PROSA : Malam Paskah

berjalan malamKu lihat rembulan itu tersenyum padaku, dalam keremangan senja yang kian memudar. Ku dengar sayup-sayup lonceng gereja mulai terdengar, mengusik hati, terasa kian menggetarkan jiwa. Itulah menjelang malam ibadah Paskah. Tak terasa kakiku melangkah kian mendekat, pada gereja kecil itu. Baru kusadari telah sekian lama aku tak pernah ke gereja. Entah dorongan dari mana aku tak tahu. Malam Paskah ini aku begitu rindu datang ke gereja. Ku lihat beberapa teman lamaku, juga nampak berjalan menuju gereja. Aku berharap malam Paskah ini menjadi sangat berarti bagiku. Bukan saja oleh karena aku mulai sadar pergi ke gereja, namun juga merupakan awal pertobatanku, untuk meninggalkan masa laluku yang kelam, dan memulai kehidupan baru. Masa laluku telah menggoreskan kesakitan yang begitu mendalam. Memberi banyak catatan dalam setiap langkah perjalanan hidupku yang kelam. Rasanya begitu hitam, pahit dan menyakitkan. Mungkin inilah yang mendorongku untuk kembali mendekat kepada TUHAN.

Teringat masa remajaku, seakan begitu indah, saat dekat dengan TUHAN. Namun kekayaan, pangkat dan jabatan telah membuat aku melupakan segalanya. Keindahan dunia yang begitu memikat hatiku, ternyata tidak memberi kebahagiaan kepadaku. Fasilitas yang mewah tidak memberi sukacita kepadaku. Kini semua hancur, tinggal aku sendiri, bahkan orang-orang yang aku kasihipun meninggalkanku. Oh, TUHAN, biarkan kematianMU di kayu salib, kan memberi pengampunan kepadaku. Bahkan kebangkitanMU dalam Paskah ini, memberi kemenangan untuk pulihkan segenap hidupku. Meski hanya sisa waktu yang aku miliki, namun kiranya ENGKAU berkenan mamakaiku untuk pekerjaanMU. Terima kasih TUHAN YESUS, aku percaya tanganMU masih terbuka untukku. Terimalah diriku ini. Amin.

(Ki Jogo Sion).

Categories: Prosa | Tags: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: