Posts Tagged With: Debora

KESAKSIAN : Penderitaan Masa Kecil, Kebahagiaan Masa Tua

_DSC0486 editSaat aku masih kecil ibuku membawa adikku ke salon untuk di kriting, saya pengin kriting juga, namun ortu tidak mau menuruti saya alasan ortu wajahku jelek percuma di kriting ke salon.. Saat aku protes, bukan di turuti malah di hajar bapakku sampai babak belur.. Hatiku menangis apa Tuhan salah memberi ortu padaku, ternyata Tuhan tidak pernah salah, Tuhan mempercayakan salon dan persewaan pakaian adat ke padaku untuk ku kelola. Trimakasih Tuhan..penderitaan di masa kecil adalah kebahagiaan di masa tuaku. Amin…..

(Debora Riyanti N)

Iklan
Categories: Kesaksian | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar

KESAKSIAN : Pengalaman Hidup Bersama Tuhan

Pengalamanku hidup bersama Tuhan:
Aku lahir anak pertama dan memiliki 3 adik yang semuanya wanita, sejak aku kecil ke dua orang tuaku selalu mencelaku yang di anggapnya kurang cantik di banding ke 3 adikku..di usia 7 tahun, saat saya sudah tidak sanggup lagi dengan tekanan dalam keluarga..aku pergi dari rumah dan hatiku selalu berdoa bila aku masih di kasih kesempatan untuk hidup di dunia, saya minta kepada Tuhan diberi orang tua yang bisa menerima aku apa adanya..TUHAN MENGUBAH HIDUPKU..ada seorang bangsawan mengangkatku menjadi anak dan di sekolahkan sampai aku lulus SPK, jadilah aku seorang perawat, setelah aku kerja di Jakarta, uang gajiku bisa ku tabung untuk kursus salon.
Singkat cerita aku sudah 12 thn malang melintang kerja di salon akhirnya saya menikah dan sukses di Jakarta, punya usaha distributor kosmetik dan salon, kedua orang tuaku yang dulu mencela berubah memuji karena saya di anggap paling kaya dari saudaraku yang lain.
Bahagia belum berpihak padaku, selama 7 thn menikah tidak kunjung mendapat keturunan, yaitu seorang anak yangku harapkan. Hari-hariku selalu gelisah, pada usiaku yang ke 33 thn saya baru hamil dan saat anakku masih bayi suamiku meninggal, jadilah saya janda dan merawat anakku seorang diri. Kemudian aku membawa anakku pulang ke Solo, namun kepulanganku ke Solo justru semakin memperpanjang penderitaanku, semua saudaraku yang dulu pernah meminjam uangku memusuhiku karena takut saya tagih. Untuk menyambung hidupku bersama anakku yang sudah yatim, aku bekerja apa saja, termasuk berkeliling jalan kaki menawarkan roti dan salon dari rumah ke rumah, tetapi aku tidak menyerah dan cengeng, aku tetap tegar di saat sesulit apapun.
Aku punya anak, aku punya TUHAN..di saat aku berdoa pertolongan Tuhan datang..aku kembali di berkati usaha salon dan rias pengantin, jadilah aku Bunda Esther Rias Pengantin (nama FB). Sekarang kesibukanku sehari-hari selain mengurus salon, menjadi salah satu pendoa di Layanan Doa Sion Online. Semua karena kasih-Nya dan anugerah TUHAN. Amin

Categories: Kesaksian | Tag: , , , , , , , , , , | 2 Komentar

KESAKSIAN : Kado Dari Tuhan

KADO DARI TUHAN

Aku rindu menjadi berkat, itulah yang ada dalam hatiku selama ini. Sejak suamiku di panggil TUHAN, aku belum bisa kerja karena anakku masih bayi dan keluargaku tidak ada peduli dengan keadaanku,  saat itu aku hidup sepenuhnya mengandalkan TUHAN, aku di didik-NYA melalui kemiskinan, secara manusia aku tidak sanggup namun keajaiban TUHAN selalu menuntunku untuk bertahan hidup. Anakku di usia 10 bulan mengalami sakit ada benjolan di belakang telinga, aku periksakan ke Puskesmas, dokter memberikan surat pengantar ke RS anakku harus di operasi, namun apa dayaku untuk makan sehari-hari saja aku menunggu mujizat TUHAN. Saat itu juga hatiku di ubah TUHAN menjadi seorang pendoa, setiap jam 3 pagi aku berangkat ke gereja berjalan kaki sambil menggendong anakku yang sakit untuk doa. Pada bulan Mei 2005 suatu gereja tempatku berdoa diadakan KKR 10 hari, pada malam pertama anakku menerima mujizat TUHAN. Sejak anakku di sembuhkan, aku mulai usaha jual roti keliling sambil menggendong anak, aku membawa keranjang roti. Kehidupanku mulai membaik, dari menumpang rumah akhirnya bisa kost. Doa dan usaha yang menjadikan aku semakin diberkati TUHAN. Terima kasih Tuhan Yesus. (Dehora Riyanti)

Categories: Kesaksian | Tag: , , , , , , , | 1 Komentar

KESAKSIAN : Anugerah Tuhan Menyatukan Kami

Anugerah Tuhan Menyatukan Kami

Saya seorang ibu beranak satu yang berasal dari keluarga non kristen. Semenjak saya hamil 7 bulan, suami tidak lagi mempedulikan dan pergi bersama istri temannya. Saya ditinggal di rumah kontrakkan tanpa sedikit pun uang. Saat itu, saya tidak dapat berbuat apa-apa selain berdoa dan memohon pertolongan Tuhan Yesus karena kehamilan saya semakin besar. Akhirnya Tuhan Yesus mengirim hambanya untuk membawa pergi dari Jakarta yang kemudian ditampung di salah satu gereja di Bekasi. Ketika kandungan saya berusia 8 bulan, gereja tempat menampung saya tidak lagi memiliki dana untuk membantu persalinan, sehingga ibu Gembala Sidang menyarankan agar saya tinggal di Panti Asuhan. Saya menyetujuinya. Tetapi persyaratan di Panti sangat memberatkan saya yaitu ketika anak saya lahir, maka anak tersebut menjadi milik Panti untuk diadopsi orang lain. Peraturan ini sangat bertentangan dengan hati nurani saya, karena secara hukum anak yang saya kandung bukan menjadi anak saya. Namun demikian, saya mempunyai keyakinan kalau Tuhan pasti akan membuka jalan sehingga dia menjadi milik saya. Pada tanggal 23 Juni 2004, saya melahirkan bayi perempuan yang sangat putih dan sehat. Saya hanya memiliki waktu 3 hari setelah persalinan maka saya harus meninggalkan bayi saya dan tidak pernah melihatnya lagi. Naluri keibuan saya menjerit dan tidak tega meninggalkan bagi tersebut kepada orang lain. Dengan mengandalkan kekuatan dari Tuhan, saya yakin dapat mengalahkan undang-undang yang dibuat manusia melalui doa dan puasa. Puji Tuhan, akhirnya Tuhan mengijinkan saya membawa anak saya pulang ke Solo. Sesampai di Solo, semua keluarga tidak ada yang mempedulikan karena saya seorang Kristen. Karena kebencian mereka, saya tidak diijinkan memakai air, listrik dan kasur meskipun mereka tahu anak saya hanya tidur beralas tikar. Keadaan ini tidak membuat saya undur dari Tuhan Yesus, tetapi semakin dekat dengan Tuhan. Puji Tuhan, pada suatu hari Minggu, Tuhan menggerakkan hati seorang ibu untuk mengajakku beribadah di suatu gereja. Di dalam gereja ini saya bertanya kepada Tuhan apakah saya layak beribadah di gereja sebesar ini. Tiba-tiba saya mendengar suara yang meminta saya tidak minder. Tuhan memang baik, baru 6 bulan saya beribadah di gereja ini, mujizat Tuhan Yesus menyembuhkan benjolan di telinga anak saya melalui KKR 10 hari tahun 2005. Tuhan Yesus memang hakim yang adil, Dia sanggup memenangkan saya disaat saya butuh pertolongan dan mujizat. Meskipun hidup saya terbuang dari keluarga dan suami yang meninggalkan saya, saya tetap beruntung karena mempunyai Tuhan yang tidak pernah meninggalkan saya. Tuhan memberkati. Amin. Debora Riyanti N

 


 

Categories: Kesaksian | Tag: , , , , , , , , | 7 Komentar

KESAKSIAN : Buah Ketaatan

BUAH KETAATAN

Pada bulan September 2008 saya diijinkan Tuhan untuk membuka usaha salon. Untuk mengawalinya, saya menyewa sebuah kios kecil di dalam pasar Pracimantoro Wonogiri. Beberapa bulan berjalan, langganan saya mulai banyak, tetapi saya harus merelakan usaha tersebut tutup untuk pindah ke kota Solo karena anakku yang memang sudah tinggal di Solo sudah saatnya masuk sekolah TK, dan aku sebagai ibu harus mengantar jemput juga mendampingi di saat anakku belajar dan mengerjakan tugas-tugasnya. Namun disisi lain aku juga berperan menjadi seorang ayah karena suamiku sudah dipanggil TUHAN sejak anakku berumur 2 tahun.

Sekilas tentang anakku, anakku yang bernama Ester Abigail Putri memang lebih suka tinggal di sebuah Gereja Baptis Indonsia SION Grogol yang terletak diperbatasan kota Solo dan Sukoharjo daripada ikut saya tinggal di tengah pasar. Setengah tahun lebih saya berpisah dengan anak saya yang sangat saya sayangi, setiap minggu saya bolak-balik Solo-Pracimantoro hanya untuk bertemu dengan anakku.

Hubungan saya dengan keluarga pendeta yang saya titipi anak saya memang baik, sehingga pada bulan Juli 2009 keluarga tersebut tergerak untuk mengadopsi anak saya menjadi anak angkat mereka. Oleh karena itu saya diminta tinggal di gereja karena sudah dianggap menjadi bagian dari keluarga mereka.

Pada waktu itu, saya masih bekerja menjadi salon panggilan ke rumah-rumah. Saya rindu untuk mempunyai tempat usaha sendiri yang permanen, lagi-lagi Tuhan menggerakkan keluarga pendeta tersebut untuk meminta dan mengijinkan saya membuka salon di belakang gereja yang saya beri nama “ESTER salon”. Pada tanggal 2 November 2009 “ESTER salon” buka. Untuk lebih berbeda dangan salon-salon lainnya, saya juga melayani “totok syaraf” untuk mendukung perawatan yang ada. Namun, ada sesuatu yang luar biasa disitu, ternyata TUHAN menyatakan banyak mujizat kesembuhan lewat totok syaraf yang saya lakukan. Banyak pelanggan salon saya yang bersaksi bahwa mereka disembuhkan dari penyakit mereka lewat totok syaraf saya. Itu dikuatkan dengan pernyataan TUHAN lewat doa-doa saya, bahwa DIA akan memakai tangan saya untuk menyembukan berbagai penyakit. Itu semua karena anugerah dan campur tangan TUHAN yang luar biasa bagi anak-anak yang dikasihiNya. Tuhan memberkati. Debora RN

Categories: Kesaksian | Tag: , , , , , | Tinggalkan komentar
 
 

Selamat Datang

di Blog’s resmi PENDOA SION. Disini Saudara dapat menemukan informasi yang berkaitan dengan Layanan Doa SION ONLINE, Gereja Baptis Indonesia SION GROGOL, dan Saudara juga dapat DOWNLOAD program Easy Worship 2009 (terbaru), Database Lagu “Nyanyian Pujian” dari LLB, dan beberapa program lainnya secara GRATIS. Kiranya semuanya ini menjadi berkat bagi Saudara. Terima kasih atas kunjungannya, Tuhan memberkati.

Categories: Beranda | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,