Arsip Tag: dosa

PUISI : Meregang Nyawa

Meninggal

MEREGANG NYAWA

Meregang nyawa meninggalkan dunia fana
Berpisah dengan orang-orang yang di cinta
Tidak membawa harta benda yang di punya
Melepaskan raga tempat naungan sang jiwa

Meregang nyawa menghadap yang kuasa
Mempertanggungjawabkan segala dosa
Amal perbuatan selama hidup di dunia
Tidak ada seorangpun yang menolongnya

Semua orang akan meregang nyawa
Baik laki-laki perempuan tua dan muda
Persiapkanlah dirimu meregang nyawa
Agar nantinya kamu dapat masuk surga

(Tunas Putra).

Iklan

PUISI : Harta

harta
harta

HARTA

Dengan harta banyak orang merasa bahagia
Tampil bergaya bak seorang raja
Dengan busana yang bercahaya
Mobil limosin keluaran Eropa
Rambut dandanan warna menyala
Dengan kacamata hitam dari Amerika
Kalung emas melingkar sampai dada

Tanpa harta banyak orang menderita
Bekerja keras untuk mendapatkannya
Kesana kemari dihina dan dicerca
Seakan harta tidak berpihak kepadanya

Dengan harta
Banyak orang bergelimang dosa
Mulai dari korupsi, judi hingga narkoba
Sodok sini serobot sana
Menghalalkan segala cara
Seakan orang lain tidak berguna

Ingatlah !
Harga bukanlah segalanya
Ia hanyalah barang yang fana
Tidak akan dibawa masuk surga
Ia seperti burung terbang entah kemana
Seperti angin yang berlalu begitu saja

Harta akan menjadi berharga
Saat kita pakai berbagi sesama
Menunjukkan kasih yang nyata
Memperhatikan mereka yang terlunta

(Tunas Putra).

PUISI : Sangkakala

Sangkakala
Sangkakala

Sangkakala

Suaramu t’lah terdengar dimana-mana

Sebagai tanda akhir zaman telah tiba

Meski banyak orang tidak percaya

Namun fakta akan menjadi nyata

 

Sangkakala

Kehadiranmu sebagai sebuah tanda pasti

Agar seluruh manusia mempersiapkan diri

Menyambut kedatangan TUHAN kedua kali

Untuk menghakimi semua manusia di bumi

 

Sangkakala

Kiranya suramu terus bergema

Tuk mengetuk hati umat manusia

Saatnya mereka meninggalkan dosa

Berbalik kepada yang Maha Kuasa

 

(Gembala Sion)

PUISI : Jalan Salib

Jalan Salib
Jalan Salib

LangkahMU tertatih menuju salib Golgota

Dengan badan penuh luka sayatan aniaya

Darah mengalir tercecer dimana-mana

Demi untuk keselamatan manusia

 

Pedih dan perih pasti terasa

Berkorban tuk menghapus dosa

Tak ada seorang yang membela

Semua mencerca dan mencela

 

Kini KAU telah rela mati

Tiga hari bangkit kembali

Hidup kekal telah diberi

Bagi mereka yang mengimani

 

(Gembala Sion)

RENUNGAN : Pengampunan Dan Hukuman Tuhan

daud dan natan2 Samuel 12:15 Kemudian pergilah Natan ke rumahnya. Dan TUHAN menulahi anak yang dilahirkan bekas isteri Uria bagi Daud, sehingga sakit.

Seberapa jauhkah pemahaman kita tentang pengampunan. Saat kita memberi pengampunan kepada seseorang biasanya kita bebaskan orang itu dari hukuman. Daud memiliki pengalaman yang indah dalam hal pengampunan TUHAN. Saat Raja Daud berdosa oleh karena menghamili istri perwiranya Uria. Ia memperoleh teguran melalui nabi Natan. Atas teguran itu Raja Daud minta ampun kepada TUHAN. Dan kita tahu, menjelaskan bahwa pastilah TUHAN mengampuni. Namun meski ada pengampunan, Daud tetap menerima hukuman yaitu anak yang dikandung Bertsyeba itu akhirnya mati.

Setiap dosa yang kita perbuat. Pasti ada hukumannya, meski kita sudah meminta ampun. Sehingga tidak mengherankan jika ada banyak orang-orang yang setia kepada TUHAN, masih harus mengalami berbagai-bagai persoalan atas dosa-dosa masa lalu. Teguran dan hukuman harus dijalani mereka yang berdosa, meski pengampunan itu kita terima. Jangan coba-coba berbuat dosa, agar kita tidak akan pernah menerima hukuman TUHAN. Amin. DARI KOTA SION TUHAN YESUS memberkati.

(Gembala Sion).

PUISI : Pencurahan Roh Kudus

pentakosta 5Saat Roh Kudus dicurahkan

Segenap hidup kan diubahkan

Hati yang hancur dipulihkan

Yang sakitpun disembuhkan

 

Saat Roh Kudus masuk dalam hati

Perubahan dan hidup baru dimiliki

Semua dosa-dosa telah diampuni

Hukuman maut diganti hidup abadi

 

Saat Roh Kudus diterima

Hidup kita tak lagi merana

Hati penuh damai sejahtera

TUHAN menyertai selamanya

 

(Gembala Sion)

PROSA : Paskah

merayakan paskahPerayaan Paskah telah dekat, saatnya kita mengingat, bagaimana TUHAN YESUS tersayat. Paskah tinggal beberapa hari lagi, saatnya kita mempersiapkan diri, merayakan Paskah yang suci. Tak ada lagi alasan, kita melupakan, sebuah pengorbanan, yang sanggup menyelamatkan. DIA disalibkan agar kita diselamatkan. DIA mati, agar kita diampuni. DarahNYA tertumpah, agar kita berserah. Penuh dengan bilur-bilur agar dosa kita hancur. IA bangkit dari kematian, untuk sebuah kemenangan. DIA naik ke surga, menyediakan tempat bagi kita. Saatnya kita bersyukur, jangan takabur. Semoga Paskah tahun ini, kita diberkati. Amin.
(Gembala Sion)