Puisi Rohani

PUISI : Kelahiran Tuhan Yesus

yesus lahirKelahiranMU tidak di istana raja

Tidak di hotel berbintang lima

Tidak di rumah sakitnya orang kaya

Namun hanya di kandang domba

 

Tamumu bukanlah orang kaya

Bukan para kolega raja

Bukan pula para pejabat negara

Namun hanya para gembala domba

 

Meski ENGKAU adalah raja segala raja

Pemilik dan penguasa alam semesta

Namun pengorbananMU luar biasa

Demi keselamatan umat manusia

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Natal Telah Tiba

natal 2Saat bunga Desember telah berbunga

Tanda bulan natal telah tiba

Lampu-lampu natal menghiasai kota

Suasana natal kian nampak ceria

 

Saat natal telah di ambang pintu

Rinduku kian kuat menggebu-gebu

Menikmati natal yang penuh haru

Berkumpul dengan teman-temanku

 

Tuhan, berkatilah natal tahun ini

Agar natal terasa sangat berarti

Jangan sampai bulan natal terlewati

Tanpa berkat-berkat yang membanjiri

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Gunung Sinabung

Gunung SinabungLetusanmu membuat banyak orang bingung

Semua lari terbirit-birit seperti orang linglung

Muntahan batumu yang sambung menyambung

Membuat kota Siantar gelap seakan mendung

 

Kini banyak para pengungsi merana

Tinggal di tenda-tenda sederhana

Makanpun hanya apa adanya

Menanti bantuan dari mana-mana

 

Tuhan, lindungilah mereka

Dari amarah Sinabung yang membara

Jangan biarkan mereka terlunta-lunta

Sakit, kedinginan, lapar dan dahaga

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar

PUISI : Berharap Kepada Tuhan

berharap kepada TuhanKadang kita berharap mentari kan menyinari

Namun yang terjadi awan menutupi

Kadang kita berharap rembulan kan berseri

Namun yang terjadi gelap malam menyelimuti

 

Kadang kita berharap dapat laris manis

Namun yang datang hanya para pengemis

Kadang kita berharap memperoleh kesehatan

Namun yang datang hanya kesakitan

 

Berharaplah hanya kepada TUHAN

Maka kita tidak akan pernah dikecewakan

Karena ALLAH tidak pernah melupakan

Apa yang pernah dijanjikan

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Walang (Pengemis)

walang-pengemis-jutawanWALANG

Namamu adalah Walang

Namun nasibmu tidaklah malang

Berpura-pura jadi pengemis malang

Memperoleh uang tidak kepalang

 

WALANG

Kau buka mata banyak orang

Agar tidak memberi sembarang

Pengemis jalan yang terlentang

Belum tentu bernasib malang

 

WALANG

Kembalilah ke kampungmu

Bekerjalah yang layak untukmu

Janganlah membuat malu

Jadi pengemis yang meniru-niru

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Dokter Demo

demo dokter 3Dokter mogok kerja

Pasien terlunta-lunta

Semua pelayanan tertunda

Demi solidaritas nyata

 

Dokter Ayu terpidana

10 bulan masuk penjara

Tuntutan demo penjara kota

Namun belum dikabulkan juga

 

Hukum praktek dokter kian rumit

Campur tangan membuat kian sulit

Kuatir jumlah dokter kian sedikit

Persatuan dokterpun kian solit

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Hari Guru Indonesia

guru 1Peringatan hari guru Indonesia

Seluruh anak bangsa bangga

Atas jasa-jasa guru Indonesia

Dalam mencerdaskan bangsa

 

Pahlawan yang tanpa tanda jasa

Rela bertugas di seluruh nusantara

Tanpa memandang kota atau desa

Semua harus bebas buta aksara

 

Seorang guru layak untuk dihormati

Meski tidak semua layak menerima ini

Saatnya intropeksi dan mawas diri

Agar kehormatan guru tidak berhenti

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Andaikan Kau

fenomena-haloAndaikan KAU bulan

Pastilah kan Kau terangi malam-malam kelam

Yang tak kan pernah tenggelam oleh kegelapan

Atau hilang oleh awan hitam

 

Andaikan KAU pelangi

Pastilah kan Kau hiasi senja hari

Yang tak kan pernah pergi oleh matahari

Atau berlari oleh  badai ngeri

 

Andaikan KAU bunga

Pastilah kau Kan mekar selamanya

Yang tak kan pernah layu oleh sang surya

Atau kering dimakan usia

 

Karena  ENGKAULAH ALLAH SANG PENCIPTA

Yang tak kan pernah sirna oleh apapun juga

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Kadang Hidup

SandiwaraKadang hidup ini seperti sandiwara

Peran kocak membuat kita tertawa

Peran asmara membuat kita tergila

Peran sendiri membuat kita merana

 

Kadang hidup seperti sinetron TV

Yang kadang nampak berseri

Kadang nampak begitu ngeri

Semua begitu cepat berganti

 

Kadang hidup seperti mimpi

Kadang di tempat yang tinggi

Kadang di tempat rendah sekali

Semua tak ada yang terkendali

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PUISI : Biarkanlah

Irawan Sion 03Biarkanlah aku sendiri

Karena kesendirianku sangat berarti

Tuk merasakan kehadiran BAPA SURGAWI

Yang begitu nyata dalam hati

 

Biarkanlah aku menyepi

Meninggalkan kebisingan dunia ini

Tuk mendekat kepada BAPA SURGAWI

Tanpa ada yang menghalangi

 

Biarkanlah aku menanti

Kedatangan TUHAN YESUS kedua kali

Karena itulah tujuan hidup ini

Menikmati kemuliaan BAPA SURGAWI

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar