PUISI : Dermaga Kehidupan

Dermaga

DERMAGA KEHIDUPAN

ENGKAULAH dermaga hidupku,

Tempat imanku berlabuh,

Melepas penat dari perjalanan jauh

 

ENGKAULAH  dermaga hatiku,

Tempat aku membuang sauh,

Dan segala bebankupun kan ku taruh

 

Lautan kehidupan yang luas telah aku arungi

Gelora badai topan telah aku lalui

Semua tak kan membuatku hilang nyali

Karena ENGKAULAH pengharapan yang pasti

 

PadaMU hatiku percaya,

Hidupku tak kan sia-sia

Dermaga surga telah tersedia,

Saat aku meninggalkan dunia fana

 

Kini, kan ku dayung perahuku,

Menuju dermaga yang ku tuju

Tak ku takut badai topan menderu,

Ku tahu tanganNYA erat memegangku

 

(Tunas Putra).

PUISI : Penolongku

penolongTUHAN
Apa yang tak sanggup aku lakukan, Engkau telah lakukan
Apa yang tak ku punya, Engkau berikan
Apa yang tak bisa aku kerjakan, Engkau telah kerjakan
Apa yang aku tak ada, Engkau telah sediakan
Apa yang aku tak mampu, Engkau menolongku

TUHAN
Saat aku lemah, Engkau menopangku
Saat aku tak berdaya, Engkau menggendongku
Saat aku sendiri, Engkau menemani
Saat aku tak menyadari, Engkau setia menyertai

TUHAN
Saat aku tak tahu, Engkau tak menuntutku
Saat aku lupa, Engkau membawa
Saat aku berserah, Engkau mendekapku
Saat aku percaya, Engkau selamatkanku

(Gembala Sion)

PUISI : Tuhan

langitMeski tak nampak oleh mata

Namun ENGKAU ada

Meski tak terdengar oleh telinga

Namun ENGKAU berbicara

 

Meski tak ada di sisi

Namun ENGKAU menyertai

Meski tanganMU tersembunyi

Namun ENGKAU memberkati

 

KasihMU tak bertepi

RencanaMU tak terselami

ENGKAU hidup abadi

Sejak dulu, sekarang dan nanti

 

(Gembala Sion)