PUISI : Mengapa Kita

menutup mataMengapa kita masih saja menutup mata?

Sedangkan ada yang sedang terlunta-lunta

 

Mengapa kita masih saja menutup telinga?

Sedangkan ada yang sedang berseru-seru

 

Mengapa kita masih saja menutup saku celana?

Sedangkan ada yang sedang meminta-minta

 

Mengapa kita masih saja berdiam diri?

Sedangkan ada yang sedang setengah mati

 

Mengapa kita masih saja kekenyangan?

Sedangkan ada yang sedang kelaparan

 

Janganlah biarkan bebal hatimu

Karena ada TUHAN di sesamamu

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: