PUISI : Cinta Sejati

Cinta Sejati

Cinta Sejati

CINTA SEJATI

Cinta memang tidak bisa dibeli
Meski dengan sekranjang melati
Cinta memang tidak bisa ditukar
Meski dengan sekranjang mawar

Namun cinta dapat diberi
Tanpa minta balas budi
Itulah sebuah cinta sejati
Yang lahir dari dalam hati

Cinta suci menjadi sempurna
Saat Tuhan Yesus turut serta
Cinta tak kan membuat terluka
Karena Tuhanlah sumber cinta

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Arti Tahun Baru

Tahun Baru

Tahun Baru

ARTI TAHUN BARU

Kembang api bersinar
Menari-nari menghiasi langit
Tanda tahun baru agar bersinar
Penuh harapan sukses setinggi langit

Suara terompet memekakkan telinga kanan kiri
Tanda saatnya interopeksi diri
Agar kegagalan masa lalu tak kan terulangi

Kalender berganti baru
Saatnya meninggalkan masa lalu
Membuat langkah-langkah pasti
Untuk meraih masa depan yang diberkati

(Tunas Putra).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN: Om Telolet Om

telolet“Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah dekat”. Yoel 2:1.

“Om telolet om” adalah sebuah fenomena di akhir tahun 2016. Sebuah istilah sederhana, yang ditemukan oleh orang sederhana namun menjadi mendunia. Hingga ke ujung bumi fenomena ini membumi. Istilah itu adalah dari sebuah terompet bus, yang berbunyi “telolet”. Banyak orang tidak memahami hal ini. Atau menganggapnya itu hanya sebuah fenomena biasa. Namun tahukah saudara? Bahwa terompet atau dalam bahasa lain disebut sangkakala sudah sejak dipakai sejak dulu kala. Zaman Alkitab sangkakala sudah dipakai sejak zaman kitab Kejadian.

Sangkakala zaman dulu dipakai sebuah tanda. Apakah itu tanda peperangan, tanda bahaya, juga tanda kemenangan. Di dalam kitab Wahyu sangkakala juga dipegang oleh tujuh malaikat sebagai tanda akhir zaman, demikian juga sebelum itu dipakai untuk tanda kedatangan TUHAN. Hanya sebuah terompet “om telolet om” kini mendunia, sebagai tanda akhir zaman. Kedatangan TUHAN sudah dekat, seperti di tulis oleh Nabi Yoel. Saatnya kita berjaga-jaga waspada dan mempersiapkan diri. Fenomena “Om telolet om” bukanlah fenomena biasa, itu adalah terompet akhir zaman yang memperingatkan kita agar mempersiapkan diri untuk kedatangan TUHAN YESUS yang kedua kali.

Ingatlah kedatangan TUHAN YESUS yang kedua kali, setiap saudara mendengar terompet “om telolet om”. Amin. Dari KOTA SION YANG INDAH TUHAN YESUS memberkati Saudara..

(Tunas Putra)

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : NKRI

NKRI

NKRI

NKRI adalah harga mati
Meski digoncang berkali-kali
Pernah di rong-rong oleh PKI
Namun Indonesia tetap berdiri

NKRI adalah harga mati
Dibawah kepemimpinan Jokowi
Indonesia sanggup berbenah diri
Mengatasi masalah dalam negeri

Indonesia kan tetap berdiri
Tak ada yang  menandingi
Karena Indonesia saat ini
Adalah biji mata Sang Illahi

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI: Marah, Cemberut, Tertawa

marah

marah

Marah
Marah membuat seseorang naik darah
Tujuan yang dicapai kian tak terarah
Dapat membawa situasi kian parah
Dan perasaan nampak begitu susah

Cemberut
Membuat hati kian terasa kalut
Guratan wajah nampak begitu ciut
Perasaan ikut terasa begitu hanyut
Dalam masalah yang tak mau surut

Tertawa
Membuat hati kita nampak sukacita
Pancaran wajah nampak begitu muda
Hidup bergelora penuh bahagia
Seakan kita tak kan pernah binasa

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Badai Hidup

badai hidup

badai hidup

BADAI HIDUP

Saat badai hidup menendang
Hati kita mulai terasa bimbang
Jiwa kian nampak tergoncang
Seakan segalanya akan tumbang

Kedua kaki tak lagi kuat berdiri
Semua sendi-sendi terasa nyeri
Lemas tak berdaya seakan mati
Detak jantung terasa berhenti

Namun,
YESUS adalah sumber kekuatan
TanganNya kan memb’ri pertolongan
Bagi mereka yang membutuhkan
Hingga kita memperoleh kemenangan

(Tunas Putra).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Badai Hidup

badai hidup

badai hidup

BADAI HIDUP

Saat badai hidup menendang
Hati kita mulai terasa bimbang
Jiwa kian nampak tergoncang
Seakan segalanya akan tumbang

Kedua kaki tak lagi kuat berdiri
Semua sendi-sendi terasa nyeri
Lemas tak berdaya seakan mati
Detak jantung terasa berhenti

Namun,
YESUS adalah sumber kekuatan
TanganNya kan membri pertolongan
Bagi mereka yang membutuhkan
Hingga kita memperoleh kemenangan

(Tunas Putra).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

RENUNGAN : Serigala atau Domba

serigala domba

serigala domba

Matius 7:15 “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.”

Semua orang tahu bahwa serigala lebih hebat dari pada domba. Serigala memiliki suara lebih keras. Dalam berlari serigala lebih cepat.  Lebih berani, gesit dan lebih lincah. Domba tidak bisa apa-apa. Lemah dan bodoh. Jika semua diberi baju domba, maka serigalalah terpilih sebagai pemenang. Namun waspadalah mereka itu bukan domba. Mereka adalah serigala pemakan domba.

Demikian waspadalah banyak hamba Tuhan adalah serigala berbulu domba. Mereka tampil lebih meyakinkan dari pada hamba Tuhan yang asli. Bahasanya lebih fasih. Seakan-akan nampak lebih rohani. Lebih cerdas dan pandai. Namun sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas yang siap menelan domba.

Jangan tertipu dengan apa yang nampak di depan mata. Yang nampak lebih hebat belum tentu mereka adalah domba. Dari buahnyalah kita akan mengenali mereka. Waspadalah mereka yang hebat agar kita tidak menjadi mangsa serigala. Amin. Dari kota Sion Tuhan Yesus memberkati.

(Tunas Putra).

Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Senyum

Senyum

Senyum

Senyum tanda harapan yang indah
Dari sebuah sukacita yang berlimpah
Senyum bagi laki-laki tampak gagah
Pagi perempuan nampak peramah

Senyum saat pagi nampak begitu cerah
Saat siang nampak hati tidak sedang susah
Saat sore nampak tidak sedang gelisah
Saat malampun nampak tidak sedang marah

Senyum membuat kemudaan kian bertambah
Oleh sebab itu senantiasa tersenyumlah
Karena senyum adalah sebuah anugrah
Yang membuat wajah kita nampak indah

(Tunas Putra)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Bulan Darah

Bulan Merah Darah

Bulan Merah Darah

Bulan darah

Tanda amarah Tuhan tercurah

Kehidupan mulai nampak susah

Tak ada lagi ada barang murah

Telah hilang segala yang indah

Yang tinggi jatuh menjadi rendah

Setiap hati dihantui resah gelisah

Semua orang ingin selalu marah

Menggenapi firman Tuhan Allah

Semua hancur menjadi tanah

 

(Tunas Putra).

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar