Posts Tagged With: bersama

PUISI : Berjalan Bersama Tuhan

Jalan bersama Yesus

Berjalan bersama Tuhan

Malam tak kan ada kegelapan

Mendung tak kan turun hujan

Siang tak kan membuat kepanasan

 

Berjalan bersama Tuhan

Saat kering tak kan ada kelaparan

Saat tua tak kan ada kesakitan

Saat pergi kan ada penyertaan

Saat sendiri tak kan ada kesepian

 

Berjalan bersama TUHAN

Kan selalu ada kelimpahan

Perjalanan kan mencapai tujuan

Damai sejahtera kan senantiasa dirasakan

Saat di panggil TUHAN rumah sudah disiapkan

 

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Malam Bersama Tuhan

berdoa malamMalam ini

Saat mentari telah sembunyi

Saat kegelapan telah menyelimuti bumi

Saat suara anak-anak tak terdengar lagi

 

Ku dekatkan diri menghadap Bapa Surgawi

Berdiam masuk ke tempat yang maha suci

Tuk merasakan damai sejahtera dalam hati

Tuk menghitung berkat Bapa yang tak terp’ri

 

Melepas semua kepenatan

Menyerahkan segala pergumulan

Menerima banyak kekuatan

Dan menikmati indahnya Firman Tuhan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Rasa Dalam Dada

pendam rasaSesungguhnya rasamu adalah rasaku

Rindumu adalah juga rinduku

Ingin rasanya aku berbagi sepertimu

Mencurahkan seluruh isi kalbu

 

Namun hidup kita jauh berbeda

Kau sudah ada yang punya

Hingga tak mungkin kita bersama

Apalagi memadu  cinta suci kita

 

Biarkan rasa ini tersimpan dalam dada

Menjadi kenangan indah selamanya

Yang tak mungkin terhapus begitu saja

Hingga nanti kita berjumpa di surga

 

(Ki Jogo Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Semusim

semusim 1Semusim kita berjumpa

Semusim kita bersama

Semusim kita bercanda

Semusim kita bercinta

 

Kini musim telah berganti

Kau pergi tak kembali

Semusim aku menanti

Semua serba tak pasti

 

Kini musim baru telah tiba

Mungkin kau tak datang jua

Namun ku serahkan segalanya

Kepada DIA yang maha kuasa

 

(Ki Jogo Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Sahabat Karibku

Sahabat 02SAHABAT KARIBKU

Kaulah sahabat yang sejati

Yang setia menemani saat aku sepi sendiri

Yang setia mengobati saat aku luka di hati

Yang setia menghubungi saat aku pergi

 

SAHABAT KARIBKU

Ku tunggu kabarmu selalu

Ku rindukanmu setiap waktu

Ku impikan engkau dalam tidurku

Ku sebut namamu dalam doaku

 

SAHABAT KARIBKU

Aku ingin selalu bersama

Dalam suka dan duka

Tak kan terpisahkan kita

Hingga sampai di surga

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Malam Bersama Tuhan

Malam sendiriMeski malam kian sepi

Namun TUHAN menjagai

 

Meski gelap malam kian pekat

Namun TUHAN tidak terlelap

 

Meski pagi masih lama

Namun TUHAN tetap terjaga

 

Meski bulan tenggelam

Namun TUHAN tidak diam

 

Meski bintang tak bersinar

Namun kasih TUHAN tetap memancar

 

Selamat malam

TUHAN YESUS memberkati

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

HIKMAT : Nasehat Hidup Bersama

Pujian adalah bentuk penghargaan

Teguran adalah bentuk kasih sayang

Mendengarkan adalah bentuk perhatian

Dan berbagi adalah bentuk belas kasihan

 

Salam sapa adalah bentuk rendah hati

Berdiam adalah bentuk keangkuhan diri

Mencaci maki adalah bentuk membenci

Dan acuh adalah bentuk tidak punya hati

 

Tersenyumlah agar semua ikut tersenyum

Karena senyum menghangatkan suasana

Menghancurkan kebekuan hati

Dan tanda sederhana ada kasih

 

(Ko Jogo Sion)

Categories: Hikmat | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Ada Tangisan Tuhan Bersama Tangisan Saudara

Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan… menangislah Yesus. (Yohanes 11:33,35).

Selama ini banyak orang berpikir bahwa ALLAH tidak pernah menangis. Apalagi mengerti tangisan kita. Kadang kita berpikir bahwa ALLAH tidak menghendaki kita menangis, atau menangis itu dosa. Tetapi yang terjadi adalah bahwa saat TUHAN YESUS melihat Maria menangis, TUHAN YESUS turut menangis. Sama seperti dalam Ibrani 4:15  “Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.” ALLAH turut merasakan kelemahan-kelemahan kita bahkan tangisan kita.

Jika saat ini hatimu begitu galau, sedih, sakit. Tidak ada seorangpun yang mengerti perasaanmu. Tidak ada yang mau mendengarkan jeritan hatimu. Mungkin semua temanmu hanya mencibir dan meninggalkanmu. Hatimu begitu pedih bahkan hingga menangis dan mencucurkan air mata. Ingatlah bahwa TUHAN YESUS turut merasakan kelemahanmu. IA turut memangis bersama tangisanmu. Air mata-NYA  mengalir bersama aliran air matamu. ALLAH mengerti kesedihanmu yang paling dalam sekalipun.

Ada tetesan air mata TUHAN bersama tetesan air matamu. Amin. Dari KOTA SION TUHAN YESUS memberkati Saudara.

(Pdt Agus Widjianto, M.Th).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Sahabatku

Sahabatku,

Kau lukiskan kenangan indah bersamaku

Mengisi hari-hari di masa keremajaanku

Suka duka kita nikmati bersama saat itu

Tiada hari kita lewati tanpa kau di sisiku

 

Sahabatku,

Kini kau telah pergi meninggalkanku

Tuk mengejar cita-cita dambaanmu

Telah sekian lama tiada kabar darimu

Kini hatiku sangat merindukanmu

 

Sahabatku,

Apakah kau masih ingat kepadaku?

Rindukah kau sama seperti rinduku?

Aku ingin mengulang masa remajaku

Saat-saat indah kau selalu bersamaku

 

(Ki Jogo Sion).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Hidup Bersama Bapa Surgawi

Saat semua masih tidur terlelap dalam mimpi

Aku berjaga berdoa kepada TUHAN dan memuji

Saat malam mencekam hening sepi menyelimuti

Firman TUHAN terdengar lembut dari mulutku ini

 

Bersama suara ayam berkokok menyambut pagi

Pujiankupun mengalun ke hadirat BAPA SURGAWI

Sebelum makan dan menikmati sarapan pagi

Rasa syukurpun mengalir dari ketulusan hati ini

 

Hidup terasa damai saat dekat BAPA SURGAWI

Meski badai menghadang semua dapat dilewati

TUHAN memberikan pertolonganMU setiap hari

Hingga hidup kekal abadipun telah aku miliki

 

(Pdt. Agus Widjianto, M.Th).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar