PUISI : Kemarau

KEMARAU
Mengapa begitu lama kau berdiri
Telah begitu lama aku menanti
Datangnya hujan membasahi bumi
Namun tak segra datang menghampiri
KEMARAU
Kau telah jadikan tumbuhan kering kerontang
Daun-daun berguguran terbang melayang
Tanahpun tandus kering dan gersang
Sejuk dan indahnya alam kini telah hilang
KEMARAU
Biarkan hujan turun membasahi bumi
Tumbuh-tumbuhan dan bungapun bersemi
Saatnya para petani mengolah tanah kembali
Agar kehidupanpun berseri-seri
(Pdt Agus Widjianto, M.Th).
Iklan
Categories: Puisi Rohani | Tag: , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: