RENUNGAN : Mengasihi Sesama

Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Lukas 10:27

Pagi-pagi ketika saya pulang mengajar dari STT Tawangmangu. Saya melewati Jembatan Bengawan Solo. Pagi itu ada sesuatu hal yang tidak biasanya terjadi. Jalan macet, semua kendaraan jalan pelan-pelan. Hati saya bertanya-tanya, “ini jembatan, hanya satu jalur, tidak ada persimpangan, mengapa bisa macet?” sesampai saya ditengah jembatan, baru saya tahu, ternyata ada kecelakaan. Seorang gadis tergeletak di tengah jalan tanpa bergerak. Anehnya tidak ada polisi disitu. Tidak ada seorangpun menolongnya, tidak juga menyingkirkan dari tengah jalan. Saya bertanya kepada seseorang yang ada disitu, mengapa tidak di tolong? Ia menjawab, menunggu polisi datang untuk menandai posisi kecelakaan. Sebuah pertanyaan muncul. Mengapa kasih sesama terkalahkan oleh hukum. Sehingga seorang yang sekarat dibiarkan demi menemukan kebenaran hukum.

Tuhan Yesus memuji seorang Samaria. Sebab ia telah mengasihi sesama mengalahkan para imam dan para ahli taurat. Bagi seorang Samaria, mengasihi sesama lebih dari apapun juga. Sikap itu dibenarkan oleh TUHAN YESUS KRISTUS.

Tunjukkan dalam hidup saudara mengasihi sesama kita lebih dari alasan apapun, sesuai dengan hukum yang kedua setelah mengasihi TUHAN ALLAH. Amin. Dari kota SION TUHAN YESUS memberkati Saudara.

(Pdt Agus Widjianto, M.Th).

Categories: Renungan | Tags: , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: