Posts Tagged With: angin

PUISI : Harta

harta

harta

HARTA

Dengan harta banyak orang merasa bahagia
Tampil bergaya bak seorang raja
Dengan busana yang bercahaya
Mobil limosin keluaran Eropa
Rambut dandanan warna menyala
Dengan kacamata hitam dari Amerika
Kalung emas melingkar sampai dada

Tanpa harta banyak orang menderita
Bekerja keras untuk mendapatkannya
Kesana kemari dihina dan dicerca
Seakan harta tidak berpihak kepadanya

Dengan harta
Banyak orang bergelimang dosa
Mulai dari korupsi, judi hingga narkoba
Sodok sini serobot sana
Menghalalkan segala cara
Seakan orang lain tidak berguna

Ingatlah !
Harga bukanlah segalanya
Ia hanyalah barang yang fana
Tidak akan dibawa masuk surga
Ia seperti burung terbang entah kemana
Seperti angin yang berlalu begitu saja

Harta akan menjadi berharga
Saat kita pakai berbagi sesama
Menunjukkan kasih yang nyata
Memperhatikan mereka yang terlunta

(Tunas Putra).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Sepi

Gadis sendiri

Gadis sendiri

Mengapa begitu sepi

Tak ada yang menemani

Suara angin tak berbunyi

Bulanpun t’lah sembunyi

 

Mengapa begitu rindu

Meski tak ada yang ku tunggu

Hati terasa begitu beku

Seakan semua t’lah berlalu

 

Tuhan hadirlah di sisiku

Tuk menemaniku

Ku tahu hanya pada-MU

Ada damai dalam kalbu

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Bukankah

Bulan & kincir angin

Bulan & kincir angin

Bukankah bulan dapat berbicara

Meski tanpa bahasa dan suara

Namun nampak disinarnya yang mempesona

Sanggup mengobati hati yang merana

 

Bukankah angin dapat bernyanyi

Meski tanpa nada dan bunyi

Namun terasa lembut menghembusi

Menghibur hati yang sedang sunyi

 

Bukankah kita dapat berbicara

Lewat kata dan tegur sapa

Tuk mengobati yang terluka

Dan menolong yang tak berdaya

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Roh Kudus

pentakosta 1KAU adalah angin yang menghembuskan kehidupan

Yang memulihkan mereka yang diambang kematian

Yang menyegarkan mereka yang diambang kekeringan

Yang menyembuhkan mereka yang diambang kebinasaan

 

KAU adalah api yang membakar semangat

Yang membangunkan rohani yang sekarat

Yang mengobarkan pelayanan menjadi kuat

Yang mengurapi Hamba TUHAN menjadi hebat

 

KAU adalah merpati lambang tulus suci

Yang memotivasi kepada yang melayani

Yang menyertai tanpa pernah berhenti

Sebab KAU adalah TUHAN ALLAH sendiri

 

(Gembala Sion)

 

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PROSA : Damai

sungai 2Damai itu seperti air jernih, yang mengalir menyejukkan hati yang sedang gerah.
Damai itu seperti sinar bulan purnama di waktu malam cerah, yang menghias hati yang sedang gundah
Damai itu seperti bintang-bintang yang menghiasi malam gelap yang sepi, yang menerangi hati yang sedang sendiri.
Damai itu seperti mentari yang berseri di waktu pagi di musim semi, yang menerangi hati yang sedang merana.
Damai itu seperti embun pagi yang menetes di dedaunan yang menyejukkan hati yang gelisah
Damai itu seperti bunga-bunga yang bermekaran di taman hati yang menyejukkan mata hati yang gersang.
Damai itu seperti angin yang berhembus sepoi di waktu siang hari, yang menyejukkan hati yang sedang panas
Damai itu seperti awan hitam yang tersapu, berubah menjadi langit cerah, yang menyapu hati yang sedang resah
Damai, damai, damailah hatiku selalu !

(Gembala Sion)

 

Categories: Prosa | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Roh Kudus

Roh Kudus merpati 02Engkau bagai merpati yang tulus

Tuk menyatakan cinta kasihMU

 

Engkau bagai angin berhembus

Tuk menyejukan jiwa yang dahaga

 

Engkau bagai api yang berkobar

Tuk membakar semangat yang menyala

 

Engkau bagai palu yang membentuk

Agar imanku indah dan mempesona

 

Engkaulah penolong sejati

Yang selalu menyertai

 

Engkaulah penghibur yang setia

Yang mengerti isi hati

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kasih Setia Tuhan

Senyum mentari nampak indah berseri-seri

Tuk menyampaikan pesan BAPA SURGAWI

Bahwa hari ini TUHAN  akan memberkati

Bagi seluruh umat manusia di bumi

 

Sama seperti kecantikan bulan yang menawan

Demikianlah TUHAN memberikan jaminan

Tak kan pernah sekali-kali IA meninggalkan

Meski malam mencekam di selimuti kegelapan

 

Sama seperti angin yang menyegarkan

Demikianlah TUHAN memberi kehidupan

Tak kan pernah IA akan membiarkan

Hingga kita kan menemukan kedamaian

 

(Pdt. Agus Widjianto, M.Th).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , | 1 Komentar

PUISI : Angin

ANGIN

Kurasakan kasihmu menyapaku

Lembut membelai kulitku

Terasa segar di nafasku

Kau bisikkan kata cinta di telingaku

Meski tanpa kata dan suara

Namun terasa sejuk di tubuhku

ANGIN

Namun di saat kau marah

Amarahmu adalah maut bagiku

Sebab pasti putuslah nyawaku

Atau saat kau menjauh dariku

Maka sesaklah nafasku

ANGIN

Ketika kau murka

Maka bersihlah semua yang ada

Tercabutlah pohon besar dari akarnya

Tumbanglah gedung-gedung pencakar langit

Bahkan bergeloralah lautan luas

ANGIN

Ingatlah akan tugas BAPA untukmu

Tuk sejukkan tubuh ini

Tuk segarkan nafas ini

Tuk menyatu dengan raga ini

Agarku dapat menikmati kasih BAPA SURGAWIKU

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , | Tinggalkan komentar