Posts Tagged With: darah

PUISI : Luka Hati

hati yang terluka

hati yang terluka

LUKA HATI

Luka hati
Seakan tak mungkin terobati
Kian lama kian begitu nyeri
Serasa ditusuk-tusuk duri

Luka hati
Lebih dari ditikam belati
Lebih dari pada sakit gigi
Sakitnya setengah mati

Luka hati
Hanya akan dapat terobati
Dengan darah Yesus yang suci
Sebab untuk itulah IA rela mati

(Tunas Putra).

Iklan
Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Bulan Darah

Bulan Merah Darah

Bulan Merah Darah

Bulan darah

Tanda amarah Tuhan tercurah

Kehidupan mulai nampak susah

Tak ada lagi ada barang murah

Telah hilang segala yang indah

Yang tinggi jatuh menjadi rendah

Setiap hati dihantui resah gelisah

Semua orang ingin selalu marah

Menggenapi firman Tuhan Allah

Semua hancur menjadi tanah

 

(Tunas Putra).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Jalan Salib (2)

Jalan  pikul salib

Yesus pikul salib

Mahkota-MU adalah duri tajam yang melingkar

Hiasan di tubuh-MU adalah merah darah segar

Minum-MU adalah anggur asam yang hambar

Pengiring-MU adalah para serdadu yang kasar

Tak ada yang mau peduli

Tak ada yang mau mengerti

Semua murid-MU melarikan diri

ENGKAU berjuang seorang diri

Menanggung cerca dan caci maki

Seakan ENGKAU tak ada arti

Kini jalan salib membawa kemenangan

Pintu kemuliaan telah dibukakan

Bagi yang manusia tersedia keselamatan

Oleh karena jalan salib Yesus TUHAN

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Kayu Salib

Salib Yesus

Salib Yesus

Tergantung tubuhMU di atas salib kayu kasar

Bukti bahwa dosa umat manusia telah dibayar

Meski banyak umat manusia tidak mau sadar

Namun pengorbananMU tetap yang terbesar

 

Mengalir darahMU yang suci ke atas bumi

Bukti bahwa ENGKAU rela mengampuni

Meski umat manusia tidak mau intropeksi

Namun pengorbananMu tetap berarti

 

ENGKAU rela mati dengan cara hina

Agar manusia menerima hidup mulia

KAU tinggalkan tahtaMU di surga

Agar manusia dapat masuk surga

 

(Gembala Sion)

Categories: Uncategorized | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Ibu

ibu 2IBU

Nafasmu adalah nafas kehidupanku

Darahku adalah darahmu

Tetesan keringatmu adalah masa depanku

Linangan air matamu adalah kasihmu

 

IBU

Kasihmu adalah panjang tak bertepi

Begitu luas tak berbatas

Begitu dalam tak terjangkau

Begitu tinggi tak tertandingi

 

IBU

Surga di telapak kakimu

Kesejahteraanku ada dalam setiap doamu

Keberhasilanku ada dalam restumu

Dan kebahagiaanku ada di tanganmu

 

Selamat Hari Ibu 2014

Diberkatilah bagi setiap ibu

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Bulan Merah Darah

gerhana bulanMatahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu.” Yoel 2:31

Mungkin sebagai generasi yang hidup pada masa kini penasaran terhadap fenomena yang terjadi, yaitu adanya gerhana bulan merah darah. Gerhana seperti ini jarang terjadi, namun dalam tahun ini sudah dua kali terjadi. Yaitu bulan April dan Oktober ini. Jauh ribuan tahun yang lalu, Nabi Yoel telah menubuatkan, jika gerhana bulan merah darah itu muncul, itu adalah pertanda hari Tuhan sudah dekat.

Kini bulan merah darah itu telah muncul, hal ini merupakan tanda-tanda bahwa hari Tuhan telah diambang pintu. Bagi yang sudah siap, ini adalah merupakan hari-hari yang dinantikan untuk segera berjumpa dengan Allah. Namun bagaimana dengan diri kita yang belum siap? Apakah hari itu merupakan hari malapetaka atau hari anugrah? Semua jawaban ada dalam hati kita masing-masing, jika kita bersuka cita dengan hari itu, artinya kita sudah siap, namun jika kita masih belum tahu, dan ada rasa takut, itu tandanya kita belum siap.

Marilah kita persiapkan hidup kita menyambut Tuhan, agar hari itu merupakan hari anugrah bagi kita. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS memberkati.

(Gembala Sion).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Tetesan Darah Kudus

darah kudusTetesan darahMU telah meninggalkan jejak kehidupan
Yang mengikuti langkahMU memperoleh keselamatan
Bebas dari belenggu masa lalu yang penuh keterikatan
Hidup baru dalam kepastian akan sebuah pengharapan

Tetesan darahMU membuat kuasa kegelapan hancur
Tak di sangka ada kuasa dalam darah yang menyembur
Kuasa kegelapan lari pontang-panting semua kabur
Melimpahlah kasih abadi, sempurna dan tak terukur

Tetesan darahMU membuka pintu berkat
Bagi yang beriman bahwa TUHAN itu dekat
Dibebaskan hukuman, kutukan dan laknat
Hidup berkelimpahan di dunia yang singkat

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PROSA : Paskah

merayakan paskahPerayaan Paskah telah dekat, saatnya kita mengingat, bagaimana TUHAN YESUS tersayat. Paskah tinggal beberapa hari lagi, saatnya kita mempersiapkan diri, merayakan Paskah yang suci. Tak ada lagi alasan, kita melupakan, sebuah pengorbanan, yang sanggup menyelamatkan. DIA disalibkan agar kita diselamatkan. DIA mati, agar kita diampuni. DarahNYA tertumpah, agar kita berserah. Penuh dengan bilur-bilur agar dosa kita hancur. IA bangkit dari kematian, untuk sebuah kemenangan. DIA naik ke surga, menyediakan tempat bagi kita. Saatnya kita bersyukur, jangan takabur. Semoga Paskah tahun ini, kita diberkati. Amin.
(Gembala Sion)

Categories: Prosa | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Pahlawanku

pahlawan 2Kau korbankan jiwa ragamu

Bagi kemerdekaan bangsaku

Upah bukan tuntutanmu

Penghargaan bukan tujuanmu

 

Pahlawanku

Demi ibu pertiwi kau rela mati

Darahmu menggenangi bumi

Jejak langkahmu tak ada  korupsi

Tak pernah kau ingin di hormati

 

Pahlawanku

Kini anak cucumu telah menikmati

Sebuah kemerdekaan bagi negeri

Meski ke alam abadi kau telah pergi

Namun semangatmu tak pernah mati

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Pahlawan Tak Dikenal

pahlawan tak dikenalDarahmu telah menjadi batas wilayah ibu pertiwi

Nyawamu telah menjadi dasar kemerdekaan negeri

Ragamu telah tertanam di pusaran bumi

Membentuk sebuah kata “INDONESIA MERDEKA”

 

Tak ada yang mengenal besarnya pengorbananmu

Tak ada yang mencatat hebatnya perjuanganmu

Tak ada monumen yang mengukir namamu

Tak ada pula anak cucu yang memperingatimu

 

Hanya tumpah darah yang telah menjadi saksi bisu

Kibaran merah putih yang tiada henti memanggilmu

Terima kasih para pahlawan kemerdekaan bangsaku

Semoga TUHAN menyediakan tempat bagimu

 

(Ki Jogo Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar