Posts Tagged With: biji

PUISI : Biji Mata Tuhan

"Mata Tuhan" oleh NASA

“Mata Tuhan” oleh NASA

TUHAN

Jangan Kau biarkanku seperti sampah

Orang anggapku sebagai barang murah

Penuh caci maki dan sumpah serapah

Setiap orang menilaiku begitu rendah

 

Seakan ku bukan lagi seorang manusia

Yang layak menerima sebuah cinta

Untuk membuatku hidup bahagia

Atau kasih sayang layaknya sesama

 

Namun ku percaya dan tak kan ragu

Aku berharga dan mulia dimata-MU

Hingga KAU kan selalu melindungiku

Seperti layaknya biji mata-MU

 

(Gembala Sion)

Iklan
Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

RENUNGAN : Kemuliaan Penderitaan

“Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, yang dalam kemuliaan-Nya telah mengutus aku, mengenai bangsa-bangsa yang telah menjarah kamu  —  sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya” Zakharia 2:8

Penderitaan. Siapa yang mau menderita? Tak ada seorangpun yang mau menderita. Namun mengapa kita sebagai orang-orang yang beriman diijinkan menderita? Firman TUHAN menjelaskan bahwa sesungguhnya siapa yang menjamah kita sebagai anak-anak ALLAH, berarti menjamah biji mata ALLAH. Sebagai biji mata ALLAH. Tidak pernah ALLAH mengijinkan siapapun menjamah kita, apalagi membuat kita menderita. ALLAH juga tidak pernah mempunyai rencana untuk penderitaan kita. Kecuali hal itu adalah untuk rencana kemuliaan ALLAH. Sebab sama seperti TUHAN YESUS rela menderita di kayu salib demi keselamatan kita, demikian juga ALLAH mengijinkan kita menderita untuk kemuliaan ALLAH.

Jangan takut menderita, sebab ada kemuliaan besar dibalik semua itu. Amin. TUHAN YESUS memberkati.

(SION, Pdt Agus Widjianto, M.Th).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Seperti Biji Mata Allah

SEPERTI BIJI MATA ALLAH

“Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu”. Mazmur 17:8

Biji mata. Biji mata adalah bagian panca indra yang paling sensitif. Sebagai indra penglihatan biji mata mata memiliki peran yang sangat penting. Oleh sebab itu posisi letak di tempatkan di atas dan depan dari organ tubuh. Begitu sensisitfnya hingga satu buah debu yang sangat kecil yang  tidak nampak oleh mata telanjang, jika menempel pada biji mata, akan terasa pedih sekali.

Pemazmur memiliki harapan untuk dapat memperoleh pemeliharaan TUHAN seperti biji mata. Baik pemeliharaan dari segi keamanan yang begitu kokoh kuat, yaitu perlindungan yang sempurna, yang sesuai dengan sifatnya yang sangat sensitif, demikian juga pemeliharaan posisi letak yang sangat strategis. Kita dapat berdoa seperti Pemazmur, agar memperoleh pemeliharan yang dari TUHAN seperti biji mata. Sebuah pemeliharaan untuk perlindungan dari segala segi kehidupan kita. Maupun posisi letak diri kita yang sangat strategis atau sangat penting di hadapan TUHAN.

Berdoalah untuk pemeliharaan hidup kita nyata dari TUHAN. Perlindungan bagi seluruh isi rumah tangga kita. Perlindungan bagi keamanan berkat-berkat yang sudah ALLAH percayakan di tangan kita. Perlindungan bagi anak-anak kita. Demikian juga posisi yang penting di hadapan kita. ALLAH berkenan memakai hidup kita untuk pelayanan secara luar biasa, seperti biji mata TUHAN. Demikian juga di surga nanti kita memperoleh tempat yang istimewa di sisi TUHAN YESUS.

Harapkan agar hidup kita seperti biji mata ALLAH. Sehingga kita menerima pemeliharaan yang luar biasa dari TUHAN ALLAH. Amin. Dari Kota SION TUHAN YESUS memberkati.

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Biji Mata Di Padang Gurun

BIJI MATA DI PADANG GURUN

“Didapati-Nya dia di suatu negeri, di padang gurun, di tengah-tengah ketandusan dan auman padang belantara. Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya, dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya”. Ulangan 32:10

 Biji mata di padan gurun. Kesan apa yang ada dalam benak saudara, ketika saudara mendengar tentang padang gurun yang tandus? Pastilah akan muncul suatu kesan tentang hal yang gersang, kering, tandus, panas, sepi dan menakutkan. Firman Tuhan menyatakan bahwa Allah mendapatkan bangsa Israel yang dalam keadaan tandus, kering, gersang. Bahkan seperti di tengah hutan belantara. Namun Allah menunjukkan kasih sayangnya dengan mengelilinginya, mengawasinya dan menjaganya sebagai biji mata Allah.

Demikianlah kehidupan kita sering sama seperti bangsa Israel. Dalam keadaan gersang, kering kerontang, tandus dan seperti di tengah padang belantara. Hati kita yang penuh kesakitan. Ekonomi kita yang porak poranda. Tangisan anak-anak kita yang tiada henti. Anggota keluarga yang pada sakit. Berbagai-nagai persoalan datang bersama-sama. Seakan dalam keadaan kekurangan. Dikhianati, ditinggalkan, dibohongi, harapan yang tidak terpenuhi, dan berbagai kesukaran hidup yang lain.

Keadaan yang gersang dalam kehidupan kita. Bukan berarti kehancuran. Justru kasih karunia yang terindah dari Allah kita dapatkan saat kita dalam keadaan tandus, kering, gersang dan seperti di tengah hutan belantara. Disitulah kita menemukan begitu besar kasih Allah kepada kita, hingga kita merasa sebagai biji mata Allah.

Harapkan saat kehidupan kita tandus, kering dan gersang, untuk menemukan kasih karunia Allah dalam hidup kita. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS MEMBERKATI.

(Sion, Pdt Agus Widjianto, M.Th).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , | Tinggalkan komentar