RENUNGAN : Pelarian Yakub

Jacob and EsauMerenungkan pelarian Yakub. Saat melarikan diri ke rumah Laban, ia seorang diri. Takut dibunuh oleh saudaranya Esau. Hanya berbekal baju yang dipakai. Tidurpun beralaskan batu. Dalam perjalanan perasaannya kacau, bingung, gelisah. Hingga ia bernazar kepada TUHAN, jika TUHAN membawanya kembali, ia akan mendirikan mezbah untuk TUHAN. Namun, saat Yakub kembali dari pelarian. Ia sudah membawa anak istri. Budak-budak yang banyak. Harta benda yang berlimpah. Keberangkatan dan kepulangannya sangat bertolak belakang.

Demikianlah hidup kita di tangan TUHAN. Mungkin saat kita mengawali tahun baru 2014 ini, kita tidak membawa apa-apa, kecuali sepotong kain yang kita pakai. Namun, janganlah kecil hati, sebab sama seperti Yakub. Kita akan menutup tahun 2014 ini, dengan berkat-berkat ALLAH yang berlimpah. Selamat menjalani tahun 2014. Amin. Dari Kota SION TUHAN YESUS memberkati Saudara.

(Gembala Sion)

Iklan
Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: