RENUNGAN : Kesal Karena Musuh Diberkati

Tetapi hal itu sangat mengesalkan hati Yunus, lalu marahlah ia.” Yunus 4:1

Kesal hati. Itulah yang di alami oleh Yunus. Kesal karena ALLAH memberkati orang-orang yang dibenci. Yunus memang tidak suka kepada orang-orang Ninewe. Kebencian Yunus semakin memuncak, setiap kali kejahatan orang Ninewe bertambah. Namun ALLAH justru memanggil Yunus yang membenci itu untuk belajar mengasihi dengan cara menyampaikan pesan kasih TUHAN kepada mereka. Saat seluruh Ninewe bertobat, ALLAH menyelamatkan kota itu. Hati Yunus kian kesal.

Perasaan yang sama sering kita alami. Dalam hati kita, inginnya orang-orang yang kita benci, dihukum oleh TUHAN seberat-beratnya. Rasanya kita puas kalau orang yang telah melukai hati kita dihukum oleh TUHAN. Jika sebaliknya yang terjadi adalah, orang-orang yang kita benci diberkati oleh TUHAN. Maka hati kita menjadi kesal seperti Yunus. Mengapa orang yang kita benci justru diberkati oleh TUHAN. Allah memanggil kita untuk mengasihi. Bukan untuk membenci. Beritakan kasih itu kepada semua orang, tanpa membeda-bedakan mereka. Bersyukurlah dan turut bersuka-citalah dengan semua orang yang diberkati TUHAN. Jangan pernah menjadi kesal karena orang yang tidak kita suka diberkati TUHAN.

Kesal kepada seseorang tanda tidak mengasihi orang itu. Amin. Dari kota SION TUHAN YESUS memberkatimu.

(Pdt Agus Widjianto, M.Th).

Iklan
Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: