Posts Tagged With: gelap

PUISI : Dendam Kesumat

Dendam

Dendam kesumat

Membuat kita menjadi sekarat

Penyakit yang tak mau minggat

Hari demi hari kian melarat

Hilang pengharapan dan semangat

 

Dendam kesumat

Membuat kuasa gelap mengikat

Hidup kita menjadi singkat

Kematianpun kian mendekat

Hingga hidup kita penuh laknat

 

Melepas dendam kesumat

Akan menjadikan iman kuat

Kita akan kelimpahan berkat

Kasih Tuhan terasa dahsyat

Hidup kita menjadi sangat hebat

 

Tunas Putra

Iklan
Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kasih Tuhan

Tunas - Sinar

Tunas – Sinar

Kasih Tuhan tak kan mati

Meski dikubur berkali-kali

Kasih Tuhan tetap berseri

Meski awan gelap menutupi

 

Kasih Tuhan tetap memancar

Meski matahari tak bersinar

Kasih Tuhan tetap segar

Meski semua telah memudar

 

Kasih Tuhan tetap abadi

Meski semua t’lah berhenti

Kasih Tuhan tetap menyertai

Meski semua telah pergi

 

(Gembala Sion).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Malam Gelap

Malam sendiri

Malam sendiri

Meski malam begitu gelap

Hening sepi begitu senyap

Terasa panjang begitu berat

Awan hitam nampak begitu pekat

Hanya suara jantung yang berdegap

 

Namun pagi pasti segera datang

Menghapus malam hingga hilang

Mentaripun kan terang benderang

Memberi kehidupan yang cemerlang

 

Janganlah berhenti berharap

Saat kegelapan mendekap

Karena pagi seg’ra menyergap

Dan hari barupun seg’ra tersingkap

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Menanti Kehadiran Tuhan

sunset 02 c

Sendiri menyambut malam

Mentari kini kau beranjak pergi

Menyisakan gelap menyelimuti

Malam seakan begitu sunyi

Semua kawan seakan sembunyi

 

Sanggupkah hati ini menghadapi sepi

Detak jantung kian lirih seakan mati

Desah nafaspun seakan mau berhenti

Gelisah sendiri menanti pagi berseri

 

TUHAN, hadirlah menemani

Agar kegelapan tak menakuti

Rasakan hadir-MU kembali

Dalam damai yang tiada henti

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kasih Setia Tuhan

Mentari pagi

Mentari pagi

TUHAN

Engkaulah matahariku

Yang menyinari hatiku

Yang bri kekuatan jiwaku

Dan membangkitkan cinta kasihku

 

TUHAN

Engkaulah bulanku

Yang menerangi saat-saat gelapku

Menemani dalam kesendirianku

Dan menjaga saat istirahatku

 

TUHAN

Engkaulah bintangku

Yang menunjukkan arah kakiku

Yang memberi tanda-tanda hidupku

Dan menghitung lama usiaku

 

TUHAN

Engkaulah segalanya bagiku

Yang membuatku tak bisa hidup tanpamu

Engkaulah satu-satunya pengharapanku

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kuburan

kuburan 4Terhampar jauh dari perkampungan

Sepi tak berpenghuni, menakutkan

Tak ada yang berani tinggal sendirian

Tempat bersemedi mencari kekayaan

 

Pusat kerajaan kuasa kegelapan

Sarang pelarian para gelandangan

Nenek moyang dan handai taulan

Yang telah mendahui kemudian

 

Menjadi sebuah tugu peringatan

Disanalah akhir dari kehidupan

Muara dari semua peristirahatan

Melepas lelah dalam keabadian
(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Perlindungan Tuhan

tangan TuhanTUHAN,
Ku tahu tanganMU melindungiku
Saat kuasa-kuasa gelap menyergapku
Bagai singa-singa muda yang terganggu
Penuh amarah, buas dan menggerutu

TUHAN,
Ku tahu para malaikatMU menaungiku
Saat hujan badai tercurah bagai batu
Datang dari langit dengan menderu-deru
Membabi-buta dan mengharu biru

TUHAN,
Ku tahu sayapMU menopangku
Saat lunglai, tak ada daya padaku
Jatuh tersungkur dan lemah lesu
Hanya nafas yang berdetak layu

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Tetesan Darah Kudus

darah kudusTetesan darahMU telah meninggalkan jejak kehidupan
Yang mengikuti langkahMU memperoleh keselamatan
Bebas dari belenggu masa lalu yang penuh keterikatan
Hidup baru dalam kepastian akan sebuah pengharapan

Tetesan darahMU membuat kuasa kegelapan hancur
Tak di sangka ada kuasa dalam darah yang menyembur
Kuasa kegelapan lari pontang-panting semua kabur
Melimpahlah kasih abadi, sempurna dan tak terukur

Tetesan darahMU membuka pintu berkat
Bagi yang beriman bahwa TUHAN itu dekat
Dibebaskan hukuman, kutukan dan laknat
Hidup berkelimpahan di dunia yang singkat

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Jadilah Kamu

senyum kamuJadilah kamu seperti bintang

Yang bersinar di tengah kegelapan

 

Jadilah kamu seperti rembulan

Yang tersenyum di tengah kesunyian

 

Jadilah kamu seperti mentari

Yang menerangi seisi dunia ini

 

Jadilah kamu seperti hujan

Membasahi mereka yang kekeringan

 

Jadilah kamu seperti bunga

Yang menghiasi taman-taman hati

 

Jadilah kamu seperti burung

Yang bernyanyi menyambut pagi

 

Jadilah dirimu sendiri

Yang unik dan tidak ada yang menyamai

 

Jadilah seperti yang ALLAH kehendaki

Agar sesuai dengan gambar Illahi

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Tuhan Berjalan di Depan Kita

Tiang apiTUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam. Dengan tidak beralih tiang awan itu tetap ada pada siang hari dan tiang api pada waktu malam di depan bangsa itu. (Keluaran 13:21).

Gelapkah jalan hidupmu? Bangsa Israel dapat berjalan siang dan malam. Siang tidak kepanasan, dan malam tidak kegelapan. Hingga mereka dapat keluar dari perbudakan dan menuju kehidupan yang berkemerdekaan. Satu rahasia, mengapa bangsa Israel dapat menempuh adalah bahwa TUHAN BERJALAN DI DEPAN MEREKA. Siapapun yang mengijinkan TUHAN berjalan di depan perjalanan hidupnya. Maka tak kan pernah mereka mengalami kegelapan, ataupun kepanasan. Sebab TUHAN akan menyediakan tiang awan pada siang hari dan tiang api pada malam hari.

Mungkin saat ini jalan hidup saudara sedang mengalami kegelapan. Tidak tahu jalan mana yang harus ditempuh. Semua pintu telah tertutup. Kebingungan, kegelisahan yang berkepanjangan, bahkan ketakutan yang terus menerus. Jangan biarkan hal itu menimpa jalanmu. Undanglah TUHAN YESUS berjalan di depan jalan hidupmu. Ikutlah jejakNya, jangan menyimpang kekanan atau kekiri. Makan kamu akan menemukan cahaya yang akan menuntun setiap langkah hidupmu.

Biarkan TUHAN berjalan didepanmu, agar kamu mencapai tujuanmu. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS memberkatimu.

(Gembala Sion)

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar