PUISI : Menanti Kemuliaan Abadi

Irawan pantai editSesungguhnya dalam gelap aku dikandung ibuku

Dalam derita aku dilahirkan ke dunia

Dalam kesusahan aku dibesarkan

Dan dalam jerih lelah aku menjadi dewasa

 

Tak ada terang dalam setiap langkahku

Tak ada pertolongan dalam setiap jalanku

Tak ada yang mendengar jeritan hatiku

Tak ada yang mengerti air mataku

 

Sampai tiba waktunya nanti

TUHAN memberi kemuliaan abadi

Tak ada yang dapat menyamai

Bahkan surgapun telah menanti

 

(Gembala Sion)

Categories: Puisi Rohani | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi tulisan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: