PUISI : Satinah

satinahSATINAH
Detik-detik hukuman pancungmu telah dekat
Saat keluargamu tidak mampu membayar diyat
Uang 15 milyar seakan dapat menjadi juru selamat
Hingga tiada jalan selain pembebasan bersyarat

SATINAH
Kau bukanlah yang pertama membayar diyat
Masih banyak Satinah yang lain yang sekarat
Menanti sebuah pembebasan yang bersyarat
Ini cara pemerasan agar bangsa kita melarat

SATINAH
Janganlah kau merasa putus asa
Karena kami berdoa senantiasa
Agar engkaupun segera merdeka
Dan berkumpul dengan keluarga

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: