RENUNGAN : Belas Kasihan Yang Salah

“Seandainya orang fasik dikasihani, ia tidak akan belajar apa yang benar; ia akan berbuat curang di negeri di mana hukum berlaku, dan tidak akan melihat kemuliaan TUHAN.” Yesaya 26:10

Belas kasihan yang salah. Memiliki belas kasihan adalah baik. Belas kasihan adalah wujud dari kasih ALLAH. Namun ada belas kasihan yang salah. Yaitu berbelas kasih kepada mereka yang bersalah. Seorang fasik atau orang yang bersalah tidak perlu dikasihani. Karena belas kasihan kepada orang salah mengakibatkan orang tersebut tidak belajar apa yang benar. Demikian juga akan mengakibatkan orang tersebut melakukan kesalahan terus menerus. Belas kasihan kepada orang salah juga menunjukkan kita lemah, tidak berdaya, tidak tegas dan tidak menunjukkan keadilan dan kebenaran.

Seorang yang bersalah harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku agar mereka belajar yang benar. Tidak perlu ada belas kasihan kepada orang salah. Belas kasihan harus diberikan kepada mereka yang benar, dan adil. Biarkan orang bersalah menerima hukuman yang sesuai supaya mereka belajar apa yang benar.

Berbelas kasihlah kepada orang yang benar dan bukan kepada mereka yang salah, agar kebenaran dan keadilan ditegakkan, dan orang-orang akan belajar apa yang benar. Amin. Dari Kota SION TUHAN YESUS memberkati.

(Pdt. Agus Widjianto, M.Th).

Iklan
Categories: Renungan | Tag: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: