Posts Tagged With: datang

PUISI : Kenaikan Yesus ke Surga

TUHAN YESUS naik ke surga
Meninggalkan dunia fana
DIA akan datang yang kedua
Menjemput umat percaya

Janganlah gelisah saja
Percayalah kepada-NYA
DIA siapkan rumah bagi kita
DIA sediakan jalan ke sana

Marilah kita berjaga-jaga
Kedatangan-NYA tidak terduga
Jangan sampai kita terlena
Hingga kita tidak dibawa

(Tunas Putra)

Iklan
Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN: Om Telolet Om

telolet“Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah dekat”. Yoel 2:1.

“Om telolet om” adalah sebuah fenomena di akhir tahun 2016. Sebuah istilah sederhana, yang ditemukan oleh orang sederhana namun menjadi mendunia. Hingga ke ujung bumi fenomena ini membumi. Istilah itu adalah dari sebuah terompet bus, yang berbunyi “telolet”. Banyak orang tidak memahami hal ini. Atau menganggapnya itu hanya sebuah fenomena biasa. Namun tahukah saudara? Bahwa terompet atau dalam bahasa lain disebut sangkakala sudah sejak dipakai sejak dulu kala. Zaman Alkitab sangkakala sudah dipakai sejak zaman kitab Kejadian.

Sangkakala zaman dulu dipakai sebuah tanda. Apakah itu tanda peperangan, tanda bahaya, juga tanda kemenangan. Di dalam kitab Wahyu sangkakala juga dipegang oleh tujuh malaikat sebagai tanda akhir zaman, demikian juga sebelum itu dipakai untuk tanda kedatangan TUHAN. Hanya sebuah terompet “om telolet om” kini mendunia, sebagai tanda akhir zaman. Kedatangan TUHAN sudah dekat, seperti di tulis oleh Nabi Yoel. Saatnya kita berjaga-jaga waspada dan mempersiapkan diri. Fenomena “Om telolet om” bukanlah fenomena biasa, itu adalah terompet akhir zaman yang memperingatkan kita agar mempersiapkan diri untuk kedatangan TUHAN YESUS yang kedua kali.

Ingatlah kedatangan TUHAN YESUS yang kedua kali, setiap saudara mendengar terompet “om telolet om”. Amin. Dari KOTA SION YANG INDAH TUHAN YESUS memberkati Saudara..

(Tunas Putra)

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Malam Gelap

Malam sendiri

Malam sendiri

Meski malam begitu gelap

Hening sepi begitu senyap

Terasa panjang begitu berat

Awan hitam nampak begitu pekat

Hanya suara jantung yang berdegap

 

Namun pagi pasti segera datang

Menghapus malam hingga hilang

Mentaripun kan terang benderang

Memberi kehidupan yang cemerlang

 

Janganlah berhenti berharap

Saat kegelapan mendekap

Karena pagi seg’ra menyergap

Dan hari barupun seg’ra tersingkap

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Sangkakala

Sangkakala

Sangkakala

Sangkakala

Suaramu t’lah terdengar dimana-mana

Sebagai tanda akhir zaman telah tiba

Meski banyak orang tidak percaya

Namun fakta akan menjadi nyata

 

Sangkakala

Kehadiranmu sebagai sebuah tanda pasti

Agar seluruh manusia mempersiapkan diri

Menyambut kedatangan TUHAN kedua kali

Untuk menghakimi semua manusia di bumi

 

Sangkakala

Kiranya suramu terus bergema

Tuk mengetuk hati umat manusia

Saatnya mereka meninggalkan dosa

Berbalik kepada yang Maha Kuasa

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kedatangan Tuhan Yesus

Yesus naikNampak ENGKAU naik ke awan

Melakukan sebuah persiapan

Membangkitkan pengharapan

KAU akan datang dengan kemuliaan

 

Menanti kedatanganMU tidaklah lama

Tanda-tanda kedatanganMU telah ada

Seakan pintu kedatanganMU telah terbuka

Tinggal satu langkah semua menjadi nyata

 

Kini kedatanganMU tinggal sesaat

Membuatku persekutuan kian giat

Tanpa mengenal lelah namun terus kuat

MelayaniMU dengan penuh semangat

 

(Gembala Sion)

 

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : SMS

SMSSMSmu membuat hatiku tak menentu

Meski tak mungkin kita kan bersatu

Namun mengapa  menggelisahkanku

Hingga bayangmu tak mau berlalu

 

SMSmu kini datang lagi

Disaat ku sedang menanti

Hatiku melonjak tak terperi

Seakan mimpiku sungguh terjadi

 

SMSmu selalu ku tunggu setiap waktu

Tuk menghapus rinduku yang menggebu

Meski tak mungkin kau kan jadi milikku

Namun paling tidak kan jadi pelipur laraku

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Berkat Tuhan

Berkat TuhanBerkat TUHAN datang tak terduga

Kadang melalui segala usaha kita

Kadang melalui sanak saudara

Kadang melalui mujizat nyata

 

Berkat TUHAN datang tak terduga

Kadang datang saat kita mendamba

Kadang saat kita tak punya apa-apa

Kadang datang saat ada orang meminta

 

Berkat TUHAN datang tak terduga

Berkat TUHAN datang saat kita setia

Berkat TUHAN datang saat kita berdoa

Datang saat kita berbagi dengan sesama

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Mempersiapkan Tempat

yohanes-pembaptis1Taukah saudara bahwa Yohanes Pembaptis datang lebih dulu untuk mempersiapkan jalan buat kedatangan TUHAN YESUS KRISTUS. Sedangkan kedatangan TUHAN YESUS KRISTUS adalah untuk mempersiapkan jalan buat saya dan saudara masuk surga.

Betapa berharganya saya dan saudara dihadapan TUHAN.

(Gembala Sion).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Menyambut Pagi

pagi 03Pagi tlah datang

Malampun menghilang

Burung-burung menyambut pagi dengan girang

Bunga-bunga mekar menyambut pagi dengan senang

 

Bangun…… bangunlah…….

Jangan terlambat menyambut berkat ALLAH

Jangan malas menyambut pagi yang indah

Sebab datangnya pagi adalah anugrah

 

Berkat ALLAH tercurah saat pagi merekah

Damai sejahtera-NYA tak henti berlimpah

Mari kita berikan hidup kita kepada ALLAH

Agar hari baru menjadi hari yang terindah

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Senja Berlabuh

dermaga senjaSenja berlabuh di dermaga malam

Membuang sauh di bawah rembulan

Mengikat talinya dalam kegelapan

Berselimutkan keheningan malam

 

Pelanginya direnggut kegelapan

Indahnya mentaripun ditelan

Menyisakan awan yang mencekam

Membayangi bintang dan rembulan

 

Semoga pagi segera datang

Mengusir malam yang membentang

Membangkitkan sinar terang

Agar seluruh duniapun senang

 

(Ki Jogo Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar