PUISI : Diujung Tanduk

telurHidupku diujung tanduk

Saat ku terlena ku kan jatuh

Saat ku lengah ku kan kalah

Saat ku bimbang ku kan tumbang

 

Aku harus senantiasa berjaga-jaga

Tak ada jalan yang terlalu mulus

Semua harus penuh kewaspadaan

Di setiap jalan kehidupan

 

Tanduk-tanduk tajam t’lah terpasang

Disepanjang langkah kakiku

Aku harus trus bertahan

Sampai akhir kehidupan

 

(Gembala Sion)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s