongan orang kaya

Kandang domba
Tuhan Yesus lahir di kandang domba
Sebagai bukti kasih yang sempurna
Kain lampin dan palungan tempat tidurnya
Teladan yang indah kepada manusia

(Ki Jogo Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kayu Salib

Salib Yesus

Salib Yesus

Tergantung tubuhMU di atas salib kayu kasar

Bukti bahwa dosa umat manusia telah dibayar

Meski banyak umat manusia tidak mau sadar

Namun pengorbananMU tetap yang terbesar

 

Mengalir darahMU yang suci ke atas bumi

Bukti bahwa ENGKAU rela mengampuni

Meski umat manusia tidak mau intropeksi

Namun pengorbananMu tetap berarti

 

ENGKAU rela mati dengan cara hina

Agar manusia menerima hidup mulia

KAU tinggalkan tahtaMU di surga

Agar manusia dapat masuk surga

 

(Gembala Sion)

Categories: Uncategorized | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Hati Bagi Sang Raja

birth_of_jesusLahir di kandang domba yang hina

Layaknya sebuah hati manusia berdosa

Untuk mengubah menjadi istana raja

Agar layak bagi sebuah Kerajaan Surga

 

Tak ada tempat bagi lahir Sang Raja

Layaknya hati tidak mau menerima

Telah terbelenggu oleh nafsu dunia

Penuh dosa, kejahatan dan durhaka

 

Namun bagi siapa yang mau menerima

Di angkat menjadi anak ALLAH yang kuasa

Hidup kekal dan mewarisi Kerajaan Surga

Serta damai sejahtera yang tiada habisnya

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kelahiran Yesus Kristus

yesus lahir 2Lahir ke dunia di kandang domba

Bukti KAU cinta yang sederhana

Berkumpul dengan para gembala

Bukti KAU cinta rakyat jelata

 

LahirMU tidak di hotel bergengsi

Tanda kemewahan tiada berarti

KelahiranMU tidak di istana raja

Tanda tahta dunia hanya sementara

 

KelahiranMU di kandang hina

Tanda dunia tidak mau menerima

KelahiranMU di palungan sederhana

Tanda tertutuplah hati manusia

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Demi Sion

GBI Sion GrogolDEMI SION

Aku rela dihinakan

Aku rela dipermalukan

Aku sanggup direndahkan

Bahkan tidak memperoleh pelayanan

 

DEMI SION

Aku rela dikhianati

Aku rela di tinggal pergi

Aku sanggup tetap mengasihi

Dia yang sudah menyakiti

 

DEMI SION

Aku rela kehilangan segalanya

Aku tidak menuntut apa-apa

Karena untuk itulah aku dicipta

Agar SION bersinar selamanya

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Hidup Abadi

Seakan aku memang orang terkalahkan

Berada di bawah putaran kehidupan

Menjadi manusia yang terhinakan

Dan tidak berada dalam keberuntungansu

 

Namun aku menerima yang paling terpuji

Suatu kehidupan yang paling dicari

Yang tidak dapat di temukan di dunia ini

Sekalipun oleh seorang manusia yang suci

 

Sebab DIA telah memberikan yang abadi

Yang membuat hidupku sungguh berarti

Yang tidak akan mungkin dapat diganti

Oleh apapun juga kecuali di surga nanti

 

(Sion, Pdt Agus Widjianto, M.Th).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , | 1 Komentar